News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Konten Hoaks terkait Institusi Negara, Publik Harus Periksa Kebenarannya

Informasi hoaks terkait institusi negara kerap beredar di media sosial nyaris tanpa kontrol. Informasi ini selain menyesatkan publik, juga berpotensi mendorong hilangnya kepercayaan warga pada institusi negara. 
Minggu, 26 Juli 2026 - 00:44 WIB
Ilustrasi Hoax
Sumber :
  • Viva

tvOnenews.com - Informasi hoaks terkait institusi negara kerap beredar di media sosial nyaris tanpa kontrol. Informasi ini selain menyesatkan publik, juga berpotensi mendorong hilangnya kepercayaan warga pada institusi negara. 

Di Indonesia, konten hoaks terkait pemerintahan atau institusi negara terhitung cukup tinggi. Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengawasan Ruang Digital Kementerian Digital dan Komunikasi (Komdigi) menemukan ada 1.674 hoaks dalam kurun waktu satu tahun atau selama periode 22 Oktober 2024-20 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam ribuan hoaks itu terbagi dalam sejumlah kategori. Rinciannya, kategori penipuan ada 589 hoaks, kategori pemerintahan ada 341 hoaks, kategori lain-lain 249 hoaks. Kemudian, kategori politik ada 166 hoaks, kategori kesehatan 87 hoaks, kategori kebencanaan 68 hoaks, kategori internasional 49 hoaks.

Selanjutnya, kategori kejahatan 42 hoaks, kategori pencemaran nama baik 41 hoaks, kategori perdagangan 25 hoaks, kategori keagamaan delapan hoaks dan kategori pendidikan ada lima hoaks.

Terbaru, publik disuguhkan kontens hoaks terkait DPR yang menolak RUU Perampasan Aset dan Polri sebagai institusi terkorup se-ASEAN. Kedua isu tersebut bisa diidentifikasikan sebagai informasi yang sesat karena tidak berdasarkan sumber yang kredibel. 

Terkait isu DPR menolak RUU Perampasan Aset, pimpinan DPR telah membantahnya. Wakil Ketua DPR Sari Yuliati menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menolak pembahasan RUU Perampasan Aset.

Hal itu ia sampaikan sekaligus membantah isu yang beredar belakangan di media sosial soal itu. Dia menegaskan kabar yang menyebut DPR menolak RUU tersebut sepenuhnya tidak benar.

"Sehubungan dengan beredarnya di media sosial, berita yang tidak benar atau berita bohong yang menyatakan bahwa DPR RI menolak pembahasan RUU Perampasan Aset," kata Sari saat membuka Rapat Raripurna DPR, Selasa (14/7).

Kemudian terkait Polri sebagai institusi terkorup Asia Tenggara, banyak akademisi dan pegiat survei juga turut meluruskannya. Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana mengkritik keras kesimpulan lembaga sigi internasional IndexMundi yang menempatkan Polri sebagai institusi terkorup di Asia Tenggara. 

Menurutnya, klaim tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan secara metodologis. Riset yang dilakukan IndexMundi tidak mengikuti kaidah ilmiah yang benar. Misalnya, jumlah sampel yang diambil tidak proporsional sesuai populasinya. 

"Mereka tidak melakukan sampel yang secara acak, proporsional sesuai dengan negaranya. Saya lihat tadi Indonesia sampelnya 290-an, Filipina 900-an, Thailand cuma 100 berapa gitu itu," terangnya.

Terlebih, kata Ayip, riset ini dilakukan secara daring dan tanpa pengecekan validitas responden yang ketat. Sehingga rentan menimbulkan sampling bias karena responden tidak dipilih melalui random sampling. 

Selain itu, survei juga berpotensi mengalami self-selection bias karena siapa pun dapat berpartisipasi secara sukarela. Bahkan bisa berpotensi pada manipulasi hasil survei. Sehingga, menurut Ayip, hasil survei IndexMundi itu tak bisa dijadikan patokan ilmiah untuk menilai Polri. 

"Dari segi data lemah, metodologi tidak bisa dipertanggungjawabkan, kemudian hasilnya tiba-tiba memvonis sebuah institusi dari kelemahan data tersebut. Itu menurut saya tidak layak dipercaya," ujarnya. 

Oleh karena itu, Ayip mengajak publik untuk kritis terhadap berbagai informasi yang beredar. Verifikasi informasi patut dilakukan sebelum mempercayainya. 

"Jadi publik tidak perlu mempercaya narasi itu sebagai sebuah narasi final. Jadikan saja, narasi yang berkembang dari survei itu sebagai bahan untuk bertanya dan mengevaluasi. Bukan sebagai dasar untuk menghakimi," pungkas Ayip.(chm)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Manchester City Menang 5-3 atas Sunderland, Enzo Maresca Bicara Jujur: Saya Lebih Suka 1-0

Manchester City Menang 5-3 atas Sunderland, Enzo Maresca Bicara Jujur: Saya Lebih Suka 1-0

Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, mengatakan bahwa dirinya tidak begitu menyukai kemenangan 5-3 atas Sunderland di Liga Inggris 2026-2027. Dia mengaku lebih suka menang tipis seperti 1-0.
Singgung Penantian Jodoh, Postingan Sahabat Amanda Rigby usai Sang Bestie Dinikahi Andre Taulany Jadi Sorotan Warganet

Singgung Penantian Jodoh, Postingan Sahabat Amanda Rigby usai Sang Bestie Dinikahi Andre Taulany Jadi Sorotan Warganet

Amanda Rigby kini tengah menikmati babak baru dalam kehidupannya setelah resmi menjadi istri Andre Taulany. Postingan sahabat Manda kini tuai sorotan warganet.
Rumah Anggota Polri Yayat Sudrajat Kembali Digeledah KPK

Rumah Anggota Polri Yayat Sudrajat Kembali Digeledah KPK

Rumah milik anggota Polri, Yayat Sudrajat kembali digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penggeledahan menyasar rumah yang berada di Kota Depok, Jabar
Legenda Timnas Indonesia Prediksi Kekuatan Skuad John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026

Legenda Timnas Indonesia Prediksi Kekuatan Skuad John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026

Legenda sepak bola Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto meyakini Timnas Indonesia memiliki peluang sangat besar untuk menyabet gelar juara dalam ajang FIFA ASEAN -
Kevin Diks Bikin Gempar, Terseret Insiden Pemain Borussia Monchengladbach Rebutan Penalti Berujung Gagal Cetak Gol

Kevin Diks Bikin Gempar, Terseret Insiden Pemain Borussia Monchengladbach Rebutan Penalti Berujung Gagal Cetak Gol

Kekalahan Borussia Monchengladbach dari Mainz 05 dengan skor 3-4 pada pekan keempat Bundesliga 2026-2027 menyisakan persoalan lain di luar hasil pertandingan. 
Kelakuan Kevin Diks Disorot Media Jepang Jelang Debut Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kelakuan Kevin Diks Disorot Media Jepang Jelang Debut Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Kevin Diks disebut berselisih dengan rekan setimnya di Monchengladbach gegara rebutan penalti. Kabar ini datang jelang dirinya gabung skuad Timnas Indonesia.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Ramai Polemik Pungli di Alun-Alun Kidul Yogyakarta, Sri Sultan HB X Geram: Emang Tukang Parkir Punya Hak?

Sri Sultan Hamengkubuwono X soroti dugaan adanya pungutan liar (pungli) yang dialami pemilik usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) Yogyakarta.
Selengkapnya

Viral