News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rencana Utang Rp3,4 Triliun Pemprov Jabar Terungkap, Dedi Mulyadi Akhirnya Ungkap Kondisi Keuangan Daerah

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan penjelasan mengenai alasan munculnya wacana pinjaman uang hingga Rp3,4 triliun ke PT SMI. Ternyata karena hal ini.
Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:37 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM).
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengajukan pinjaman hingga Rp3,4 triliun kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menjadi perhatian publik.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kemudian memberikan penjelasan mengenai alasan munculnya wacana pinjaman tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dedi menyebut persoalan tersebut berkaitan dengan adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan pembiayaan pembangunan dengan pendapatan daerah. Menurutnya, anggaran yang tersedia belum mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan yang telah direncanakan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Sumber :
  • Antara

Penjelasan tersebut disampaikan Dedi melalui akun TikTok pribadinya. Ia menegaskan bahwa rencana pinjaman bukan berarti Pemprov Jabar sedang berada dalam kondisi keuangan yang buruk, melainkan bagian dari opsi pembiayaan yang tengah dipertimbangkan.

“Kenapa Pemprov Jabar merencanakan pinjaman Rp 3,4 triliun? Karena antara anggaran untuk pembangunan di Jawa Barat dengan pendapatannya terdapat selisih yang cukup besar,” ujar Dedi.

Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah dana bagi hasil pajak dari pemerintah pusat yang belum seluruhnya masuk ke kas daerah.

“Karena yang dicatatkan sebagai sumber pendapatan diantaranya dana bagi hasil pajak dari pemerintah pusat ke daerah sampai saat ini belum terbayarkan semuanya,” jelasnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Dalam keterangannya, Dedi turut membeberkan nilai dana bagi hasil yang disebut masih belum diterima.

Ia menyampaikan bahwa terdapat DBH pajak tahun 2023-2024 senilai sekitar Rp1,2 triliun yang telah memiliki dasar melalui Peraturan Menteri Keuangan.

Meski demikian, pembayaran mulai dilakukan secara bertahap. Dedi menyebut sekitar Rp19 miliar dari dana tersebut telah dibayarkan beberapa hari sebelumnya.

Menurut Dedi, apabila dana tersebut telah diterima seluruhnya, kebutuhan Pemprov Jabar untuk mencari sumber pembiayaan melalui pinjaman dapat berkurang.

Dedi juga meluruskan anggapan bahwa Pemprov Jabar sudah memiliki utang baru sebesar Rp3,4 triliun. Ia memastikan hingga saat ini belum ada pinjaman yang secara resmi dilakukan kepada PT SMI.

Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, angka Rp3,4 triliun masih merupakan bagian dari rencana dan skema pembiayaan yang sedang dibahas.

“Ini kita bicarakan bahwa saat ini belum ada pinjaman Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke PT SMI. Jadi baru rencana pinjam,” tegas KDM.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Kemanusiaan di Atas Segala Identitas: Meneladani Prinsip Tegas Gus Dur

Nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, dinilai masih sangat relevan di tengah masyarakat modern.
Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menperin Sarmuji Minta Produsen Jaga Gula Rafinasi Agar Tak Rembes ke Pasaran

Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi untuk menjaga produknya supaya tidak rembes ke pasar menjadi gula konsumsi. 
Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral Pemotor Pukul Wanita Gara-Gara Diklakson di Semarang, Dahi Korban Bocor hingga 5 Jahitan

Viral pemobil wanita dipukul pemotor di Semarang gara-gara klakson hingga dahi mendapat lima jahitan. Simak kronologi dan pasal penganiayaan yang menjerat pelaku.
Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Jelang Aksi 28 Oktober di Bundaran HI, Said Iqbal Minta Buruh dan Mahasiswa Demonstrasi Damai Tanpa Kerusuhan

Dewan Eksekutif Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (DEN KSPI) merespons rencana aksi unjuk rasa berskala besar yang akan digelar oleh gabungan ... -

Trending

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Islam Makhachev Akhirnya Buka Suara soal Alasan Menolak Duel Lawan Carlos Prates

Juara kelas welter UFC, Islam Makhachev, akhirnya ungkap alasan menolak duel melawan Carlos Prates untuk mempertahankan gelarnya di UFC 336. Ia memilih menunggu
Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Pastikan Polri Terus Berbenah: Kami Menyadari Masih Jauh dari Kesempurnaan

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan kesiapan Polri mengawal dan menyukseskan visi Astacita yang diusung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Selengkapnya

Viral