News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Main di Jakarta, Ruben Amorim Bongkar Rencana Taktik Bersama AC Milan Musim Ini: Tak Sama seperti di Manchester United

Pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, mengungkap filosofi permainan yang ingin dibangunnya bersama Rossoneri. Juru taktik asal Portugal itu tegaskan satu hal.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:36 WIB
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim di Sesi Konferensi Pers Jelang Uji Coba Kontra Chelsea di Jakarta
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih anyar AC Milan, Ruben Amorim, mulai mengungkap filosofi permainan yang ingin dibangunnya bersama Rossoneri. Juru taktik asal Portugal itu menegaskan dirinya tidak akan terpaku pada satu formasi seperti saat masih menangani Manchester United.

Pernyataan tersebut disampaikan Amorim menjelang laga pramusim melawan Chelsea. Pertandingan itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga kontra Chelsea menjadi salah satu ujian awal bagi Amorim bersama AC Milan. Pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan baginya untuk mulai memperlihatkan arah permainan yang ingin diterapkannya kepada publik.

Kehadiran Amorim di San Siro menandai dimulainya era baru Rossoneri. Pelatih berusia 41 tahun itu ditunjuk setelah menjalani periode yang kurang memuaskan bersama Manchester United.

Pengalamannya di klub Inggris tersebut membuat banyak pihak penasaran dengan pendekatan taktik yang akan digunakan di AC Milan. Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah kebiasaannya memainkan formasi tiga bek.

Selama menangani Manchester United, Amorim identik dengan pola 3-4-2-1. Formasi tersebut menjadi ciri khas yang kerap digunakannya dalam berbagai pertandingan.

Namun, Amorim memastikan situasinya akan berbeda di AC Milan. Ia mengaku tidak ingin membatasi timnya hanya pada satu sistem permainan.

Menurutnya, sepak bola modern menuntut sebuah tim mampu beradaptasi dengan berbagai situasi. Karena itu, fleksibilitas menjadi aspek yang jauh lebih penting daripada sekadar susunan formasi.

"Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah bahwa kami tidak memiliki sistem yang baku. Kami akan menggunakan berbagai cara bermain," ujar Amorim, Jumat (7/8/2026).

Eks pelatih Sporting CP itu menjelaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah membangun fondasi tim. Ia ingin seluruh pemain terlebih dahulu memahami identitas permainan yang akan diterapkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amorim menilai pembentukan karakter tim jauh lebih penting daripada memikirkan angka-angka dalam susunan formasi. Baginya, kualitas permainan harus menjadi prioritas utama.

Ia juga menekankan bahwa sepak bola modern berkembang sangat cepat. Sebuah tim dituntut mampu mengubah pendekatan permainan sesuai situasi yang terjadi di lapangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapal Feri MV June Aster Terbakar di Filipina, 5 Tewas dan 80 Orang Masih Hilang

Kapal Feri MV June Aster Terbakar di Filipina, 5 Tewas dan 80 Orang Masih Hilang

Kapal feri MV June Aster terbakar di perairan Coron, Palawan, Filipina. Lima orang tewas dan lebih dari 80 masih hilang.
Perkembangan Platform Digital Global, DPR RI Sorot Kedaulatan Data

Perkembangan Platform Digital Global, DPR RI Sorot Kedaulatan Data

Perkembangan platform digital global kini turut menjadi isu kedaulatan digital, perlindungan konsumen, hingga posisi Indonesia dalam perdagangan digital internasional.
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Siapkan Lapangan Khusus Timnas Indonesia di PTIK

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, PSSI Siapkan Lapangan Khusus Timnas Indonesia di PTIK

PSSI menyiapkan PTIK sebagai lapangan khusus Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026, lengkap dengan rumput, keamanan, dan fasilitas pendukung.
Jelang Lawan Persib Bandung, Persija Jakarta Tambah Kekuatan di Lini Serang

Jelang Lawan Persib Bandung, Persija Jakarta Tambah Kekuatan di Lini Serang

Pada laga pekan kedua Super League 2026-2027, Persija langsung dihadapkan musuh bebuyutannya, Persib Bandung. Laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). 
Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

KA Bandara Basoetta sementara melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota. Warganet heboh menjajal KA Bandara dengan tarif tetap Rp3.000.
Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Lap pertama F1 GP Italia 2026 pada akhir pekan kemarin sempat diwarnai duel sengit duo Ferrari yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral