News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Kronologi Pria yang Diduga Curi Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali, Tangis Anak Pecah Sambut Jenazah Ayah

Kronologi pria berinisial KD tewas diamuk massa usai diduga mencuri ayam di Tabanan, Bali. Polisi menyelidiki kasus pengeroyokan, sementara keluarga korban berduka.
Minggu, 26 Juli 2026 - 18:08 WIB
Kronologi Pria Diduga Curi Ayam Tewas Diamuk Massa di Bali, Tangis Anak Pecah Sambut Jenazah Ayah
Sumber :
  • Tangapan layar X

tvOnenews.com - Kasus dugaan pencurian ayam yang berujung maut kembali menjadi sorotan publik. Seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah menjadi sasaran amuk massa usai diduga tertangkap basah mencuri seekor ayam aduan milik warga di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. 

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (24/7/2026) dini hari itu tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga memunculkan kembali perdebatan mengenai praktik main hakim sendiri yang masih kerap terjadi di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi tersebut semakin menyentuh perhatian publik ketika jenazah KD dipulangkan ke rumah duka di Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. 

Tangis histeris anak bungsunya yang memanggil-manggil sang ayah menjadi potret pilu di balik kasus yang kini masih didalami kepolisian. 

Di sisi lain, aparat juga menyelidiki dugaan pencurian yang dilakukan KD sekaligus mengusut aksi pengeroyokan yang menyebabkan nyawanya melayang.

Kronologi Dugaan Pencurian Berujung Amuk Massa

Berdasarkan informasi kepolisian, peristiwa bermula sekitar pukul 01.30 WITA ketika KD diduga hendak mencuri seekor ayam aduan milik I Wayan Adi Suteja (IWS), warga Banjar Juwuk Legi.

Saat aksinya diketahui, KD berusaha melarikan diri. Namun, warga yang telah lama resah karena sering kehilangan ayam ternak langsung mengejarnya. Emosi massa pun memuncak hingga terjadi aksi pengeroyokan terhadap KD.

"Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut, kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian," ujar Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani.

Tidak hanya menganiaya KD, warga juga membakar sepeda motor yang digunakan pria tersebut hingga hangus sebelum polisi tiba di lokasi.

Petugas Polsek Baturiti yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 02.00 WITA. Namun saat tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia sehingga tidak sempat mendapatkan pertolongan medis.

Polisi Selidiki Dugaan Pencurian dan Pengeroyokan

Polres Tabanan kini menangani dua aspek dalam perkara tersebut, yakni dugaan tindak pidana pencurian dan dugaan pengeroyokan yang menyebabkan kematian.

"Terduga pelaku diketahui warga saat diduga melakukan pencurian seekor ayam milik warga setempat," kata Iptu Wiwik.

Ia menegaskan penyidik masih memeriksa para saksi untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa.

"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk identifikasi terduga pelaku," imbuhnya.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian, antara lain satu ekor ayam milik korban, sebilah golok, sebuah tas berisi tang, ketapel, batu, serta sejumlah uang tunai yang diduga milik KD.

Sementara itu, sepeda motor yang digunakan KD tidak dapat diamankan karena sudah lebih dulu dibakar massa.

"Pihak kepolisian telah mengambil keterangan dari korban dan saksi-saksi di sekitar TKP guna mendalami kronologi pencurian serta latar belakang keresahan warga," ujar Wiwik.

Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan juga telah melakukan identifikasi sidik jari serta olah TKP. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSU Semara Ratih Tabanan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Tangis Anak Sambut Jenazah, Main Hakim Sendiri Tetap Melanggar Hukum

Suasana haru menyelimuti rumah duka ketika jenazah KD tiba di Desa Sidatapa pada Jumat sore. Anak bungsunya terus menangis histeris sambil memanggil sang ayah yang telah terbujur kaku.

Perbekel Desa Sidatapa, I Made Sutama, mengaku ikut merasakan kesedihan keluarga korban.

"Kemarin saya yang menjemput jenazahnya. Saat tiba di rumah, melihat anaknya menangis tersedu-sedu, saya benar-benar sedih," ungkap Sutama.

KD diketahui meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Dua anaknya masih berstatus pelajar, yakni duduk di bangku kelas 1 SMA dan kelas 1 SD.

Meski warga mengaku sudah lama resah akibat maraknya kehilangan ayam di lingkungan mereka, kepolisian mengingatkan bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan oleh hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila terbukti melakukan pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, pelaku dapat dijerat Pasal 170 ayat (2) ke-3 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang dan mengakibatkan kematian, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.

Sementara itu, dugaan pencurian yang disangkakan kepada KD pada prinsipnya diatur dalam Pasal 362 KUHP, yang mengatur tindak pidana pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda sesuai ketentuan yang berlaku. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Timnas Indonesia atau Malaysia, Negara Ini Bawa Pemain Naturalisasi Terbanyak di Piala AFF 2026

Bukan Timnas Indonesia atau Malaysia, Negara Ini Bawa Pemain Naturalisasi Terbanyak di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia memang menjadi salah satu negara dengan jumlah pemain naturalisasi terbanyak di Piala AFF 2026. Namun, ternyata masih kalah dari negara ini.
Viral Senam Andrie Wongso vs Line Dance, Mana yang Lebih Efektif untuk Menjaga Kebugaran?

Viral Senam Andrie Wongso vs Line Dance, Mana yang Lebih Efektif untuk Menjaga Kebugaran?

Aktivitas fisik berintensitas ringan seperti senam dan line dance dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jika dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan tubuh.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27-31 Juli 2026: Ada Kabar Baik dari Karier hingga Keuangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 27-31 Juli 2026: Ada Kabar Baik dari Karier hingga Keuangan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling bahagia minggu ini, 27-31 Juli 2026: Ada kabar baik dari sisi karier hingga keuangan. Zodiakmu termasuk?
Indonesia Berduka, Anggota POM TNI Gugur saat Bantu Polisi Kejar Bandar Narkoba di Aceh

Indonesia Berduka, Anggota POM TNI Gugur saat Bantu Polisi Kejar Bandar Narkoba di Aceh

Indonesia berduka, hal ini karena seorang anggota POM TNI gugur saat membantu polisi kejar bandar narkoba di Kabupaten Bireuen Aceh. Dalam hal ini, Kapolda Aceh
Link Twibbon Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Pasang Foto dan Bagikan ke Media Sosial

Link Twibbon Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026, Pasang Foto dan Bagikan ke Media Sosial

Berikut link twibbon Hari Jadi Kota Kediri ke-1147 Tahun 2026 yang bisa digunakan, pasang fotomu, download gratis dan bagikan ke media sosial.
Fadli Zon Ingin Tugu Koperasi Tasikmalaya Jadi Situs Budaya Hidup dan Cagar Budaya Nasional

Fadli Zon Ingin Tugu Koperasi Tasikmalaya Jadi Situs Budaya Hidup dan Cagar Budaya Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menginginkan kawasan Tugu Koperasi di Tasikmalaya, Jawa Barat, selanjutnya bisa menjadi situs budaya yang hidup. Pencanangan soal

Trending

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Detik-detik Mengerikan Tewasnya Sutrimo Diduga Karumga Febrie Ardiansyah, Polda Metro Jelaskan Penyelidikan

Beredar kabar terkait detik-detik mengeringak tewasnya bernama Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jaksel.
Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Buntut Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polda Metro Bicara Penyebab Tewasnya Sutrimo

Usai beredarnya kabar terkait tewasnya yang diduga disebut-sebut merupakan Karumga eks Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah, Sutrimo di medsos
Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Tambang Ilegal Masih Marak, Pendampingan Legalisasi Dinilai Jadi Solusi

Di tengah masih maraknya aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI) di berbagai daerah di Indonesia, pendekatan berbasis edukasi, pembinaan, dan pendampingan legalisasi menjadi salah satu solusi strategis dalam mewujudkan tata kelola pertambangan yang lebih baik.
Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres Nasional PMKRI XXXIV Sudah Dimulai Sejak 20 Juli di NTT, Yohanes Tola Singgung Soal Pengabdian

Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas tahun ini digelar di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 20 Juli lalu.
Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak Bungsu Jokowi Mau Nyaleg, Ganjar Lontarkan Komentar Menohok

Anak bungsu dari mantan Presiden RI ke-7, Jokowi yang juga Ketua Umum (Ketum) PSI, Kaesang Pangarep ingin maju pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2029. Sontak hal
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juli 2026: Scorpio Mendadak Tajir

Pada 27 Juli 2026, pergerakan energi astrologi diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak, terutama dalam urusan finansial. Siapa yang penuh hoki?
Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Pelatih Kamboja Ungkap Peran Keisuke Honda di Balik Transformasi Angkor Warriors Jelang Lawan Timnas Indonesia

Timnas Kamboja dijadwalkan menghadapi Indonesia pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada Senin (27/7/2026). Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam membuka peluang lolos ke babak berikutnya.
Selengkapnya

Viral