News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laba Tembus Rp1,69 Triliun, Strategi Bisnis Adaptif Jadi Penopang Kinerja Askrindo

Perbaikan tata kelola perusahaan mulai tercermin pada kinerja bisnis sektor asuransi. Askrindo mencatat laba setelah pajak Rp1,69 triliun pada 2025 dengan total aset mencapai Rp31 triliun.
Senin, 3 Agustus 2026 - 16:37 WIB
Ilustrasi Grafik Ekonomi
Sumber :
  • Unsplash/Nicholas Cappello

Jakarta, tvOnenews.com - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo membukukan laba setelah pajak konsolidasi sebesar Rp1,69 triliun sepanjang 2025. 

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan bisnis, penguatan tata kelola perusahaan, serta penerapan manajemen risiko yang lebih disiplin di tengah dinamika industri asuransi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain membukukan laba yang meningkat, anggota holding Indonesia Financial Group (IFG) itu juga mencatat total aset mencapai Rp31 triliun. 

Menurut perusahaan, pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan kualitas portofolio bisnis, pertumbuhan premi, serta strategi bisnis yang lebih selektif dalam mengelola risiko.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif industri asuransi kredit yang mulai beradaptasi dengan tantangan ekonomi melalui penguatan tata kelola (governance), efisiensi operasional, serta penerapan standar akuntansi yang lebih transparan.

Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran mengatakan kinerja perusahaan pada 2025 merupakan hasil transformasi yang dilakukan secara berkelanjutan dengan mengedepankan pertumbuhan yang sehat dibanding sekadar mengejar volume bisnis.

"Capaian positif sepanjang tahun 2025 ini mempertegas komitmen Askrindo untuk terus tumbuh secara sehat dan berkualitas. Askrindo hadir menghubungkan kekuatan UMKM dan proyek strategis nasional, sekaligus mentransformasikan risiko menjadi penggerak pertumbuhan dan pilar ketahanan ekonomi Indonesia," ujar Fankar.

Dalam menjalankan strategi bisnisnya, Askrindo memfokuskan pengembangan usaha pada tiga sektor utama, yakni mendukung pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mendukung pembiayaan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta memperluas perlindungan melalui produk asuransi mikro bagi masyarakat.

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menjaga aktivitas ekonomi nasional sekaligus memperluas akses perlindungan bagi pelaku usaha maupun masyarakat.

Menurut perusahaan, strategi tersebut juga diimbangi dengan peningkatan kualitas proses underwriting atau penilaian risiko sehingga pertumbuhan bisnis tetap berada pada tingkat yang sehat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain ekspansi bisnis, perusahaan menilai penguatan tata kelola (Good Corporate Governance/GCG) menjadi salah satu faktor utama yang menopang peningkatan kinerja sepanjang 2025.

Askrindo menyebut telah memperkuat aspek Governance, Risk, and Compliance (GRC) melalui penurunan profil risiko perusahaan, peningkatan budaya sadar risiko (risk awareness), serta penerapan pengawasan yang lebih disiplin di seluruh organisasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Youtuber Bigmo Dipolisikan Usai Kaitkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Polda Metro Lakukan Penyelidikan

Youtuber Bigmo Dipolisikan Usai Kaitkan Anak dalam Promosi Liquid Vape, Polda Metro Lakukan Penyelidikan

Polda Metro Jaya membenarkan soal adanya aduan masyarakat soal Youtuber Muhammad Jannah atau Bigmo yang melibatkan anak dalam promosi liquid vape dalam tayangan
Target Pendidikan Tinggi Indonesia 2029: Pemerintah Kejar APK Kuliah 38 Persen, Ini Strateginya

Target Pendidikan Tinggi Indonesia 2029: Pemerintah Kejar APK Kuliah 38 Persen, Ini Strateginya

Pemerintah menargetkan Angka Partisipasi Kasar pendidikan tinggi mencapai 38,04 persen pada 2029. Simak strategi, tantangan, dan peluang akses kuliah
Presiden Prabowo Sambut PM Thailand Anutin dengan Upacara Kenegaraan Meriah di Istana Merdeka

Presiden Prabowo Sambut PM Thailand Anutin dengan Upacara Kenegaraan Meriah di Istana Merdeka

Presiden RI, Prabowo Subianto menyambut Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul dalam upacara kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (3/8).
Histeris Kehilangan Anak, Seorang Ibu Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi ke Pulau Masalembu

Histeris Kehilangan Anak, Seorang Ibu Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 Dievakuasi ke Pulau Masalembu

Di tengah proses evakuasi, tangis histeris seorang ibu yang kehilangan anaknya menjadi pemandangan yang menggugah hati para petugas dan warga yang berada di lokasi.
Erick Thohir Ungkap Hasil Besar Kongres Biasa PSSI 2026: Pendapatan Federasi Tembus Rp722 Miliar Hingga Jadwal Pemilihan Ketua Umum Berubah

Erick Thohir Ungkap Hasil Besar Kongres Biasa PSSI 2026: Pendapatan Federasi Tembus Rp722 Miliar Hingga Jadwal Pemilihan Ketua Umum Berubah

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memaparkan garis besar hasil dari Kongres Biasa PSSI 2026.
Rancangan Aturan Batas Tar dan Nikotin Produk Tembakau, BRIN: Perlu Riset Puluhan Tahun

Rancangan Aturan Batas Tar dan Nikotin Produk Tembakau, BRIN: Perlu Riset Puluhan Tahun

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) tengah merancang aturan pembatasan kadar nikotin dan tar produk tembakau.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Diserbu Hujatan, Denny Sumargo Bongkar Alasan Sebenarnya Mengundang Sarwendah ke Podcast

Konten podcast Denny Sumargo bersama Sarwendah masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen turut mempertanyakan mengapa mengundang mantan istri Ruben Onsu itu.
WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

WOW! Sukanto Tanoto Jadi Orang Terkaya Indonesia, 7 Konglomerat Ini Masuk Top 500 Dunia Per Juli 2026

Sukanto Tanoto memimpin daftar orang terkaya Indonesia versi Bloomberg 2026. Berikut tujuh konglomerat yang masuk jajaran 500 orang terkaya dunia
Selengkapnya

Viral