GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AMPB Pati Galang Massa ke Jakarta, 4 Bus Gratis Disiapkan untuk Aksi 27 Agustus

Menjelang aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI Jakarta pada 27 Agustus mendatang, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mulai mematangkan persiapan keberangkatan.
Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:23 WIB
Anggota AMPB mempersiapkan properti untuk aksi 27 Agustus di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (25/8/2026).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, tvOnenews.com - Menjelang aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI Jakarta pada 27 Agustus mendatang, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mulai mematangkan persiapan keberangkatan.

Empat bus disiapkan untuk membawa sekitar dua ratus massa dari Pati. Sejumlah properti aksi juga telah disiapkan, termasuk keranda jenazah sebagai simbol ketegasan sikap AMPB dalam menolak praktik korupsi sekaligus menyuarakan tuntutan hukuman berat bagi koruptor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana persiapan keberangkatan massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) terlihat di depan kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Selasa (25/8/2026).

Dua bus dari empat bus yang akan dibawa ke Jakarta, didatangkan di Pati. Dua bus lainnya dijadwalkan menyusul sehingga total armada yang disiapkan mencapai empat unit.

Dua bus yang telah tiba sebelumnya diparkir di depan Kantor Bupati Pati kawasan alun-alun Pati. Namun, armada tersebut kemudian dipindahkan ke halaman dalam Pendopo Kabupaten Pati agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Koordinator AMPB Pati barat, Novi Andriyanta, mengatakan pemindahan dilakukan karena kawasan alun-alun Pati juga tengah dipersiapkan untuk panggung hiburan masyarakat memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703.

"Yang datang baru dua, nanti kita siapkan empat armada bus. Kapasitas per bus 50 kursi. Peserta tidak dipungut biaya, gratis dan dapat konsumsi," kata Novi.

Dengan kapasitas 50 penumpang per bus, empat armada tersebut dapat mengangkut sekitar 200 peserta. Novi memastikan biaya transportasi dan konsumsi peserta berasal dari donasi masyarakat.

Total dana yang terkumpul untuk mendukung keberangkatan tersebut mencapai sekitar Rp70 juta. Untuk dua bus yang telah tiba, panitia telah melunasi biaya sewa sebesar Rp26 juta atau Rp13 juta untuk setiap unit bus.

Panitia juga memasukkan klausul khusus dalam perjanjian sewa. Jika terjadi pembatalan sepihak, penyedia armada diwajibkan memberikan ganti rugi hingga tiga kali lipat.

“Kemarin itu kan ada informasi bahwa bus yang sudah kita DP itu kan dibatalkan secara sepihak. Maka dari itu hari ini kita pastikan, tadi sudah dihitung bersama kita siapkan kwitansi dengan bahasa bila ada pembatalan sepihak armada bus yang sudah kita bayar lunas, maka pihak manajemen bus atau penanggungjawab harus mengganti 3 kali lipat,” ungkap dia.

Klausul tersebut dibuat setelah sebelumnya ada perusahaan otobus (PO) yang membatalkan keberangkatan secara sepihak meski telah menerima uang muka Rp3 juta. Menurut Novi, pembatalan tersebut terjadi dengan alasan adanya intimidasi dari "pihak berwenang".

Rombongan AMPB dijadwalkan bertolak menuju Jakarta pada Rabu (26/8/2026) siang.

“Besok siang jam 1 kita merapat ke alun-alun berangkat ke jakarta,” ucapnya.

Novi mengimbau peserta aksi dari berbagai wilayah di Pati dan sekitarnya untuk berkumpul tepat waktu di Alun-Alun Pati. Peserta juga diminta membawa identitas diri resmi.

“Sebelumnya, kawan kawan yang dari Kudus perbatasan Pati, dari Pati utara dan sekitarnya besok sebelum pukul satu siang diharap bersiap siap di alun-alun Pati,” ujar Novi.

Sementara itu, koordinator AMPB Pati utara, Sutikno alias Paijan Jawi, menegaskan bahwa aksi tersebut membawa dua tuntutan utama.

Pertama, mereka mendesak pemerintah dan DPR segera mengesahkan RUU Perampasan Aset. Kedua, AMPB menuntut penerapan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana korupsi.

“AMPB membawa tuntutan dari masyarakat indonesia dua tuntutan. Yaitu rampas aset koruptor dan hukum mati koruptor segera disahkan bulan ini,” tegasnya.

Berbagai atribut aksi juga telah disiapkan. Di antaranya spanduk penolakan terhadap korupsi yang dipasang di badan bus serta replika keranda jenazah.

Keranda tersebut bertuliskan "Rampas Aset Koruptor" dan "Hukum Mati Koruptor".

Sutikno menyebut keranda itu menjadi simbol ketegasan sikap AMPB dalam menolak praktik korupsi sekaligus menyuarakan tuntutan hukuman berat bagi koruptor.

Ia menegaskan keberangkatan massa dari Pati ke Jakarta merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat daerah kepada para pembuat kebijakan di Senayan.

“Kita dari desa datang memberikan dukungan untuk bu Puan (Maharani). Katanya kemarin bu Puan ingin masukan dari masyarakat. Kita dari desa memberi masukan ke gedung DPR RI,” ujar dia.

AMPB berharap tuntutan tersebut mendapat perhatian serius dan regulasi terkait pemberantasan korupsi segera disahkan.

“Pada tanggal 27, tolong segera disahkan (RUU perampasan aset koruptor). Ini permintaan masyarakat Indonesia semua,” pungkasnya.(arm/buz)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Relawan Jamin Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga 2029

Relawan Jamin Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran Hingga 2029

Sejumlah pihak merespons terkait pernyataan video Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi mengenai situasi politik saat ini.
Belum Dilirik Timnas Indonesia Meski Ngebet Dinaturalisasi, Eks Liga Inggris Ini Pukau Eropa dengan Cetak Hattrick di Kasta Teratas

Belum Dilirik Timnas Indonesia Meski Ngebet Dinaturalisasi, Eks Liga Inggris Ini Pukau Eropa dengan Cetak Hattrick di Kasta Teratas

Joseph Simatupang Ferguson mencuri perhatian di Eropa. Bek keturunan Indonesia itu mencetak hattrick bersama Connah's Quay Nomads.
Menggapai Impian Hadirnya Buah Hati, Amalkan Doa Khusus untuk Memohon Keturunan untuk Pasutri

Menggapai Impian Hadirnya Buah Hati, Amalkan Doa Khusus untuk Memohon Keturunan untuk Pasutri

Anak bukan sekadar pelengkap kebahagiaan rumah tangga, melainkan karunia juga titipan indah dari Allah SWT. Amalkan doa khusus memohon keturunan bagi pasutri
10 Menit Sebelum Subuh, Masih Bisakah Shalat Tahajud? Ini yang Harus Dilakukan

10 Menit Sebelum Subuh, Masih Bisakah Shalat Tahajud? Ini yang Harus Dilakukan

Tak jarang seseorang berniat bangun malam untuk tahajud, namun tanpa disadari waktu merambat cepat hingga mendekati subuh. Masih boleh melakukan shalat tahajud?
Inter Milan Akhirnya Ambil Keputusan, 1 Pemain Masuk Daftar Jual dan Incaran AS Roma Masih Dipertahankan

Inter Milan Akhirnya Ambil Keputusan, 1 Pemain Masuk Daftar Jual dan Incaran AS Roma Masih Dipertahankan

Inter Milan mengambil sikap tegas terkait masa depan Kristjan Asllani. Gelandang asal Albania itu kini dianggap tidak masuk dalam proyek teknis Cristian Chivu.
Update Ranking BWF Ganda Putri: Naik Tiga Tingkat, Rachel/Febi Berhasil Menembus Peringkat 10 Besar Dunia

Update Ranking BWF Ganda Putri: Naik Tiga Tingkat, Rachel/Febi Berhasil Menembus Peringkat 10 Besar Dunia

Update ranking BWF di sektor ganda putri dimana pasangan Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berhasil meraih kenaikan peringkat yang cukup positif

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca Gempabumi M4.3, Warga Laporkan Adanya Pergeseran Tanah di Desa Matano 

Pasca gempabumi berkekuatan magnitudo 4,3 yang mengguncang Kabupaten Luwu Timur pada Senin (24/8/2026) kemarin hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan rumah maupun bangunan.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Video Pernyataan Budi Arie Viral, PSI Angkat Bicara, Pengamat Singgung Jokowi: Tak Ada Perubahan Rawut Wajah

Ihwal viralnya potongan video Budi Arie berspekulasi konstelasi ke depan bisa bergerak cepat. Bahkan dia menyeletuk ke Jokowi, politik tidak akan sampai 2029
Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Video Asusila ASN Pemprov Sumbar di Kantor Dinas Viral di Sosmed, Pelaku Pejabat Biro Pengadaan Barang dan Jasa

Dugaan tindakan asusila yang dilakukan ASN di lingkungan Pemprov Sumatera Barat mendadak menjadi sorotan hangat publik setelah tangkapan layar kamera pengawas CCTV
Tawaran Klub Liga Inggris Ditolak, Pemain Timnas Indonesia Ini Pilih Bertahan Bersama Klubnya

Tawaran Klub Liga Inggris Ditolak, Pemain Timnas Indonesia Ini Pilih Bertahan Bersama Klubnya

Pemain Timnas Indonesia menolak tawaran klub Liga Inggris pada bursa transfer musim panas 2026. Ia memilih bertahan di Australia dan menunggu waktu tepat.
Selengkapnya

Viral