Klasemen Medali Asian Games 2026: Atlet Indonesia Belum Sumbang Emas di Hari Pertama
- NOC Indonesia / Naif Muhammad Al as
Jakarta, tvOnenews.com - Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (21/9/2026) pukul 00.00 WIB. Tim Indonesia belum meraih emas di hari pertama setelah opening ceremony.
Tim Indonesia telah mengemas lima medali pada Minggu (20/9/2026). Medali-medali tersebut disumbangkan atlet-atlet dari cabor Wushu, Teqball, Soft Tennis hingga Karate.
Tercatat tim Indonesia saat ini berada di peringkat ke-12 dalam klasemen medali Asian Games 2026. Rinciannya ada satu perak dan empat perunggu.
Atlet wushu, Seraf Naro Siregar menjadi wakil Indonesia pertama yang meraih medali di Asian Games 2026. Ia menggondol medali perunggu di nomor Changquan Putra.
Lalu setelah itu, sejumlah atlet Indonesia mulai mengemas medali di Asian Games 2026, yang berlangsung di Aichi-Nagoya.
Tiga perunggu lainnya disumbangkan oleh Leica Al Humaira Lubis (putri kumite +68kg karate), Yoga Ardika Putra (tunggal putra teqball) dan Bagus Pradewa, Muhammad Falevi, Tio Hutauruk, Fernando Sanger, Rizky Laluyan (beregu putra soft tennis).
Sedangkan satu medali perak disumbangkan oleh Sumaya dari cabor Teqball nomor tunggal putri. Saat itu Sumaya kalah dari atlet Myanmar, Wai Khin Hnin di babak final.
Sementara itu, China menjadi pemuncak klasemen medali Asian Games 2026. Tercatat mereka sudah mengemas 11 emas, enam perak dan tiga perunggu sehingga total mengantongi 20 medali.
Lalu di posisi kedua ada Jepang dengan enam emas, tujuh perak dan tujuh perunggu, sehingga total sudah meraih 20 perunggu.
Kemudian di peringkat ketiga ada Korea Selatan dengan total 14 medali, yakni empat emas, tiga perak dan tujuh perunggu.
Berikut klasemen Asian Games 2026, per Senin (21/9/2026) pukul 00.00 WIB:
- China (11 emas, 6 perak, 3 perunggu, total 20 medali)
- Jepang (6 emas, 7 perak, 7 perunggu, total 20 medali)
- Korea Selatan (4 emas, 3 perak, 7 perunggu, total 14 medali)
- Kazakhstan (3 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 5 medali)
- Thailand (3 emas, 0 perak, 0 perunggu, total 3 medali)
- Myanmar (1 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 3 medali)
- Makau (1 emas, 1 perak, 0 perunggu, total 2 medali)
- Kuwait (1 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 2 medali)
- Chinese Taipei (0 emas, 2 perak, 1 perunggu, total 3 medali)
- Hong Kong, China (0 emas, 2 perak, 0 perunggu, total 2 medali)
- India (0 emas, 2 perak, 0 perunggu, total 2 medali)
- Indonesia (0 emas, 1 perak, 3 perunggu, total 4 medali)
- Irak (0 emas, 1 perak, 2 perunggu, total 3 medali)
- Lebanon (0 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 2 medali)
- Singapura (0 emas, 1 perak, 1 perunggu, total 2 medali)
- Qatar (0 emas, 1 perak, 0 perunggu, total 1 medali)
- Uzbekistan (0 emas, 1 perak, 0 perunggu, total 1 medali)
- Kamboja (0 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 2 medali)
- Malaysia (0 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 2 medali)
- Vietnam (0 emas, 0 perak, 2 perunggu, total 2 medali)
- Brunei Darussalam (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
- Iran (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
- Arab Saudi (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
- Mongolia (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
- Filipina (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
- Tajikistan (0 emas, 0 perak, 1 perunggu, total 1 medali)
Load more