News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perkuat Kredibilitas PFII, MAPPI Dorong Penguatan Profesi Penilai Lewat Undang-Undang

Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyuarakan pentingnya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penilai agar dapat berjalan beriringan dengan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). 
Rabu, 15 Juli 2026 - 22:35 WIB
Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyuarakan pentingnya percepatan pembahasan RUU tentang Penilai agar dapat berjalan beriringan dengan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII).
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menyuarakan pentingnya percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penilai agar dapat berjalan beriringan dengan RUU Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). 

MAPPI menilai, hadirnya regulasi khusus bagi profesi penilai merupakan faktor kunci untuk membangun kepercayaan investor, baik di skala domestik maupun global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) MAPPI, Budi Prasodjo, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (9/7). 

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi XI Muhammad Misbakhun tersebut fokus membahas masukan terkait penyusunan RUU PFII.

Dalam keterangannya, Budi menjelaskan bahwa PFII dirancang untuk menciptakan zona finansial yang kompetitif sesuai mandat UU P2SK. Namun, ia mengingatkan bahwa aspek regulasi transaksi saja tidaklah cukup.

“Keberhasilan PFII tidak semata bergantung pada regulasi transaksi keuangan semata, tetapi juga pada ekosistem yang kredibel, termasuk profesi penilai yang menjamin keandalan, independensi dan akurasi valuasi aset bagi investor domestik maupun internasional,” ujar Budi di hadapan para wakil rakyat.

Budi menambahkan, profesi penilai berperan vital dalam mencegah risiko salah harga (mispricing) dalam transaksi properti maupun keuangan. 

Sayangnya, hingga kini Indonesia belum memiliki payung hukum setingkat undang-undang yang secara khusus mengatur profesi ini. Saat ini, landasan hukum penilai masih tersebar di berbagai peraturan seperti PMK hingga UU Perbankan.

“Undang-undang yang secara khusus tentang profesi penilai, kita belum punya dan belum memberikan kepastian hukum setingkat undang-undang,” tegasnya.

Ia membandingkan kondisi di Indonesia dengan negara lain. Budi mencontohkan Vietnam yang kini sudah memiliki undang-undang penilai setelah sebelumnya belajar dari Indonesia 15 tahun lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Begitu pula dengan pusat finansial dunia seperti Dubai, Singapura, dan Hong Kong yang telah memiliki regulasi penilaian yang matang sebagai fondasi hukum yang kuat.

Tanpa landasan hukum yang setara dengan profesi lainnya, MAPPI khawatir profesi penilai rentan terhadap kriminalisasi dan lemah dalam pengakuan kualifikasi di forum internasional. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemerintah Diminta Evaluasi Penyelenggaraan Program KDKMP

Pemerintah Diminta Evaluasi Penyelenggaraan Program KDKMP

Pemerintah Indonesia diminta melakukan evaluasi keberlangsungan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hasil Piala Dunia 2026: Lautaro Martinez Sempurnakan Comeback Argentina! Tim Tango Jaga Asa Back to Back Juara

Hasil Piala Dunia 2026: Lautaro Martinez Sempurnakan Comeback Argentina! Tim Tango Jaga Asa Back to Back Juara

Hasil Piala Dunia 2026 babak semifinal antara Inggris Vs Argentina, di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Kamis (16/7) dengan kemenangan untuk La Albiceleste.
Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Ucapan Guru Soal Seragam Berujung Teror Bom di Jaksel: 'Saya Tahu Kondisi Kamu Kan Begitu'

Di balik aksi mencekam ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, terungkap fakta mengejutkan mengenai aktivitas pelaku berinisial MY (34). 
PSSI Resmi Umumkan Jadwal Penjualan Tiket Pertandingan Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF, Jadi Tuan Rumah untuk Jamu Kamboja dan Vietnam

PSSI Resmi Umumkan Jadwal Penjualan Tiket Pertandingan Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF, Jadi Tuan Rumah untuk Jamu Kamboja dan Vietnam

Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya untuk meraih trofi perdana Piala AFF dalam laga yang berlangsung 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 mendatang.
Tahan Elkan Baggott ke Super League, Bos Millwall Ungkap Alasan Boyong Bek Timnas Indonesia Secara Permanen

Tahan Elkan Baggott ke Super League, Bos Millwall Ungkap Alasan Boyong Bek Timnas Indonesia Secara Permanen

Bos Millwall, Steve Gallen mengungkapkan alasan klub untuk memboyong Elkan Baggott.
Tanggapi Serius Laporan Pelecehan Seksual yang Guncang Liga Voli Korea, KOVO Siapkan Sanksi usai Investigasi Rampung

Tanggapi Serius Laporan Pelecehan Seksual yang Guncang Liga Voli Korea, KOVO Siapkan Sanksi usai Investigasi Rampung

Liga Voli Korea kini tengah mendapat sorotan setelah mencuat dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan salah satu pelatih tim putri peserta.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Inggris Tantang Sang Juara Bertahan Argentina di Babak Semifinal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli, laga semifinal antara Inggris menghadapi Argentina di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pukul 02.00 WIB.
Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Pabrik dan Lahan Pertanian Warga Palestina di Hebron Dirobohkan Israel

Israel dilaporkan telah merobohkan sebuah pabrik, bangunan pertanian, serta meratakan lahan di Kota Beit Ula, barat laut Hebron, Tepi Barat.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Ipswich Town Lepas Elkan Baggott Permanen ke Klub Kasta Kedua Liga Inggris

Ipswich Town melepas Elkan Baggott dengan status permanen ke klub kasta kedua Liga Inggris, Millwall FC. 
Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Tragis! Pria Tewas Terbakar di Kos Kemayoran Jelang Menikah, CCTV Rekam Perempuan Lari Tinggalkan Lokasi Disorot

Sebuah postingan viral di media sosial menjelaskan bahwa seorang pria berinisial M (27) ditemukan tewas di indekosnya, di Jalan Sumur Batu Raya, Gang Buntu, Kemayoran.
Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Bali Tak Hanya Jual Pantai, Tren Wellness Kini Jadi Magnet Baru Wisatawan

Pertumbuhan industri pariwisata dan hospitality di Bali turut mendorong meningkatnya kebutuhan akan fasilitas penunjang yang mengedepankan kenyamanan dan pengalaman.
Marc Marquez Mulai Dekati Puncak Klasemen MotoGP 2026 usai Menang di Sachsenring, Jorge Martin Langsung Bilang Begini

Marc Marquez Mulai Dekati Puncak Klasemen MotoGP 2026 usai Menang di Sachsenring, Jorge Martin Langsung Bilang Begini

Marc Marquez terus menekan Jorge Martin dalam perebutan gelar juara dunia musim ini usai kemenangan di MotoGP Jerman 2026.
Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Terlilit Utang Pinjol hingga Bank Keliling, Warga Resah Banyak Debt Collector Berdatangan

Peneror bom di SDN Srengseng Sawah 15 disebut-sebut terjerat pinjaman online. MY disebut terlilit utang dari koperasi hingga bank keliling. 
Selengkapnya

Viral