News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satgas Taman Nasional Berdialog dengan Pemimpin Redaksi, Perkuat Narasi Inovasi Pembiayaan Konservasi

Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Kantor Kementerian Kehutanan.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:56 WIB
Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Kantor Kementerian Kehutanan.
Sumber :
  • https://www.kehutanan.go.id/

tvOnenews.com - Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar pertemuan dengan para pemimpin redaksi media nasional di Kantor Kementerian Kehutanan, Jakarta, Rabu (5/8). Pertemuan ini menjadi ruang dialog untuk menyampaikan perkembangan kerja Satgas sekaligus memperoleh masukan media dalam membangun komunikasi publik mengenai pengelolaan Taman Nasional dan perlindungan spesies ikonik Indonesia.

Pertemuan tersebut menghadirkan Ketua Satgas Hashim Djojohadikusumo, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni selaku Wakil Ketua Bidang Regulasi, serta Mari Elka Pangestu selaku Wakil Ketua Bidang Investasi. Dialog membahas pentingnya inovasi pembiayaan konservasi, tantangan pengelolaan kawasan, pelibatan masyarakat, perdagangan karbon, Badan Layanan Umum (BLU), serta instrumen pembiayaan berkelanjutan lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Satgas Hashim Djojohadikusumo mengatakan konservasi harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Pembiayaan konservasi tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi memastikan ekosistem tetap terjaga sebagai fondasi kehidupan, ketahanan lingkungan, dan kesejahteraan generasi mendatang.

“Melindungi alam, menyejahterakan masyarakat, dan membangun masa depan Indonesia merupakan satu kesatuan. Inovasi pembiayaan dibutuhkan agar upaya konservasi dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang nyata dan berkeadilan bagi masyarakat sekitar kawasan,” ujar Hashim.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan bahwa 57 Taman Nasional dengan luas sekitar 27 juta hektare merupakan aset strategis bangsa yang harus dijaga. Pemerintah membutuhkan terobosan agar pengelolaan kawasan konservasi berjalan lebih efektif melalui penguatan tata kelola, kolaborasi multipihak, dan sumber pembiayaan yang berkelanjutan.

“Diperlukan sebuah terobosan. Kami menyambut baik kebijakan Presiden melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2026. Satgas ini diarahkan untuk merevitalisasi 13 Taman Nasional serta dua lanskap konservasi spesies ikonik dengan melibatkan perguruan tinggi, LSM, dan berbagai organisasi yang bergerak di bidang konservasi,” kata Raja Juli.

Wakil Ketua Bidang Investasi Satgas Mari Elka Pangestu menjelaskan bahwa konservasi merupakan investasi untuk menjaga masa depan. Saat ini, dukungan pendanaan yang tersedia baru memenuhi sekitar 26 persen dari kebutuhan ideal pengelolaan Taman Nasional. Karena itu, sumber pembiayaan perlu dikembangkan melalui kombinasi pendanaan publik, swasta, filantropi, pembayaran berbasis hasil, kredit karbon, payment for ecosystem services, serta instrumen tematik seperti species bond.

“Konservasi adalah investasi masa depan. Apabila ekosistem terganggu, jasa lingkungan seperti air, udara, dan berbagai fungsi ekologis lainnya juga akan terdampak. Karena konservasi merupakan pekerjaan jangka panjang, sumber pembiayaannya harus beragam dan berkelanjutan,” ujar Mari Elka.

Sebagai tahap awal, Satgas menetapkan 13 Taman Nasional prioritas berdasarkan keterwakilan ekosistem, nilai keanekaragaman hayati, keberadaan spesies ikonik, nilai karbon, dan partisipasi masyarakat. Kawasan tersebut meliputi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Gunung Rinjani, Lorentz, Wakatobi, Komodo, Tanjung Puting, Ujung Kulon, Way Kambas, Sebangau, Gunung Leuser, Manusela, Mutis Timau, dan Mamberamo Foja. Setiap kawasan akan dikembangkan dengan model pembiayaan berbeda sesuai karakteristik ekosistem, kebutuhan konservasi, kondisi sosial masyarakat, dan tantangan pengelolaannya.

Dalam dialog tersebut, para pemimpin redaksi memberikan masukan terkait tata kelola pembiayaan, pelibatan masyarakat, pencegahan komersialisasi, tekanan perkebunan dan pertambangan, serta keberlanjutan kerja Satgas.

Pemerintah menegaskan bahwa pengembangan sumber pembiayaan bukan merupakan upaya komersialisasi Taman Nasional, melainkan instrumen untuk memperkuat perlindungan ekosistem, meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perdagangan karbon bukan tujuan akhir. Tujuannya adalah memastikan hutan tetap terjaga, keanekaragaman hayati meningkat, dan masyarakat memperoleh manfaat. Dalam mekanisme MRV perdagangan karbon, pelibatan masyarakat menjadi salah satu indikator penting,” kata Raja Juli.

“Prinsipnya adalah ecological before tourism. Taman Nasional bukan kawasan yang dinilai semakin baik ketika semakin banyak orang datang. Justru ketika ekologinya semakin terjaga, nilai kawasan tersebut akan semakin meningkat,” tegas Raja Juli.

Selanjutnya Hashim pun menegaskan bahwa masyarakat harus menjadi bagian penting dalam perlindungan kawasan konservasi. Pemenuhan hak masyarakat harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menjaga hutan.

“Hak masyarakat harus kita berikan. Namun, hak tersebut juga perlu dibarengi dengan kewajiban untuk menjaga hutan. Masyarakat harus menjadi bagian dari upaya perlindungan kawasan dan memperoleh manfaat yang adil dari keberhasilan konservasi,” ujar Hashim.

Hashim juga menjelaskan bahwa Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik memiliki fokus berbeda dengan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), namun seluruh langkah pemerintah harus saling mendukung untuk menjaga kawasan hutan.

“Ada Satgas PKH untuk menertibkan kebun dan tambang yang berada di dalam kawasan hutan. Fokusnya berbeda, tetapi seluruh langkah pemerintah harus saling mendukung agar kawasan hutan terlindungi dan masyarakat memperoleh manfaat,” jelas Hashim.

Satgas memastikan keberlanjutan program akan diperkuat melalui regulasi, tata kelola yang kuat, sumber pembiayaan berkelanjutan, kemitraan multipihak, dan keterlibatan masyarakat. Media juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat mengenai tujuan, prinsip, tata kelola, dan perkembangan inovasi pembiayaan konservasi kepada masyarakat luas.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Cuma Imbang Lawan AS Roma, Legenda Serie A Sebut Inter Milan Masih Favorit Scudetto Musim Ini

Meski Cuma Imbang Lawan AS Roma, Legenda Serie A Sebut Inter Milan Masih Favorit Scudetto Musim Ini

Persaingan gelar juara Serie A musim ini mulai menarik perhatian. Cristian Brocchi menilai Inter Milan masih menjadi favorit untuk meraih Scudetto.
Demi Pasien Tetap Berobat, Asisten Pakai Nama Dokter Kulit yang Sudah 1 Tahun Meninggal dan Tetap Buka Praktik

Demi Pasien Tetap Berobat, Asisten Pakai Nama Dokter Kulit yang Sudah 1 Tahun Meninggal dan Tetap Buka Praktik

Modus praktik dokter kulit terbongkar setelah diketahui seorang asisten nekat menggunakan nama dokter yang telah meninggal dunia, agar pasien tetap berobat.
Respons Diego Simeone usai Jose Mourinho Tuduh Wasit Untungkan Atletico Madrid untuk Kalahkan Real Madrid

Respons Diego Simeone usai Jose Mourinho Tuduh Wasit Untungkan Atletico Madrid untuk Kalahkan Real Madrid

Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, menyampaikan reaksinya setelah laga kontra Real Madrid. Di sisi lain, Jose Mourinho menuduh Los Rojiblancos telah diuntungkan wasit.
KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor terkait Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor terkait Kasus Dugaan Korupsi ATR/BPN

KPK kembali melakukan kegiatan penggeledahan. Kali ini menyasar kantor Summarecon Bogor.
Laga Kontra Inter Milan Makan Korban, Brasil dan AS Roma Ketiban Sial Jelang FIFA Matchday

Laga Kontra Inter Milan Makan Korban, Brasil dan AS Roma Ketiban Sial Jelang FIFA Matchday

Kabar buruk menghampiri Timnas Brasil jelang menghadapi Australia. Bek sayap AS Roma, Wesley, mengalami cedera dan harus menepi dari agenda internasional.
Siap-Siap Naik Level!  6 Zodiak yang Paling Bersinar Kariernya di 22 September 2026: Leo Ambil Peran Penting

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Paling Bersinar Kariernya di 22 September 2026: Leo Ambil Peran Penting

Memasuki 22 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki momentum menarik dalam urusan karier. Siapa saja yang paling bersinar di tempat kerja besok?

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Jeli Cari Cuan tapi Awas Terpeleset, Cek Ramalan Keuangan Shio Tikus 22 September 2026 di Sini!

Jeli Cari Cuan tapi Awas Terpeleset, Cek Ramalan Keuangan Shio Tikus 22 September 2026 di Sini!

Sebagai shio yang melambangkan kecerdikan, kelincahan, serta kejelian melihat peluang sekecil apa pun, shio Tikus berpotensi besar memetik hasil manis besok.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Kondisi Terkini Wanita yang Ditendang Pria di Senayan Diungkap Polisi, Korban Masih Syok

Kondisi Terkini Wanita yang Ditendang Pria di Senayan Diungkap Polisi, Korban Masih Syok

Pihak kepolisian telah memeriksa wanita berinisial TL yang menjadi korban penganiayaan di Senayan City. Kondisinya masih syok.
Selengkapnya

Viral