Integrasi 6 Moda Dukuh Atas: MRT Siapkan Rp361,7 Miliar Tanpa APBD, Konstruksi Dimulai November 2026
- tvOne/Summaya Adnan
tvOnenews.com - Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas sebagai infrastruktur pendukung kawasan Transit-Oriented Development (TOD) dipastikan berjalan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Seluruh pembiayaan proyek ini akan ditanggung oleh PT MRT Jakarta (Perseroda).
Infrastruktur ini dirancang untuk memfasilitasi perpindahan penumpang secara mulus (seamless) antar enam moda transportasi, mencakup MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Bus Transjakarta, dan Kereta Bandara, tanpa mengharuskan pengguna keluar dari area transit.
Skema Pendanaan dan Kepemilikan Aset
Saat ini, proyek raksasa tersebut tengah memasuki tahap tender dengan nilai investasi sekitar Rp361,7 miliar. Advisor Program Management Office (PMO) Division MRT Jakarta, Agus Trihan, merinci bahwa pendanaan menggunakan skema internal dengan komposisi 50 persen dari kas investasi perusahaan dan 50 persen dari pinjaman atau loan.
MRT Jakarta secara spesifik tidak melibatkan investor swasta untuk memastikan kejelasan kepemilikan aset infrastruktur di masa depan.
“Jika dibangun dengan dana MRT, maka aset tersebut milik MRT. Hal ini memudahkan koordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi karena status aset bangunannya jelas milik MRT di atas lahan milik Pemprov,” jelas Agus.
Tantangan Konstruksi di Area Padat
Mengingat lokasinya di salah satu simpul mobilitas tersibuk di ibu kota, proyek ini membawa tantangan rekayasa teknis yang tinggi. Pedestrian Deck Dukuh Atas akan dibangun melayang, melintasi Jalan Jenderal Sudirman dan Sungai Ciliwung.
“Proyek ada di atas sungai, di atas jembatan, lalu di daerah padat, itu challenge sendiri. Memang secara teknis banyak yang bisa ngerjain, tapi harus penuh perhatian, prinsip kehati-hatian, safety-nya, risk management-nya, ground monitoring sama building monitoring. Namun tetap feasible,” tutur Agus dalam penjelasannya di Kantor MRT Jakarta, Transport Hub Dukuh Atas, Menteng, Kamis (30/7).
Spesifikasi Teknis dan Desain
Secara teknis, infrastruktur ini didesain memiliki diameter mencapai 100 meter, tinggi 8 meter, dan kapasitas beban 500 kilogram per meter persegi. Struktur megah ini akan ditopang oleh empat titik tiang utama yang menyangga bentang dengan total panjang lebih dari 300 meter.
Load more