News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APINDO: ION, Solusi Percepat Digitalisasi UMKM

Ketum APINDO menilai ION dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi UMKM, memperluas akses pasar, serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha ketika masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital.
Rabu, 15 Juli 2026 - 15:46 WIB
Ketum APINDO menilai ION dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi UMKM, memperluas akses pasar, serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha ketika masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital.
Sumber :
  • investortrust.id

tvOnenews.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta Kamdani menilai Indonesia Open Network (ION) dapat menjadi solusi untuk mempercepat digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), memperluas akses pasar, serta menurunkan biaya yang harus ditanggung pelaku usaha ketika masuk ke dalam ekosistem perdagangan digital.

Shinta mengatakan, sebagai representasi dunia usaha nasional, APINDO bekerja sama dengan ION untuk memperluas partisipasi pelaku usaha sekaligus mempercepat penggunaan jaringan digital terbuka di berbagai sektor industri. ā€œInteroperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia,ā€ kata Shinta dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (15/07/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ION adalah program nasional yang diluncurkan di Jakarta, Selasa (07/07/2026), Ā dan menjadi salah satu agenda strategis dalam kunjungan kenegaraan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada 7–8 Juli 2026. Peluncuran tersebut disambut Presiden Prabowo Subianto dan Narendra Modi sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia–India dalam bidang ekonomi digital.

ION merupakan implementasi dari nota kesepahaman kerja sama pengembangan digital yang ditandatangani Indonesia dan India pada Januari 2025. Kerja sama tersebut mencakup pengembangan Digital Public Infrastructure, kecerdasan buatan, dan inovasi digital.

Dalam pernyataan bersama pada Selasa (07/07/2026), kedua pemimpin menyambut peluncuran ION yang dikembangkan berdasarkan arsitektur Open Network for Digital Commerce atau ONDC dari India. Jaringan tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi UMKM Indonesia dalam ekonomi digital melalui sistem perdagangan yang terbuka, inklusif, dan tidak bergantung pada satu ekosistem digital tertentu.

Meski mengacu pada pengalaman ONDC, ION dikembangkan dengan menyesuaikan karakteristik ekonomi, kebutuhan nasional, prioritas pembangunan, dan kerangka kelembagaan Indonesia. ION menjadi teknologi digital milik Indonesia, bukan India.

Managing Director dan CEO ONDC sekaligus anggota Dewan Penasihat Indonesia Open Network, T Koshy, mengatakan keberhasilan jaringan digital terbuka tidak terletak pada upaya meniru model negara lain. Menurut dia, prinsip-prinsip yang telah terbukti harus disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Indonesia dinilai telah mengembangkan pendekatan sendiri yang mencerminkan kondisi ekonomi, institusi, dan cita-cita pembangunan nasional.

Menghapus Fragmentasi

Shinta, yang juga menjabat Ketua Dewan Penasihat Indonesia Open Network, menjelaskan bahwa ION menghadirkan infrastruktur digital bersama yang memungkinkan berbagai pelaku dalam ekosistem perdagangan terhubung tanpa harus bergantung pada satu platform tertentu. ā€œION membangun infrastruktur bersama yang menurunkan hambatan inovasi, mengurangi biaya usaha, dan membuka peluang bagi perusahaan dari berbagai skala untuk berkembang dalam perdagangan digital,ā€ ujarnya.

Menurut Shinta, keterhubungan antarsistem menjadi penting karena digitalisasi UMKM selama ini masih dihadapkan pada fragmentasi marketplace, biaya integrasi teknologi, keterbatasan akses logistik dan pembiayaan, serta mahalnya biaya untuk mendapatkan pelanggan. Melalui jaringan terbuka, pelaku usaha dari berbagai skala dapat memperoleh biaya transaksi yang lebih rendah, akses pasar yang lebih luas, serta konektivitas digital yang lebih baik. Sistem ini juga membuka kesempatan bagi marketplace, perusahaan logistik, perbankan, penyedia pembayaran, dan aplikasi bisnis untuk berkolaborasi di atas infrastruktur yang sama.

ION merupakan infrastruktur perdagangan digital terbuka berskala nasional yang dirancang untuk menghubungkan pelaku usaha, marketplace, penyedia logistik, sistem pembayaran, lembaga keuangan, dan berbagai layanan digital dalam satu jaringan yang interoperabel. Berbeda dengan marketplace konvensional, ION bukan platform perdagangan elektronik baru. ION berfungsi sebagai infrastruktur bersama yang memungkinkan aplikasi pembeli, aplikasi penjual, marketplace, perusahaan logistik, sistem pembayaran, perbankan, serta penyedia layanan digital saling terhubung dalam satu ekosistem nasional.

Dengan pendekatan tersebut, pelaku usaha hanya perlu melakukan satu kali integrasi agar dapat terhubung dengan berbagai platform dan layanan. Prinsip yang diusung adalah ā€œJoin Once. Sell Everywhereā€, atau bergabung sekali untuk berjualan di berbagai jaringan. Model tersebut diharapkan dapat mengurangi biaya integrasi teknologi, mendorong inovasi, menciptakan persaingan yang sehat, dan memberikan pilihan yang lebih luas kepada pelaku usaha maupun konsumen.

Implementasi Awal untuk UMKM

Sebagai bagian dari implementasi awal ION, SMESCO Indonesia dan PT Chairos International Ventures menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk memperluas partisipasi digital UMKM. Kerja sama tersebut mencakup peningkatan akses pasar, penguatan inklusi keuangan, serta pengembangan kapasitas usaha melalui berbagai program implementasi dan pengembangan ekosistem.

ION juga bekerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk memperkuat program nasional SAPA UMKM melalui PASAR SAPA. Program tersebut dikembangkan sebagai lapisan perdagangan digital interoperabel yang menghubungkan UMKM dengan berbagai layanan pendukung usaha.

Melalui jaringan tersebut, UMKM yang telah terdaftar diharapkan memperoleh akses lebih luas kepada pembeli, penyedia jasa logistik, sistem pembayaran digital, pembiayaan, asuransi, serta berbagai layanan berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Selasa (07/07/2026), mengatakan pemerintah ingin memastikan setiap UMKM Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam ekonomi digital tanpa dibatasi ukuran ataupun lokasi usahanya. ā€œMelalui SAPA UMKM dan Indonesia Open Network, kami membangun ekosistem terbuka yang menghubungkan pelaku usaha dengan pasar, layanan logistik, pembiayaan, layanan publik yang terintegrasi, hingga layanan berbasis kecerdasan buatan,ā€ katanya. Ā 

Menurut Maman, kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa Digital Public Infrastructure dapat menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Ā  Hingga saat ini, terdapat Ā 14,9 juta usaha mikro telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) atau sekitar 96,9 persen dari seluruh NIB yang telah diterbitkan. Namun, dibandingkan dengan sekitar 56 juta pelaku usaha mikro di Indonesia, masih terdapat sekitar 40 juta UMKM yang belum memiliki legalitas usaha dan perlu difasilitasi agar dapat masuk ke sektor formal.

Mengatasi Fragmentasi Ekonomi Digital

Kehadiran ION dilatarbelakangi masih besarnya hambatan yang dihadapi jutaan UMKM, petani, koperasi, pasar tradisional, dan pelaku usaha informal dalam memasuki ekonomi digital. Fragmentasi marketplace membuat pelaku usaha harus melakukan integrasi secara terpisah dengan berbagai platform. Di sisi lain, sistem logistik yang belum sepenuhnya terhubung, kebutuhan investasi teknologi, keterbatasan akses pembiayaan, serta tingginya biaya memperoleh pelanggan masih menjadi tantangan, terutama bagi pelaku usaha di daerah.

ION berupaya mengatasi persoalan tersebut dengan memisahkan fungsi infrastruktur digital dari aplikasi komersial. Dengan demikian, perusahaan dapat membangun aplikasi dan layanan baru di atas jaringan yang sama tanpa harus menciptakan ekosistem tertutup.

ION juga mengembangkan konsep ION Hyperlokal yang akan menghubungkan desa, kecamatan, koperasi, petani, pasar tradisional, serta berbagai penyedia layanan lokal ke dalam ekosistem ekonomi digital berbasis wilayah.

Melalui model tersebut, transaksi perdagangan dan distribusi logistik dapat dipenuhi dari dalam komunitas setempat, sekaligus membuka akses produk lokal menuju pasar yang lebih luas di tingkat nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital turut mendukung pengembangan ekosistem ION dengan mendorong keterlibatan komunitas inovasi digital, pengembang aplikasi, perusahaan rintisan, dan penyedia layanan digital Indonesia.

ION diperkenalkan sebagai Digital Public Infrastructure (DPI) pada 5 Februari 2026 dalam soft launching ION yang dipimpin Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria dan dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurachman. Ā ION berbasis jaringan terbuka yang menghubungkan UMKM, aplikasi pembeli, sistem penjual, penyedia logistik, dan layanan pembayaran lintas platform tanpa bergantung pada satu ekosistem digital tertentu.Ā 

Inisiatif ini bertujuan memperluas akses pasar, menekan biaya transaksi, meningkatkan transparansi, serta memperkuat daya saing sekitar 64,2 juta UMKM Indonesia dalam ekonomi digital. Nezar Patria Ā menegaskan bahwa infrastruktur digital terbuka menjadi fondasi penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan melampaui US$130 miliar.

Didukung Google.org dan Mitra Teknologi

Pengembangan ION memperoleh dukungan Google.org untuk fase inkubasi infrastruktur perdagangan digital terbuka nasional. Dukungan tersebut ditujukan untuk mempercepat perdagangan digital yang inklusif, khususnya bagi usaha mikro dan wirausahawan di wilayah perdesaan.

Networks for Humanity juga bergabung sebagai mitra pengetahuan dengan membawa pengalaman internasional dalam pengembangan ekosistem digital yang terbuka, interoperabel, dan inklusif. Mitra pendiri ekosistem ION antara lain Indosat Ooredoo Hutchison, Protean e-Gov Technologies, Pidge, Remiges, Bajaj-Maxride, PlaceOrder, Haqdarshak, Integra Microsystems, Moving Tech Innovations, Infinys, ThoughtLine, Ayantram, dan Blitz.

Chief Executive Officer PT Chairos International Ventures Sachin Gopalan mengatakan ION bukan sekadar platform e-commerce, melainkan infrastruktur digital bersama yang memungkinkan marketplace, perusahaan logistik, penyedia pembayaran, perbankan, dan aplikasi bisnis saling terhubung. Dengan memisahkan infrastruktur dari aplikasi, kata dia, Indonesia sedang membangun ekonomi digital yang menjadikan kolaborasi sebagai sumber inovasi.

Menurut Sachin, Chairos berperan mempertemukan pemerintah, dunia usaha, mitra teknologi, dan para ahli internasional agar ION berkembang menjadi ekosistem nasional yang pada akhirnya dimiliki dan dikelola untuk kepentingan Indonesia.

Kehadiran ION diharapkan menjadi bagian penting dari pembangunan ekonomi digital menuju Indonesia Emas 2045. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk menggantikan fragmentasi dengan interoperabilitas, mengurangi eksklusivitas antarsistem, serta memperluas peluang bagi jutaan UMKM untuk tumbuh dalam ekosistem digital nasional.(chm)
Ā 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ā 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari Koperasi Nasional, Momen Kebangkitan Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan

Hari Koperasi Nasional, Momen Kebangkitan Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan

Setelah sempat vakum empat tahun, momen Hari Koperasi Nasional menjadi momen kebangkitan kejayaan koperasi di Banyuwangi.
Teddy Sheringham Beri Peringatan Penting untuk Timnas Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Kontra Argentina

Teddy Sheringham Beri Peringatan Penting untuk Timnas Inggris Jelang Semifinal Piala Dunia 2026 Kontra Argentina

Timnas Inggris mendapat peringatan penting dari legenda sepakbola mereka, Teddy Sheringham, jelang laga menghadapi Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026
KOVO Buka Suara Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Pelatih pada Atlet Liga Voli Korea

KOVO Buka Suara Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Pelatih pada Atlet Liga Voli Korea

Seorang mantan pelatih Liga Voli Korea divisi putri, berinisial B diketahui tengah menjalani penyelidikan oleh Pusat Etika Olahraga Korea (Sports Ethics Center) dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea Selatan atas dugaan melakukan tindakan tidak pantas terhadap salah seorang atlet.
Sidik Jari Jadi Petunjuk, Dua Pemuda Pembobol Toko Kelontong di Bantul Dibekuk Polisi

Sidik Jari Jadi Petunjuk, Dua Pemuda Pembobol Toko Kelontong di Bantul Dibekuk Polisi

Satreskrim Polres Bantul berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan yang menyasar sebuah toko kelontong di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.Ā 
Kepergok Istri Siri saat Cabuli Anak Angkat 11 Tahun di Kamar, Pria Paruh Baya di Pemalang Diringkus Polisi

Kepergok Istri Siri saat Cabuli Anak Angkat 11 Tahun di Kamar, Pria Paruh Baya di Pemalang Diringkus Polisi

Aksi bejat seorang pria paruh baya berinisial K (49) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah akhirnya terbongkar.
Wakil Ketua KPK Sebut Kasus Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dialihkan Sembarangan

Wakil Ketua KPK Sebut Kasus Febrie Adriansyah Tidak Bisa Dialihkan Sembarangan

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak menyebut bahwa mengambil alih kasus yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tidak bisa sembarangan.

Trending

Jelang Musda, Kader Demokrat Aceh Kirim Surat Terbuka ke AHY, Ini Isinya

Jelang Musda, Kader Demokrat Aceh Kirim Surat Terbuka ke AHY, Ini Isinya

Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat Aceh, Bendahara DPD Nurdiansyah Alasta menyampaikan surat terbuka kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia Bebaskan Visa Kunjungan untuk Warga Kazakhstan Mulai 9 Juli 2026

Indonesia membebaskan visa kunjungan untuk warga Kazakhstan mulai 9 Juli 2026.
Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Fakta Baru Terungkap, Pelaku Curat dan Pembunuhan Driver Ojol di Tangerang Ternyata Sempat Ingin Bunuh Diri

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden pencurian disertai kekerasan (curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojol berinisial ATPĀ di basecamp ojol Tangerang.
3 Shio yang Kisah Cintanya Tiba-tiba Berubah di Kamis 16 Juli 2026, Kelinci Paling Manis

3 Shio yang Kisah Cintanya Tiba-tiba Berubah di Kamis 16 Juli 2026, Kelinci Paling Manis

Ramalan cinta 12 shio Kamis 16 Juli 2026 sudah hadir! Ada 3 shio yang kisah cintanya tiba-tiba berubah besok, cek shiomu dan siapkan hatimu untuk kejutan!
7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 16 Juli 2026: Leo Tampil Percaya Diri, Capricorn Raih Kesempatan Ema

7 Zodiak Paling Beruntung soal Karier Besok 16 Juli 2026: Leo Tampil Percaya Diri, Capricorn Raih Kesempatan Ema

Ramalan karier besok, 16 Juli 2026, membawa kabar baik bagi tujuh zodiak. Simak apakah zodiak Anda termasuk yang paling beruntung di dunia kerja.
QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

QRIS Internasional Permudah Transaksi Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Perkembangan sistem pembayaran digital terus menghadirkan kemudahan bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
Media Amerika Mulai Curiga, Hujan Sanksi FIFA Menanti Pelatih dan Pemain yang Protes ke Wasit Piala Dunia 2026

Media Amerika Mulai Curiga, Hujan Sanksi FIFA Menanti Pelatih dan Pemain yang Protes ke Wasit Piala Dunia 2026

Media Amerika mencurigai langkah FIFA yang akan memberikan sanksi kepada pemain dan pelatih yang berani protes ke wasit dalam Piala Dunia 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral