Viral Bocah Bobol 5 Toko di Plaza Andalas Padang, Kabur hingga Tersasar ke Markas TNI AL
- ANTARA
tvOnenews.com - Aksi pembobolan sejumlah toko di Plaza Andalas, Padang, Sumatera Barat, mendadak menjadi perhatian setelah rekaman kamera pengawas beredar di media sosial. Bukan hanya karena jumlah toko yang menjadi sasaran, kasus ini juga menarik perhatian lantaran tiga orang yang diduga terlibat ternyata masih berusia anak-anak.
Setelah aksi mereka terungkap melalui CCTV, polisi bergerak melakukan pengejaran ke sejumlah wilayah di Kota Padang. Perburuan tersebut bahkan membawa petugas hingga kawasan Teluk Bayur. Namun, jejak para pelaku sempat menghilang sebelum muncul petunjuk tak terduga dari jajaran TNI Angkatan Laut.
Tiga anak tersebut ternyata masuk ke kawasan markas Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) II. Informasi itu kemudian diteruskan kepada polisi. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas memastikan ketiganya merupakan anak-anak yang sebelumnya telah diidentifikasi dalam penyelidikan kasus pencurian di Plaza Andalas.
Lima Toko Jadi Sasaran dalam Dua Aksi
Kasus ini bermula dari laporan sejumlah pemilik toko di Plaza Andalas. Berdasarkan penyelidikan polisi, sedikitnya lima toko menjadi korban dalam dua kejadian yang berlangsung pada waktu berbeda.
Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol M Yasin mengatakan tiga orang yang diamankan masing-masing berinisial AG (10), AR (14), dan AD (10).
"Ketiga pelaku semuanya berstatus di bawah umur, untuk proses hukumnya kami mempedomani sistem peradilan pidana anak," kata M Yasin di Padang, Selasa (25/8/2026).
Aksi pertama terjadi pada Jumat. Sementara pencurian kedua berlangsung pada Senin (24/8/2026) dini hari dan diketahui korban pada Senin pagi.
Barang yang dilaporkan hilang cukup beragam, mulai dari telepon seluler baru, uang tunai hingga pakaian. Total kerugian dari lima toko tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk penting bagi polisi. Dari rekaman tersebut, petugas melakukan identifikasi hingga mengetahui keberadaan para pelaku.
Kasubnit Buser Satreskrim Polresta Padang Ipda Ryan Fermana mengatakan laporan yang diterima polisi menunjukkan pencurian terjadi dua kali dan melibatkan sedikitnya lima toko.
“Dari laporan yang kita terima, kurang lebih ada lima toko untuk dua kali kejadian,” ujar Ryan, Selasa (25/8).
Load more