News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Mana Sumber Dana Rp4,5 Miliar yang Dibawa Dedi Mulyadi untuk Korban Gempa NTT? Ternyata Bukan Uang Pribadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Depok bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.
Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:59 WIB
Dedi Mulyadi beri bantuan ke masyarakat yang terdampak korban NTT
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wali Kota Depok Supian Suri bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya membawa dana bantuan dengan total mencapai Rp4,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi Mulyadi berangkat ke NTT pada Jumat (21/8/2026). Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak bencana gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT.

Lantas, dari mana uang Rp4,5 miliar tersebut berasal?

Dedi Mulyadi beri bantuan ke masyarakat yang terdampak korban NTT
Dedi Mulyadi beri bantuan ke masyarakat yang terdampak korban NTT
Sumber :
  • Instagram @dedimulyadi71

Dari total dana yang dibawa, sebesar Rp4 miliar dihimpun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama sejumlah pihak.

Bantuan tersebut kemudian dibawa langsung dalam kunjungan Dedi Mulyadi ke wilayah terdampak.

Dedi menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat NTT yang sedang menghadapi kondisi sulit setelah bencana.

Ia berharap dana yang diberikan dapat digunakan untuk membantu kebutuhan masyarakat terdampak dan meringankan beban mereka.

Rp500 Juta Dikumpulkan dari Depok

Sementara itu, tambahan Rp500 juta berasal dari Kota Depok. Dana tersebut dikumpulkan melalui berbagai unsur, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), masyarakat, hingga Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok.

Wali Kota Depok Supian Suri menyampaikan bahwa penggalangan dana tersebut berhasil menghimpun Rp500 juta. Ia juga membuka kemungkinan adanya bantuan lanjutan apabila nantinya masih dibutuhkan.

Dalam perjalanan menuju NTT, Supian turut mendampingi Dedi Mulyadi. Keduanya sempat mengungkapkan jumlah bantuan yang dibawa melalui unggahan media sosial.

"Alhamdulillah kita terkumpul Rp500 juta dari ASN, masyarakat, dan PMI Kota Depok," ujar Supian Suri.

Dedi kemudian mengapresiasi kepedulian warga Depok yang ikut membantu masyarakat terdampak bencana.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

"Ini keren banget. Warga Depok terima kasih ya, sangat memiliki empati bagi saudara-saudara kita di NTT," kata Dedi.

Dengan tambahan dana dari Pemerintah Kota Depok tersebut, jumlah bantuan yang dibawa dalam kunjungan Dedi ke NTT mencapai Rp4,5 miliar.

"Jadi kami bawa titipan dana sebesar Rp4,5 miliar, Rp4 miliar dari provinsi, Rp500 juta dari Depok," tutur Dedi Mulyadi.

Bantuan tersebut diberikan setelah NTT dilanda gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Berdasarkan data terkini yang disebutkan dalam laporan tersebut, bencana itu telah menyebabkan 83 orang meninggal dunia dan 986 orang mengalami luka-luka. Jumlah warga yang harus mengungsi juga mencapai 110.785 jiwa.

Di tengah proses penanganan bencana, BMKG mencatat terdapat 4.258 gempa susulan setelah gempa utama. Dari jumlah tersebut, sebanyak 118 gempa susulan dilaporkan dirasakan masyarakat.

Gempa susulan terbesar tercatat memiliki kekuatan magnitudo 6,2, sedangkan yang terkecil mencapai magnitudo 1,1.

Kehadiran Dedi Mulyadi dan Supian Suri bersama bantuan Rp4,5 miliar tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi masyarakat NTT yang masih berjuang memulihkan kondisi setelah bencana. (asl)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral