News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

OTT KPK: Istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Dijemput Tengah Malam, Kantor Dinas hingga Rumah Kontraktor Disegel

KPK melakukan OTT di Pemalang dan menjemput istri Bupati Anom Widiyantoro, Noor Faizah Maenofie. Sejumlah pejabat dan lokasi turut diperiksa terkait dugaan korupsi.
Rabu, 29 Juli 2026 - 19:32 WIB
Ilustrasi OTT KPK di Pemalang: Istri Bupati Anom Widiyantoro Dijemput Tengah Malam, Kantor Dinas hingga Rumah Kontraktor Disegel
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Suasana Pendopo Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mendadak berubah pada tengah malam ketika sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi senyap. 

Dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, tim antirasuah terlihat menjemput Noor Faizah Maenofie (NFM), istri Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Noor Faizah keluar dari Rumah Dinas Bupati Pemalang pada Rabu (29/7/2026) dini hari dengan pengawalan sejumlah petugas KPK. 

Tanpa memberikan keterangan kepada awak media yang telah menunggu, ia langsung berjalan menuju kendaraan yang disiapkan penyidik dan kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan.

Operasi tersebut kembali menempatkan Pemkab Pemalang dalam sorotan publik. Sebelumnya, kabupaten ini juga pernah menjadi lokasi OTT KPK pada 2022 yang menjerat mantan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo terkait dugaan jual beli jabatan dan pengadaan barang/jasa.

Istri Bupati Pemalang Dibawa untuk Pemeriksaan KPK

Dalam pantauan di lokasi, Noor Faizah Maenofie berjalan keluar dari kompleks Pendopo Kabupaten Pemalang sekitar pukul 01.41 WIB. Ia tampak dikawal oleh petugas KPK sebelum masuk ke dalam mobil Avanza putih yang telah disiapkan.

Saat ditanya wartawan mengenai kedatangannya ke lokasi pemeriksaan, Noor Faizah tidak memberikan respons dan memilih tetap diam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, selain istri Bupati Pemalang, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pemalang juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan terkait operasi tersebut.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Sumber :
  • Antara

KPK sebelumnya membenarkan adanya kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Pemalang pada Selasa (28/7/2026) malam.

"Benar, KPK mengamankan beberapa pihak dalam kegiatan tangkap tangan di Kabupaten Pemalang. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK," demikian keterangan resmi Juru Bicara KPK.

Sesuai aturan, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan sebelum mengumumkan detail perkara, barang bukti, serta konstruksi dugaan tindak pidana.

KPK Segel Kantor Dinas dan Rumah Kontraktor

Selain melakukan OTT, penyidik KPK juga melakukan sejumlah tindakan pengamanan di beberapa lokasi di Pemalang.

Salah satunya adalah penyegelan ruang kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pemalang. KPK juga menyegel dua rumah yang disebut milik seorang kontraktor berinisial O.

Dua rumah tersebut berada di Perumahan Mutiara Residence Blok B dan Blok C. Penyegelan diduga berkaitan dengan penyelidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Seorang warga bernama Ardi mengaku melihat aktivitas penyegelan setelah muncul sejumlah kendaraan yang diduga digunakan oleh petugas KPK.

"Tadi awalnya ibu-ibu pada tanya, kok ada mobil di perempatan ramai, terus setelah saya cek ternyata ada penyegelan itu," kata Ardi.

Meski demikian, hingga saat ini KPK belum mengungkap secara resmi perkara yang menjadi dasar operasi tersebut, termasuk dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Pemalang Kembali Masuk Radar OTT KPK

Kasus terbaru ini menjadi OTT kedua KPK yang menyasar Pemalang dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.

Pada 11 Agustus 2022, KPK menangkap Bupati Pemalang saat itu, Mukti Agung Wibowo, bersama 23 orang lainnya. Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan suap jual beli jabatan serta pengadaan barang dan jasa.

Dalam perkara tersebut, sejumlah terdakwa kemudian divonis hukuman penjara hingga 6,5 tahun oleh Pengadilan Tipikor Semarang. Mereka juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp4,9 miliar.

Sementara dalam OTT terbaru, KPK mengamankan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang menjabat periode 2025–2030 serta sejumlah pihak lain. 

Hingga kini, status hukum para pihak yang diamankan masih menunggu pengumuman resmi dari lembaga antirasuah.

Jika dalam proses penyidikan ditemukan bukti dugaan penerimaan suap atau gratifikasi, pihak yang terlibat dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah melalui UU Nomor 20 Tahun 2001.

Pasal yang dapat dikenakan antara lain Pasal 5 tentang suap-menyuap, Pasal 11 dan Pasal 12 terkait penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara, serta Pasal 12B mengenai gratifikasi dengan ancaman pidana penjara dan denda sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bupati Anom Widiyantoro sebelumnya dikenal sebagai profesional di lingkungan BUMN sebelum terjun ke dunia politik. Sementara istrinya, Noor Faizah Maenofie, diketahui menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pemalang.

Publik kini masih menunggu hasil pemeriksaan KPK untuk mengetahui secara jelas perkara yang melatarbelakangi OTT tersebut. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Beda Venue Pertandingan Versi Persib dan AFC, Di Mana Maung Bandung Jamu Thee Cong-Vietter di ACL 2?

Persib sempat menggunakan Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung sebagai kandang ketika menjamu Manila Diggers di babak play off AFC Champions League Two 2026-2027 akhir Agustus lalu.
Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Antrean BBM Masih Terus Terjadi, Pengamat: Mobilitas Logistik Nasional Masih Andalkan Truk

Pengamat transportasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Deddy Herlambang, mengatakan sejauh ini masih belum terdapat perubahan signifikan terhadap pola perjalanan logistik nasional.
Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Soal Gerakan Wujudkan Indonesia Emas, Wakil MPR RI: Harus Tanpa Bandar Narkoba

Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mengajak generasi muda menjadi bagian penting dari gerakan mewujudkan Indonesia Emas tanpa bandar narkoba.
Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Lihai Banget! Aksi Wanita Curi Raket Padel Rp30 Juta Kurang 1 Menit di Bekasi, Terekam CCTV hingga Berakhir Ditangkap

Tiga pelaku aksi pencurian raket padel premium seharga Rp30 juta yang viral terekam kamera CCTV di Bekasi Selatan, Kota Bekasi berakhir ditangkap oleh polisi.
Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Kompolnas Ungkap Hasil Pendalaman terkait Kematian Winda Lorenza: Tak Ada Tanda Kekerasan

Usai mendalami kematian Winda Lorenza yang ditemukan dengan luka tembak di kepala, Kompolnas mengungkap hasil pemeriksaan tak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.
Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Deretan Calon Bestie Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, 4 Nama Ini Paling Sering Jadi Sorotan

Megawati Hangestri kini menjalani petualangan baru bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Mengenal empat pemain yang bisa menjadi calon bestie Megatron.

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Jay Idzes dan Dony Tri Gagal Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Kami Cukup Beruntung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, merasa cukup beruntung dengan kembalinya para pemain diaspora ke skuadnya. Meski begitu, Jay Idzes dan Dony Tri Pamungkas gagal tampil akibat cedera.
Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Hillstate Harus Bayar Rp7 Miliar Per Musim Hanya untuk Duetkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri? Ini Detailnya

Kurang lebih Rp7 miliar dana yang harus dikeluarkan Hyundai Hillstate pada musim depan demi menduetkan Megawati Hangestri dengan Jordan Wilson di V-League.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Selengkapnya

Viral