News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Warga Menolak Sensus Ekonomi 2026, KPI Ingatkan Pentingnya Dukungan dan Peran Media Penyiaran

KPI Pusat mendorong agar BPS menggandeng media penyiaran dalam Sensus Ekonomi 2026. Hal ini penting guna menangkal hoaks dan mendongkrak partisipasi masyarakat.
Senin, 3 Agustus 2026 - 17:43 WIB
Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Ramainya penolakan sebagian masyarakat terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dinilai dipicu belum optimalnya komunikasi publik yang dilakukan penyelenggara.

Kurangnya sosialisasi membuat kekhawatiran masyarakat semakin besar. Terlebih dengan maraknya informasi palsu atau hoaks yang beredar di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, media penyiaran seperti televisi dan radio dinilai mampu membantu menyampaikan informasi yang benar mengenai pentingnya sensus kepada masyarakat.

Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, menegaskan bahwa keberhasilan sensus tidak hanya bergantung pada petugas di lapangan, tetapi juga pada keberhasilan komunikasi publik.

"Semakin baik lembaga penyiaran memberikan edukasi, semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat untuk disensus. Kasus ini bisa mencontoh apa yang dilakukan penyelenggara Pemilu lalu melalui sosialisasi yang masif di lembaga penyiaran," kata Tulus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurut Tulus, sosialisasi yang masif diperlukan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

“Masyarakat perlu mengetahui bagaimana mengenali petugas resmi, memahami tujuan sensus, serta menyadari bahwa data yang diberikan dijamin kerahasiaannya,” jelasnya.
Ia mengusulkan agar pemerintah, melalui Badan Pusat Statistik (BPS), melibatkan lembaga penyiaran dalam mendukung pelaksanaan dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026.

“Jumlah lembaga penyiaran di Indonesia ada ribuan. Selain itu, jangkauannya bisa sampai daerah-daerah dan media ini masih menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat,” tegas Tulus Santoso.

Menurutnya, sosialisasi dapat dilakukan melalui berbagai format di media penyiaran, seperti iklan layanan masyarakat (ILM), program talkshow, hingga penyisipan pesan dalam tayangan hiburan.

“Jika pesan-pesan sensus ini dilakukan secara gencar melalui improvisasi dan kreativitas media penyiaran tentunya akan mudah diterima masyarakat. Masyarakat jadi memahami dan akan menerima petugas sensus di rumahnya,” ujar Tulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kesempatan tersebut, Tulus menegaskan bahwa kualitas data sangat bergantung pada kualitas informasi yang diterima masyarakat. Karena itu, media penyiaran memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Sensus Ekonomi 2026.

“Partisipasi masyarakat dimulai dari pemahaman. Dan pemahaman dibangun melalui informasi yang benar, berimbang, dan mudah dipahami. Sehingga kolaborasi antara media dan penyelenggara sensus menjadi sangat penting” tutupnya. (rpi)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Prabowo Dukung PPHN Jadi Arah Lintas Pemerintahan, Soroti Maraknya Korupsi Kepala Daerah

Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan bahwa Presiden berpandangan PPHN harus menjadi acuan jangka panjang bagi pemerintahan dalam menjalankan pembangunan nasional.
KSSK Nilai Stabilitas Keuangan RI Terjaga, Tapi Purbaya Ingatkan Tekanan Global Masih Tinggi

KSSK Nilai Stabilitas Keuangan RI Terjaga, Tapi Purbaya Ingatkan Tekanan Global Masih Tinggi

KSSK memastikan sistem keuangan Indonesia tetap stabil pada kuartal II-2026. Namun, Purbaya mengingatkan risiko global masih tinggi akibat geopolitik, energi, dan arus modal.
Cek Cara Tonton Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026 Malam Ini, Jangan Takut Ilegal dan Gratis Tanpa VPN

Cek Cara Tonton Langsung Timnas Indonesia Vs Vietnam di Piala AFF 2026 Malam Ini, Jangan Takut Ilegal dan Gratis Tanpa VPN

Kabar baik bagi para pencinta sepak bola Tanah Air, pertandingan Timnas Indonesia melawan Vietnam dapat disaksikan secara legal melalui siaran televisi nasional maupun platform streaming resmi tanpa menggunakan VPN dan gratis.
Bibit Siklon 94W Muncul di Laut Filipina, Indonesia Terancam Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi Hingga 6 Agustus

Bibit Siklon 94W Muncul di Laut Filipina, Indonesia Terancam Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi Hingga 6 Agustus

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca terkait deteksi Bibit Siklon Tropis 94W yang muncul di kawasan Laut Filipina. 
Dosa Besar Bek Kiri Vietnam Doan Van Hau pada Timnas Indonesia

Dosa Besar Bek Kiri Vietnam Doan Van Hau pada Timnas Indonesia

Nama Doan Van Hau dalam beberapa hari menjadi sorotan para suporter Indonesia. Sebab, aksi bek kiri Vietnam itu kerap membahayakan para pemain Timnas Indonesia.
Pemilihan Ketua Umum Diundur Juli 2027, Erick Thohir Maju Lagi Jadi Ketum PSSI?

Pemilihan Ketua Umum Diundur Juli 2027, Erick Thohir Maju Lagi Jadi Ketum PSSI?

Dalam Kongres Biasa PSSI 2026, diputuskan bahwa adanya perubahan jadwal Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

Terungkap! 3 Fakta KMP Mutiara Sentosa 2, Kapal Eks Jepang Berusia 34 Tahun yang Ludes Terbakar di Madura

KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Madura ternyata merupakan kapal eks Jepang berusia 34 tahun. Berikut riwayat, spesifikasi, dan rekam
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT