News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Menegangkan DJBC Gagalkan Penyelundupan Ekspor Rotan Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) gagalkan penyelundupan ekspor rotan ilegal. Sontak kabar ini menyedot perhatian
Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:32 WIB
Detik-detik Menegangkan DJBC Gagalkan Penyelundupan Ekspor Rotan Ilegal
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Baru-baru ini beredar kabar detik-detik Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) gagalkan penyelundupan ekspor rotan ilegal. Sontak kabar ini menyedot perhatian publik.

Dalam hal ini, Bagus Nugroho Tamtomo Putro sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Timur jelaskan, bahwa pihaknya kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi industri nasional melalui keberhasilan menggagalkan upaya penyelundupan 99,5 ton rotan utuh yang diduga akan diekspor secara ilegal ke Tawau, Malaysia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keberhasilan ini tidak hanya berkontribusi pada penegakan hukum di bidang kepabeanan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan industri mebel dan kerajinan rotan nasional yang menjadi sumber penghidupan bagi pelaku UMKM dan tenaga kerja di berbagai daerah," ucap Bagus Nugroho.

Kata Bagus Nugroho, bahwa rotan merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia dan Kalimantan sebagai sentra produksi utama rotan Indonesia. 

Peluang yang lebih besar dalam memperoleh nilai tambah yang jauh lebih tinggi melalui pengolahan rotan menjadi produk furnitur dan kerajinan dibandingkan menjualnya dalam bentuk bahan baku. 

"Penindakan dilakukan oleh Tim Gabungan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Kantor Pusat DJBC, Kanwil DJBC Kalbagtim, KPPBC TMP B Tarakan, dan KPPBC TMP C Nunukan." 

"Berdasarkan informasi intelijen yang diterima pada 17 Juni 2026, tim patroli berhasil menghentikan kapal KLM Brothers di wilayah perairan perbatasan Indonesia–Malaysia pada 18 Juni 2026," jelasnya.

Lanjut dia menjelaskan, bnahwa dari hasil pemeriksaan ditemukan 1.493 bundel rotan utuh jenis Rotan Sega/Segah dengan berat sekitar 99,5 ton dan nilai barang diperkirakan mencapai Rp4,28 miliar. 

Saat ini dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan proses penyidikan masih berlangsung.

Praktik ekspor rotan ilegal merupakan tindak pidana di bidang perdagangan dan kepabeanan. Modus ini dilakukan oleh oknum yang berusaha untuk mencari keuntungan jangka pendek melalui jalur yang tidak legal.

Pasar domestik masih membutuhkan rotan untuk mendukung industri furnitur dan kerajinan. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam 5 tahun terakhir, Indonesia mengimpor berbagai produk berbahan rotan dengan total nilai mencapai USD 2.255.948,83. 

Nilai impor tertinggi terjadi pada tahun 2025 sebesar USD 873.079,83, sedangkan yang terendah terjadi pada tahun 2022 sebesar USD 210.542,00. Secara umum, impor rotan menunjukkan tren peningkatan yang cukup kuat sejak tahun 2023, total akumulasi impor selama lima tahun tersebut mencapai sekitar USD 2,26 juta, dengan asumsi kurs Rp16.000/USD maka total impor tersebut setara dengan Rp36,1 Miliar. 

"Berkurangnya ketersediaan rotan alam dalam negeri menyebabkan matinya industri mebel terutama UMKM dalam negeri dan dapat membuka ruang yang lebih besar bagi masuknya produk substitusi berupa rotan sintetis dan furnitur berbahan imitasi dari luar negeri." 

"Negara pesaing seperti Tiongkok telah memanfaatkan rotan sintetis dengan harga yang relatif lebih rendah dan mampu memproduksi furnitur dalam skala besar dan menjadi tantangan serius bagi industri rotan alam Indonesia," ucapnya. 

Di sisi lain, ia katakan, tantangan tersebut tidak dapat dilepaskan dari adanya sejumlah persoalan struktural dalam tata kelola industri rotan nasional. 

Di antaranya adalah belum maksimalnya tata kelola rantai pasok logistik rotan dari sentra produksi ke sentra industri, belum terintegrasinya sistem pengawasan distribusi bahan baku, perlunya penguatan dan sinkronasi regulasi lintas kementerian / Lembaga di bidang perdagangan, perkebunan, hasil hutan, dan fiskal. 

"Bersama-sama kita perkuat bidang pengawasan antar apparat penegak hukum untuk menjamin dari kepatuhan pelaku usaha," ucapnya.
  
Di sisi pengawasan, ucapnya, tantangan yang dihadapi pemerintah juga tidak ringan. Luasnya wilayah perairan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara lain membuka banyak potensi jalur penyelundupan dari jalur-jalur tikus. 

Distribusi rotan yang memanfaatkan berbagai moda transportasi, mulai dari jalur darat, sungai, laut, hingga pergudangan antarpulau, semakin meningkatkan kompleksitas pengawasan. 

"Kondisi tersebut diperberat oleh keterbatasan sarana operasi dan kebutuhan penguatan pengawasan yang berbasis teknologi modern," jelasnya.

Oleh karena itu, keberhasilan penindakan ini perlu diikuti langkah-langkah strategis yang lebih komprehensif. 

Pertama, perbaikan tata kelola industri rotan nasional untuk memastikan petani rotan memperoleh harga yang layak sekaligus menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri pengolahan dan UMKM dalam negeri. 

Kedua, penyempurnaan regulasi tata niaga dan kebijakan fiskal yang mampu mendorong hilirisasi serta meningkatkan daya saing produk furnitur rotan Indonesia. 

Ketiga, penguatan sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam sinkronasi kebijakan dan pengawasan, pembinaan industri, serta pengembangan pasar ekspor produk jadi bernilai tambah tinggi.

"Di sisi lain, penguatan sarana operasi pengawasan di DJBC juga menjadi kebutuhan penting untuk menghadapi pola penyelundupan yang semakin kompleks," jelasnya. 

Pengembangan intelijen, pemanfaatan teknologi pengawasan, peningkatan armada patroli, serta kolaborasi yang lebih erat dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait menjadi bagian penting dalam menjaga sumber daya nasional dari praktik perdagangan ilegal.

"Keberhasilan menggagalkan penyelundupan 99,5 ton rotan ini menunjukkan bahwa pengawasan kepabeanan tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan terhadap industri nasional, UMKM, tenaga kerja, dan agenda hilirisasi yang menjadi prioritas pembangunan nasional." 

"Dengan menjaga kebutuhan rotan di dalam negeri, mendorong UMKM dan Industri untuk memperoleh nilai tambah ekonomi yang lebih besar dan memperkuat kemandirian industri serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," pungkasnya. (aag)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Artis Sinetron Sali Irsalina Lapor Polisi Diduga Dianiaya Pacar, Alami Luka di Wajah Hingga Siku

Artis Sinetron Sali Irsalina Lapor Polisi Diduga Dianiaya Pacar, Alami Luka di Wajah Hingga Siku

Artis Sinetron, Sali Irsalina (36) diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang pria berinisial KB di Jalan Fatmawati Raya, Cilandak, Jakarta Selatan
Piala AFF 2026: Media Vietnam Sindir 11 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Berkutik di Kandang Sendiri

Piala AFF 2026: Media Vietnam Sindir 11 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tak Berkutik di Kandang Sendiri

Bermain di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (2/8/2026), Timnas Indonesia justru harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3, hasil yang sekaligus mengguncang persaingan menuju babak semifinal.
Dukung Pendidikan Anak Mitra, Gojek Bagikan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah

Dukung Pendidikan Anak Mitra, Gojek Bagikan 35.000 Paket Perlengkapan Sekolah

Gojek berkolaborasi dengan Yayasan GoTo Merah Putih (YGMP) mempertegas komitmennya dalam mendukung pendidikan generasi muda melalui pemberian 35.000 paket perlengkapan sekolah. 
Mendagri Ungkap 79 Pemerintah Daerah Terjepit Krisis Fiskal, Usul Suntikan Dana hingga Rp14 Triliun

Mendagri Ungkap 79 Pemerintah Daerah Terjepit Krisis Fiskal, Usul Suntikan Dana hingga Rp14 Triliun

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengungkapkan, sebanyak 79 pemerintah daerah (pemda) tengah menghadapi tekanan fiskal yang berdampak pada kemampuan membiayai belanja pegawai aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
8 Drama Korea Terbaru yang Tayang Agustus 2026, dari Romcom hingga Thriller

8 Drama Korea Terbaru yang Tayang Agustus 2026, dari Romcom hingga Thriller

Daftar 8 drama Korea terbaru yang tayang sepanjang Agustus 2026. Simak jadwal tayang, sinopsis, dan para pemerannya.
Medali Indonesia di 8Th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 Bertambah, Tiga Atlet Sumbang Perak dan Perunggu

Medali Indonesia di 8Th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 Bertambah, Tiga Atlet Sumbang Perak dan Perunggu

Indonesia yang menjadi tuan rumah kejuaraan 8Th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 berhasil menambah pundi-pundi medali pada hari keempat.

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan keuangan shio 6 Agustus 2026 mengulas kondisi finansial dari Tikus hingga Babi secara lengkap, disertai angka hoki masing-masing shio hari Kamis ini.
Selengkapnya

Viral