GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Media sosial dihebohkan dengan kabar seorang ibu melaporkan guru di Medan yang diduga melakukan kekerasan pada murid, karena tidak mengerjakan PR.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:34 WIB
ILUSTRASI - Kekerasan anak
Sumber :
  • tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com- Beredar sebuah kabar di media sosial, yang menarasikan diduga guru di Medan memukul murid karena tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR).

Kabar ini menuai perhatian warganet di medsos, sebab sebuah akun medsos @rumpi_gosip menjelaskan seorang Ibu di Medan melaporkan guru. Sebab guru di sekolah diduga pukul anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan informasi yang dirangkum tvOnenews.com, adanya beberapa orang tua murid melapokan seorang guru ke Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Medan.

Sekitar 10 orang tua memutuskan melaporkan seorang guru, yang diduga melakukan pemukulan terhadap anaknya. Dikarenakan tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) ke Dinas Pendidikan pada Rabu (26/8). 

Ilustrasi kekerasan guru kepada siswa
Ilustrasi kekerasan guru kepada siswa
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

“Orang tua datang tadi melaporkan bahwa terjadi semacam pemkln terhadap anak-anak karena alasannya tidak mengerjakan PR,” kata Mujiono saat ditemui di Kantor Disdik Kota Medan, Rabu (26/8), bunyi keterangan dalam medsos tersebut. 

Setelah ditelusuri, Dinas Pendidikan telah memberikan penjelasan, jika pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait untuk mendalami laporan lebih jauh.

Disebutkan juga akan melakukan mediasi, seperti laporan yang berkembang di medsos. Jika adanya orang tua murid melaporkan seorang guru karena anaknya mendapatkan kekerasan fisik (pukulan). 

"tadi melaporkan bahwa terjadi semacam pukulan terhadap anak-anak karena tidak mengerjakan pr," ucap Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik, Mujiono dalam video20detik, Sabtu (29/8).

"Itu tidak menjadi alasan karena sekolah ini kan ramah anak, Gimana pun apa prosesnya terjadi pada anak tidak boleh ada pemukulan," jelasnya.

Namun belum ada lagi kabar terbarunya. Tim tvOnenews.com akan mencoba menghubungi pihak terkait. 

Disclaimer: Berita ini dibuat berdasarkan kabar viral atau fenomena yang menjadi perhatian publik di media sosial 

Sehubungan dengan kasus dugaan pemukulan pada siswa karena tidak mengerjakan PR di Medan ini. Nama sekolah belum diketahui pasti beserta jumlah murid yang dihukum.

Dugaan sementaranya, anak murid yang tidak mengerjakan PR sudah terjadi selama dua minggu. Para orang tua melaporkan guru tersebut atas dugaan kekerasan terhadap anak mereka berupa pemukulan dan menyuruh murid melakukan push-up. 

Anak-anak yang dihukum, disebut tetap masuk sekolah. Tidak ada yang libur dan kelas berjalan normal seperti biasanya.

Namun, tidak ada murid yang mengalami luka. Hal ini pun masih menunggu kabar selanjutnya dari pihak Disdik.(klw)

 

 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Arsenal Bikin Kejutan, Bintang MU Jadi Opsi Dadakan usai Gabriel Martinelli Pergi

Arsenal Bikin Kejutan, Bintang MU Jadi Opsi Dadakan usai Gabriel Martinelli Pergi

Arsenal dikabarkan menyiapkan langkah mengejutkan untuk Marcus Rashford setelah Gabriel Martinelli pergi, sementara transfer Julian Alvarez masih belum pasti.
PDIP Sebut Pernyataan Budi Arie termasuk Tindakan Antidemokrasi, Hasto: Tidak Boleh Dibenarkan!

PDIP Sebut Pernyataan Budi Arie termasuk Tindakan Antidemokrasi, Hasto: Tidak Boleh Dibenarkan!

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku terkejut dengan viralnya pernyataan Budi Arie yang menyampaikan analisisnya terkait peluang percepatan Pemilu 2029.
RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat jadi
OJK Dorong Kepemilikan Asing di Asuransi Jadi 99%, Ini Alasan di Balik Usulannya

OJK Dorong Kepemilikan Asing di Asuransi Jadi 99%, Ini Alasan di Balik Usulannya

OJK mengusulkan kepemilikan asing di perusahaan asuransi naik dari 80% menjadi 99% untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam menanggung risiko besar.
Kata Red Sparks Setelah Ko Hee-jin Memutuskan Mundur dari Kursi Pelatih Buntut Skandal Pelecehan Seksual di Tim

Kata Red Sparks Setelah Ko Hee-jin Memutuskan Mundur dari Kursi Pelatih Buntut Skandal Pelecehan Seksual di Tim

Jelang dimulainya Liga Voli Korea 2026/2027 dan KOVO Cup 2026, kabar mengejutkan datang dari Red Sparks yang mengumumkan Ko Hee-jin mundur dari kursi pelatih.
Damkar Sebut Tidak Ada Api dalam Ruangan Baterai Gedung KPK yang Dikabarkan Terbakar

Damkar Sebut Tidak Ada Api dalam Ruangan Baterai Gedung KPK yang Dikabarkan Terbakar

Petugas Damkar menyampaikan telah mengecek seluruh ruangan termasuk baterai di Gedung KPK untuk memastikan tidak adanya barang-barang yang terbakar di dalam ruangan.

Trending

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu dibantu Jhon LBF siapkan ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar, berharap mediasi bisa menyelesaikan perkara dan pihak korban mencabut laporan.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Heboh, Seorang Ibu Melaporkan Guru yang Diduga Pukul Murid karena Tidak Mengerjakan PR

Media sosial dihebohkan dengan kabar seorang ibu melaporkan guru di Medan yang diduga melakukan kekerasan pada murid, karena tidak mengerjakan PR.
Selengkapnya

Viral