Viral Bayi Ditemukan di Tong Sampah di Ambon, Dinsos Ungkap Kabar Menyentuh soal Calon Orang Tua Angkat
- Themominmemd
tvOnenews.com - Kasus penemuan bayi di dalam tong sampah di Jalan Sultan Babullah, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, tengah viral di media sosial.
Setelah sebelumnya mendapat perawatan medis, bayi tersebut kini berada dalam perlindungan Dinas Sosial Kota Ambon.
Informasi mengenai kejadian ini pertama kali ramai di media sosial setelah dibagikan akun Instagram @beta_maluku. Bayi ditemukan oleh warga pada Selasa (18/8/2026) dini hari dalam kondisi masih hidup.
- Instagram @beta_maluku
Warga yang menemukan bayi kemudian segera menghubungi pihak kepolisian. Petugas selanjutnya membawa bayi tersebut ke RSU Al-Fatah Ambon untuk mendapatkan pemeriksaan sekaligus perawatan.
Setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis, Dinas Sosial Kota Ambon mengambil alih perlindungan bayi pada Kamis (20/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bayi mendapatkan pengasuhan dan perlindungan yang layak.
Sudah Ada Pasangan yang Ingin Mengadopsi
Kepala Dinas Sosial Kota Ambon, dr. Wendy Pelupessy, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai bayi tersebut. Ia mengatakan sudah ada pasangan yang menyatakan kesediaan untuk menjadi orang tua angkat.
Pasangan tersebut diketahui telah menikah selama kurang lebih tujuh tahun dan belum dikaruniai anak. Meski telah memiliki calon orang tua angkat, proses penyerahan bayi tidak dapat dilakukan begitu saja.
Dinsos terlebih dahulu melakukan asesmen terhadap pasangan tersebut.
Pemeriksaan mencakup keadaan keluarga, pekerjaan, kemampuan finansial, hingga lingkungan tempat tinggal untuk memastikan calon orang tua benar-benar mampu memberikan pengasuhan yang baik.
Keseriusan calon ibu angkat juga terlihat selama bayi masih berada di rumah sakit. Perempuan tersebut disebut rutin mendatangi RSU Al-Fatah untuk melihat dan menemani bayi.
Identitas Sengaja Dirahasiakan
Dinsos Kota Ambon memilih tidak mengungkap identitas bayi maupun calon orang tua angkat kepada publik.
Menurut Wendy, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya melindungi masa depan dan kondisi psikologis anak.
Terlebih, kisah penemuan bayi telah menyebar luas di media sosial. Jika identitas anak terus dikaitkan dengan peristiwa tersebut, jejak digital yang terbentuk dikhawatirkan dapat memengaruhi kehidupannya ketika dewasa.
Karena itu, informasi pribadi mengenai bayi dan calon keluarga angkat akan dijaga selama proses berlangsung.
Load more