Mengenal Apa Itu RDN? Ini Daftar Bank, Tingkat Keamanan, dan Mengapa Perlindungannya Penting bagi Investor
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Sebelumnya, OJK juga memperkenalkan prinsip keamanan seperti autentikasi berlapis, pengelolaan akses dinamis, manajemen risiko siber, perlindungan data, serta rencana respons insiden dalam pedoman keamanan sibernya.
Keamanan RDN Berkaitan dengan Kepercayaan Pasar Modal
Ketika membahas RDN, persoalannya tidak berhenti pada hubungan antara investor dan perusahaan sekuritas. Keamanan dana merupakan bagian dari kepercayaan terhadap keseluruhan ekosistem pasar modal.
Pardomuan menilai regulator perlu memastikan sistem pengawasan berjalan independen dan transparan. Perusahaan sekuritas, bank administrator RDN, serta regulator juga perlu melihat setiap insiden keamanan sebagai bahan evaluasi bersama, terutama terhadap efektivitas teknologi, validasi transaksi, pemantauan aktivitas mencurigakan, dan konsistensi penerapan kontrol.
Respons BEI, KPEI, dan KSEI melalui Surat Edaran Bersama pada 12 September 2025 mengenai peningkatan keamanan pemindahbukuan dana RDN, menurutnya, menunjukkan bahwa industri telah merespons risiko tersebut.
Namun, evaluasi tidak berhenti pada regulasi. Implementasi di lapangan dan kemampuan sistem mendeteksi transaksi abnormal juga menjadi faktor penting.
“Prinsip ke depan harus sederhana: setiap perpindahan dana RDN yang tidak normal harus dapat diverifikasi secara independen sebelum dana keluar. Tujuannya bukan mencari pihak yang disalahkan, tetapi membangun sistem yang semakin preventif, resilien, transparan, dan investor-centric,” tuturnya.
Isu ini menjadi semakin penting karena kepercayaan investor memiliki efek berantai. Jika masyarakat meragukan keamanan dana yang mereka tempatkan dalam ekosistem pasar modal, dampaknya berpotensi meluas dari keputusan individu untuk berinvestasi hingga partisipasi masyarakat, penghimpunan dana perusahaan, perkembangan industri keuangan, dan aktivitas ekonomi nasional.
Dalam konteks tersebut, Pardomuan juga mendorong evaluasi tata kelola RDN, termasuk posisi perusahaan sekuritas dalam pengendalian dan pengawasan rekening.
Independensi antara bank dan perusahaan efek juga perlu diperhatikan, khususnya apabila terdapat hubungan kepemilikan, agar potensi benturan kepentingan dapat dikelola serta kerahasiaan dan keamanan data investor tetap terjaga.
Sebagai informasi, dana RDN PT PAS senilai Rp2,58 miliar dilaporkan berpindah tanpa otorisasi pada 21 November 2025. Andre Ismangun menilai kondisi tersebut perlu diikuti audit menyeluruh terhadap sistem pengamanan RDN, termasuk mekanisme validasi, autentikasi, pemantauan transaksi mencurigakan, dan pengamanan rekening tujuan.
Load more