Misteri Mayat Perempuan di Denpasar: Perempuan Ditemukan Tewas Tertutup Boneka dan Karpet, Polisi Ringkus WNA Singapura
- ANTARA/HO-Humas Polresta Denpasar
tvOnenews.com - Kasus pembunuhan yang melibatkan warga negara asing (WNA) kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, seorang perempuan muda ditemukan tewas dalam kondisi membusuk di sebuah kamar kos di Denpasar Selatan, Bali.
Korban diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya sendiri, seorang pria berkewarganegaraan Singapura.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pembunuhan yang dipicu konflik hubungan asmara. Kepolisian bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, hingga memburu pria yang diduga menjadi pelaku.
Hanya dalam waktu kurang dari tiga jam setelah jasad korban ditemukan, tim gabungan akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku saat diduga hendak melarikan diri.
Korban Ditemukan Membusuk di Kamar Kos
Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar bersama Resmob Polsek Denpasar Selatan dan Tim Laboratorium Forensik Polda Bali melakukan olah TKP di sebuah rumah kos di Jalan Mekar II Blok A, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Kamis (16/7/2026).
Korban diketahui berinisial AS (26), perempuan asal Tegal, Jawa Tengah. Sementara pria yang diduga terlibat dalam kasus tersebut adalah MZ (26), warga negara Singapura yang merupakan kekasih korban.
Kasus ini terungkap setelah adik korban berinisial RA mendatangi kamar kos karena tidak dapat menghubungi kakaknya selama beberapa hari. Saat tiba di lokasi pada Rabu (15/7/2026) malam sekitar pukul 19.00 WITA, RA mencium aroma busuk yang sangat menyengat.
Setelah membuka kamar, RA menemukan tubuh korban dalam kondisi telentang di lantai. Sebagian tubuh korban ditutupi boneka dan karpet, sementara kondisi jenazah sudah mengalami pembengkakan dan pembusukan.
Tidak lama kemudian, MZ keluar dari kamar sebelah. Namun ketika ditanya mengenai keberadaan korban, pria tersebut tidak memberikan jawaban.
Karena curiga, RA sempat memukul MZ menggunakan helm. Pria tersebut kemudian melarikan diri menggunakan sepeda motor.
"Kasus ini masih dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Denpasar. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar dan direncanakan menjalani otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata Kasi Humas Polresta Denpasar IPTU I Gede Adi Saputra Jaya.
Load more