News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Belum Reda Kasus Tabanan, Kini Pria di Morowali Tewas Dikeroyok Ratusan Orang Usai Dituduh Curi Motor

Seorang pria berinisial WS tewas diduga akibat dikeroyok massa setelah dituduh mencuri motor di Morowali, Sulawesi Tengah. Polisi masih menyelidiki kasus yang kembali menyoroti aksi main hakim sendiri.
Senin, 27 Juli 2026 - 16:16 WIB
Belum Reda Kasus Tabanan, Kini Pria di Morowali Tewas Diduga Dikeroyok Ratusan Orang Usai Dituduh Curi Motor
Sumber :
  • Tangkapan layar X

tvOnenews.com - Kasus tewasnya terduga pencuri ayam akibat amuk massa di Tabanan, Bali, belum sepenuhnya mereda. Kini, peristiwa serupa kembali terjadi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. 

Seorang pria berinisial WS (33) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan warga yang menuduhnya hendak mencuri sepeda motor di depan sebuah minimarket di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa yang terekam dalam sejumlah video dan beredar luas di media sosial itu kembali memicu keprihatinan publik terhadap maraknya aksi main hakim sendiri. 

Meski dugaan pencurian menjadi pemicu kemarahan warga, aparat penegak hukum menegaskan bahwa setiap orang tetap memiliki hak untuk menjalani proses hukum yang adil. 

Hingga kini, kepolisian masih menyelidiki kronologi lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Kronologi Dugaan Pencurian Berujung Amuk Massa

Insiden tragis itu terjadi pada Sabtu (25/7/2026) di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali. Wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat industri nikel terbesar di Indonesia itu mendadak menjadi sorotan setelah beredar video dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria.

Berdasarkan informasi yang beredar, WS diduga hendak mencuri sepeda motor milik seorang warga yang sedang berbelanja di sebuah minimarket. 

Aksi tersebut disebut dipergoki oleh pemilik kendaraan hingga memicu teriakan yang mengundang perhatian warga sekitar.

Merasa terdesak, korban berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam minimarket. Namun massa yang terus berdatangan mengejar hingga ke dalam toko.

Dalam rekaman video yang viral, terlihat seorang pria berdiri di dekat meja kasir dengan wajah panik di tengah kepungan warga. 

Beberapa orang tampak merekam menggunakan telepon genggam, sementara pramuniaga minimarket berusaha mencegah massa memasuki area kasir.

Situasi semakin tidak terkendali ketika puluhan orang berhasil masuk ke dalam minimarket. Korban kemudian ditarik keluar dan diduga menjadi sasaran pemukulan secara beramai-ramai.

Video lain memperlihatkan korban dipukul menggunakan helm proyek, ditendang, diinjak, bahkan dicekik oleh beberapa orang. 

Meski terdapat warga yang berusaha melerai, jumlah massa yang lebih banyak membuat aksi kekerasan sulit dihentikan.

Korban Meninggal di Rumah Sakit

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera berusaha mengevakuasi korban. Namun banyaknya massa yang memadati lokasi membuat proses penyelamatan tidak berjalan mudah.

Korban akhirnya berhasil dibawa keluar dari lokasi dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bungku.

Meski telah mendapatkan penanganan medis, nyawa WS tidak dapat diselamatkan akibat luka berat yang dideritanya.

WS diketahui merupakan warga Desa Kompang, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Selama ini ia bekerja di kawasan industri Morowali dan menjadi tulang punggung keluarga.

Korban meninggalkan seorang istri beserta anggota keluarga yang selama ini bergantung pada penghasilannya. Jenazahnya direncanakan dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Sinjai.

Melalui unggahan akun X Syafirra Syal yang mengutip informasi Morowali_Info, disebutkan bahwa terduga pelaku pencurian menjadi sasaran amukan massa hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Namun demikian, hingga kini kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan pencurian maupun aksi pengeroyokan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan

Hingga saat ini aparat kepolisian belum menyampaikan hasil penyelidikan secara lengkap mengenai penyebab kematian korban maupun identitas para pelaku pengeroyokan.

Penyidik masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa rekaman video yang beredar di media sosial, serta meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

Kasus ini kembali menjadi perhatian karena terjadi hanya beberapa hari setelah peristiwa serupa di Tabanan, Bali, ketika seorang terduga pencuri ayam meninggal akibat dikeroyok warga.

Fenomena tersebut memunculkan kekhawatiran meningkatnya praktik main hakim sendiri yang berpotensi menghilangkan hak seseorang untuk mendapatkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana. Apabila menemukan dugaan kejahatan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat agar dapat diproses melalui jalur hukum.

Pasal Hukum yang Relevan

Apabila terbukti terjadi pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, para pelaku dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana, antara lain:

* Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP, tentang kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama terhadap orang hingga mengakibatkan kematian, dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.
* Pasal 351 ayat (3) KUHP, apabila unsur penganiayaan yang menyebabkan kematian turut terbukti.
* Jika terdapat pihak yang secara aktif menghasut atau mengajak massa melakukan kekerasan, penyidik juga dapat menerapkan ketentuan pidana lain sesuai peran masing-masing pelaku berdasarkan hasil penyidikan.

Sementara itu, apabila dugaan pencurian kendaraan bermotor terhadap WS nantinya terbukti, perkara tersebut tetap harus diproses secara terpisah sesuai ketentuan hukum. 

Namun dugaan tindak pidana tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membenarkan aksi main hakim sendiri. Prinsip praduga tak bersalah dan hak setiap orang untuk memperoleh proses peradilan yang adil tetap menjadi bagian penting dalam sistem hukum pidana di Indonesia. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Guru Besar IPB dan Anggota DPR Soroti Opini WTP Kementerian Kehutanan

Guru Besar IPB dan Anggota DPR Soroti Opini WTP Kementerian Kehutanan

Guru Besar IPB University, Prof. Dwi Andreas Santosa menyorot pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan BPK kepada Kementerian Kehutanan.
Sikapi Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Wakil Ketua DPR: Tidak Perlu Dibalas dengan Ketersinggungan

Sikapi Kritik Malaysia-Singapura soal Karhutla, Wakil Ketua DPR: Tidak Perlu Dibalas dengan Ketersinggungan

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menanggapi serius sorotan dari Malaysia dan Singapura terkait kabut asap akibat karhutla yang berdampak lintas negara.
Huawei Pura 90 Plus Resmi Meluncur, Baterai 5.700 mAh dan Kamera 50 MP Jadi Senjata Lawan iPhone 18?

Huawei Pura 90 Plus Resmi Meluncur, Baterai 5.700 mAh dan Kamera 50 MP Jadi Senjata Lawan iPhone 18?

Huawei Pura 90 Plus resmi meluncur di China dengan chip Kirin 9025, baterai 5.700 mAh, kamera 50 MP, dan pengisian cepat. Bagaimana daya saingnya menghadapi iPhone 18
Hasil Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia Hajar Panama 5-3, Nazar Antar Garuda Muda ke 8 Besar Tier C

Hasil Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia Hajar Panama 5-3, Nazar Antar Garuda Muda ke 8 Besar Tier C

Timnas Indonesia U-15 menang dramatis 5-3 atas Panama di 16 besar Tier C Piala Dunia U-15 2026. Muhammad Nazar cetak dua gol, bawa Garuda Muda ke delapan besar.
Hasil Hylo Open 2026: Singkirkan Ganda Campuran Tuan Rumah, Dejan/Felisha Amankan Satu Tiket ke Babak 16 Besar

Hasil Hylo Open 2026: Singkirkan Ganda Campuran Tuan Rumah, Dejan/Felisha Amankan Satu Tiket ke Babak 16 Besar

Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdiansyah/Felisha Alberta Pasaribu, berhasil melewati babak pertama Hylo Open 2026 dengan kemenangan atas wakil tuan rumah.
Samsung Sindir iPhone Duo Lewat Iklan Apel Gagal Melipat, Galaxy Z Fold 8 Diklaim Lebih Tipis

Samsung Sindir iPhone Duo Lewat Iklan Apel Gagal Melipat, Galaxy Z Fold 8 Diklaim Lebih Tipis

Samsung menyindir iPhone Duo lewat iklan apel gagal melipat. Galaxy Z Fold 8 diklaim lebih tipis dan ringan, sekaligus menegaskan pengalaman Samsung di pasar

Trending

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Emil Audero Dapat Kabar Baik usai Sempat Dicadangkan Rayo Vallecano di Pentas Copa del Rey

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mendapatkan kabar baik usai dicadangkan oleh Rayo Vallecano. Itu terjadi dalam laga kontra Recreativo Huelva pada pentas Copa del Rey.
Kapolda Jatim Tanggapi Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto di Mabes Polri

Kapolda Jatim Tanggapi Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto di Mabes Polri

Divpropam Mabes Polri melakukan pemeriksaan intensif terhadap perwira menengah Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Edy Herwiyanto. Kapolda Jatim
NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 Perkuat Kolaborasi Industri Peternakan dan Pertanian Indonesia

NLP Expo dan INDOGRITECH Expo 2026 akan segera hadir pada 4–7 November di ICE BSD City untuk memperkuat kolaborasi industri peternakan dan pertanian Indonesia.
John Herdman Dapat Kabar Sangat Buruk, Ole Romeny Akui Cedera Lebih Parah dan Terancam Absen Bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday November

John Herdman Dapat Kabar Sangat Buruk, Ole Romeny Akui Cedera Lebih Parah dan Terancam Absen Bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday November

Striker Timnas Indonesia Ole Romeny mengaku cedera pergelangan kakinya lebih parah dari perkiraan awal. Ia terancam absen pada FIFA Matchday November 2026.
5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

5 Pengakuan Mengerikan Tersangka Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Potong Tulang Pakai Gergaji Portable hingga Masukkan Abu ke Karung Pakai Sekop

Tersangka pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, menyampaikan pengakuan mengerikan saat melakukan rekonstruksi. Salah satu yang dikatakannya, yakni “Dilakukan pagi, istirahat, saya biarkan, nanti saya lanjut lagi".
Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Viral! AKBP Edy Herwiyanto Diduga Diamankan Propam Mabes Polri Terkait Korupsi

Menanggapi kabar tersebut, Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono belum menjelaskan secara detail mengenai duduk perkara terkait hal tersebut.
Pemerintah Bakal Beri Diskon Harga Tiket Pesawat Pada Momen Nataru

Pemerintah Bakal Beri Diskon Harga Tiket Pesawat Pada Momen Nataru

Pemerintah Indonesia bakal memberikan diskon harga tiket pesawat dalam momentum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Direktur Jenderal Perhubungan Udara
Selengkapnya

Viral