Pakar Komunikasi Nilai Prabowo Terus Bangun Optimisme Publik Lewat Kinerja Pemerintah
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah telah menyelesaikan lebih dari 108 persoalan strategis dalam 18 bulan pertama masa pemerintahannya.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/7/2026), Presiden juga mengapresiasi kinerja Danantara Indonesia yang berhasil mengonsolidasikan sekitar 250 entitas BUMN dari total 1.077 entitas sehingga menghasilkan efisiensi biaya operasional sekitar Rp50 triliun.
Menurut Presiden, penghematan tersebut berasal dari penyederhanaan struktur perusahaan melalui penutupan, merger, dan konsolidasi sejumlah entitas BUMN, sehingga mengurangi biaya operasional seperti direksi, komisaris, hingga pengeluaran rutin lainnya.
Pemerintah menilai langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi tata kelola badan usaha milik negara agar lebih efisien dan produktif.
Menanggapi perkembangan tersebut, pakar dan praktisi komunikasi serta manajemen Dr. M. Fariza Y. Irawady menilai komunikasi publik Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan capaian pemerintahan, tetapi juga berupaya membangun optimisme masyarakat terhadap arah pembangunan nasional.
"Presiden Prabowo terus menyalakan api harapan bangsa melalui kebijakan yang memperkuat ekonomi nasional yang mampu diimplementasikan secara nyata bukan sekedar menebar harapan,” ujar Fariza dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Menurut Fariza, penyampaian Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna memiliki makna strategis dari perspektif komunikasi publik.
Ia menilai pesan yang disampaikan tidak hanya menjadi arahan bagi jajaran kabinet, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap fondasi ekonomi nasional.
"Sebagai pembelajar komunikasi dan manajemen, saya menilai apa yang disampaikan Presiden Prabowo merupakan bentuk komunikasi kepemimpinan yang efektif. Presiden tidak sekadar menyampaikan capaian dan target pemerintah, tetapi juga membangun keyakinan publik bahwa bangsa ini memiliki arah yang jelas, fondasi ekonomi yang semakin kuat, dan masa depan yang layak untuk diperjuangkan. Inilah cara seorang pemimpin yang memberikan optimisme kepada masyarakat melalui komunikasi yang jujur, terukur, dan berbasis kerja nyata," kata Fariza.
Fariza juga menilai transformasi yang dijalankan Danantara menunjukkan implementasi kebijakan yang terukur dalam restrukturisasi BUMN. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi memperkuat efisiensi pengelolaan perusahaan negara sekaligus meningkatkan daya saing BUMN di masa mendatang.
"Keberhasilan Danantara melakukan konsolidasi perusahaan negara mencerminkan kepemimpinan Pak Rosan Roeslani yang mampu mengeksekusi visi Presiden Prabowo. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam membangun BUMN kedepan,” ungkapnya.
Ia berharap transformasi yang dijalankan Danantara dapat terus memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional melalui penguatan tata kelola dan peningkatan kinerja BUMN.
Fariza meyakini keberhasilan transformasi BUMN yang dijalankan Danantara menunjukkan bahwa visi Presiden Prabowo tidak berhenti pada tataran kebijakan, melainkan diwujudkan melalui implementasi di lapangan.
Menurutnya, langkah tersebut akan semakin memperkuat fondasi perekonomian Indonesia menuju negara maju.
Load more