News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fajar Sahrudin: Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan

Kisah Fajar Sahrudin menyisakan pesan tentang perjuangan yang tak selalu terlihat. Ia berharap dunia menjadi tempat yang lebih ramah bagi mereka yang rentan
Kamis, 10 September 2026 - 16:49 WIB
Fajar Sahrudin Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan
Sumber :
  • x FajarDawnVirgo

tvOnenews.com - Ini pesan terakhir Fajar Sahrudin sebelum pergi. Kabar duka datang dari Jakarta setelah seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Minggu (6/9/2026) dini hari. 

Sosok yang dikenal melalui akun media sosial @FajarDawnVirgo itu kemudian menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan mengenai kehidupannya kembali ramai dibicarakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di balik kabar tersebut, ada cerita tentang seseorang yang selama hidupnya menghadapi berbagai persoalan yang tidak selalu terlihat oleh orang-orang di sekitarnya. 

Dari tulisan yang pernah dibagikannya di media sosial, Fajar bercerita tentang kehilangan, persoalan keluarga, tekanan ekonomi, pengalaman perundungan, hingga perjuangannya menghadapi kondisi kesehatan mental.

Kisah tersebut kembali mengingatkan bahwa apa yang terlihat di media sosial tidak selalu menggambarkan keadaan seseorang yang sebenarnya. Seseorang masih bisa bekerja, berinteraksi, tersenyum, atau mengunggah sesuatu di media sosial, sementara pada saat bersamaan mungkin sedang menghadapi persoalan yang berat dalam kehidupannya.

Kronologi Fajar Ditemukan di Kawasan GBK

Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengonfirmasi bahwa jenazah yang ditemukan di kawasan GBK tersebut adalah Fajar Sahrudin.

“Iya benar,” kata Dhimas saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Fajar Sahrudin: Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan
Fajar Sahrudin: Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan
Sumber :
  • x FajarDawnVirgo

Menurut Dhimas, keberadaan Fajar pertama kali ditelusuri setelah seorang temannya melihat unggahan di media sosial yang mengindikasikan kondisi darurat. Teman tersebut kemudian menerima informasi mengenai lokasi terakhir Fajar melalui fitur SOS pada perangkat yang digunakannya.

“Berawal saksi 1 saat sedang berada di GBK membaca unggahan korban di instagram bahwa korban mau bunuh diri, setelah membaca, kemudian saksi 1 (teman korban) mendapat kiriman SOS melalui aplikasi atau Fitur Jam Xiaomi terkait lokasi korban,” kata Dhimas.

Teman Fajar kemudian meminta bantuan petugas keamanan kawasan GBK. Pencarian dilakukan berdasarkan lokasi terakhir yang diterima. Setelah beberapa waktu, petugas keamanan menemukan Fajar di kawasan Plaza Utara, dekat pintu 10.

Peristiwa tersebut kemudian menjadi perhatian publik setelah sejumlah unggahan Fajar sebelum meninggal kembali tersebar di media sosial.

Di Balik Unggahan, Ada Perjuangan yang Tak Terlihat

Penelusuran terhadap akun media sosial Fajar menunjukkan bahwa ia sebelumnya pernah membagikan berbagai cerita mengenai persoalan yang dihadapinya. Dalam sejumlah tulisan, ia juga menyebut pernah mendapatkan diagnosis Bipolar Disorder setelah kehilangan sang ibu.

Cerita mengenai kehilangan tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan hidup Fajar yang kemudian diketahui publik. Namun, pengalaman itu bukan satu-satunya persoalan yang pernah ia ceritakan.

Ada persoalan keluarga, kondisi ekonomi, pengalaman menghadapi perundungan, hingga tekanan dalam kehidupan sehari-hari. Berbagai persoalan tersebut menunjukkan bagaimana beban seseorang dapat terbentuk dari banyak hal sekaligus.

Hal penting yang perlu diperhatikan adalah tidak semua penderitaan dapat dikenali dari penampilan luar. Orang yang terlihat baik-baik saja belum tentu benar-benar sedang baik-baik saja.

Karena itu, kisah Fajar tidak seharusnya berhenti pada kabar kepergiannya. Cerita tersebut dapat menjadi pengingat bahwa lingkungan keluarga, pertemanan, sekolah, tempat kerja, maupun media sosial memiliki peran dalam menciptakan ruang yang lebih aman bagi seseorang untuk berbicara ketika sedang menghadapi masalah.

Pesan Fajar tentang Dunia yang Lebih Ramah

Sebelum meninggal, Fajar juga meninggalkan tulisan yang berisi ucapan terima kasih kepada orang-orang yang selama ini memberikan dukungan kepadanya.

“Kalau kalian baca ini kemungkinan besar aku telah pergi ke tempat yang paling jauh dan tidak akan bisa kembali lagi. Sebelumnya aku ingin berterima kasih kepada teman-temanku yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama ini, tanpa kalian mungkin hidupku akan jauh lebih singkat daripada ini,” tulis Fajar melalui akun X @FajarDawnVirgo.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa dukungan dari orang-orang di sekitarnya memiliki arti dalam perjalanan hidup Fajar.

Namun, hal yang paling kuat dari kisah ini bukanlah bagaimana akhir kehidupannya, melainkan pesan kemanusiaan yang dapat ditarik dari perjalanan tersebut: seseorang yang sedang berjuang membutuhkan ruang untuk didengar, bukan sekadar dinilai.

Kita tidak pernah benar-benar mengetahui persoalan apa yang sedang dibawa seseorang ketika bertemu dengan kita. Candaan yang dianggap sepele, perkataan yang merendahkan, perundungan, atau sikap menghakimi dapat menjadi beban tambahan bagi orang yang sudah berada dalam kondisi sulit.

Karena itu, kisah Fajar dapat menjadi pengingat untuk lebih peka terhadap orang-orang di sekitar. Menanyakan kabar, mendengarkan tanpa menghakimi, dan mendorong seseorang mencari bantuan profesional ketika membutuhkan merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi penting.

Pada akhirnya, pesan yang layak dikenang bukanlah romantisasi atas kepergian Fajar, melainkan harapannya agar dunia menjadi tempat yang lebih ramah bagi mereka yang sedang lemah.

Sebab terkadang, seseorang tidak membutuhkan nasihat panjang. Mereka hanya membutuhkan seseorang yang mau berhenti sejenak, mendengarkan, dan mengatakan bahwa mereka tidak harus menghadapi semuanya sendirian.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami krisis emosional atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri, segera hubungi orang yang dipercaya dan cari bantuan dari tenaga profesional atau layanan darurat setempat. Jangan menghadapi kondisi tersebut sendirian. (udn)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan dan AC Milan Kembali ke Posisi Aslinya, Juventus Masih di Papan Tengah

Klasemen Liga Italia 2026-2027: Inter Milan dan AC Milan Kembali ke Posisi Aslinya, Juventus Masih di Papan Tengah

Inter Milan dan AC Milan kembali posisi aslinya di klasemen sementara Liga Italia 2026-2027. Sedangkan Juventus masih beredar di papan tengah walau meraih kemenangan atas Lecce.
Bangga! Atlet Panjat Tebing Indonesia Putra Tri Ramadani Raih Medali Perak di World Climbing Series Santiago 2026

Bangga! Atlet Panjat Tebing Indonesia Putra Tri Ramadani Raih Medali Perak di World Climbing Series Santiago 2026

Tim panjat tebing Indonesia kembali mencatatkan prestasi gemilang. Kali ini melalui Putra Tri Ramadani yang berhasil membawa pulang medali perak di ajang World Climbing Series Santiago 2026.
Kalina Oktarani Ungkap Kejadian di Balik Pertemuan dengan Vicky Prasetyo di Podcast, Merasa Dijebak?

Kalina Oktarani Ungkap Kejadian di Balik Pertemuan dengan Vicky Prasetyo di Podcast, Merasa Dijebak?

Artis Kalina Oktarani mengaku kesal karena dirinya merasa telah dijebak ketika menghadiri podcast. Sebab, ia bertemu dengan mantan suaminya, Vicky Prasetyo.
Persik Kediri Siapkan Kejutan untuk Hadapi Persija Jakarta, Marcos Reina Punya Strategi Khusus

Persik Kediri Siapkan Kejutan untuk Hadapi Persija Jakarta, Marcos Reina Punya Strategi Khusus

Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, mengaku telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam kekuatan Persija Jakarta jelang pertandingan pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Kronologi Atlet Selam Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlomba, Sempat Lambaikan Tangan Menjelang Garis Finis

Kronologi Atlet Selam Syabilla Rizkia Meninggal saat Berlomba, Sempat Lambaikan Tangan Menjelang Garis Finis

Porprov Jawa Tengah XVII diselimuti duka setelah atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri (22), meninggal dunia saat mengikuti perlombaan selam laut.
Bupati Bogor Sambangi Keluarga Bobotoh yang Tewas, Janji Tanggung Biaya Rumah Sakit

Bupati Bogor Sambangi Keluarga Bobotoh yang Tewas, Janji Tanggung Biaya Rumah Sakit

Bupati Bogor Rudy Susmanto langsung menyambangi keluarga korban Bobotoh yang tewas setelah menyaksikan pertandingan Garudayaksa vs Persib di Stadion Pakansari.

Trending

Reaksi Waketum MUI soal Imam Mahdi Gadungan di Bangkalan Modus Top Up Nyawa, Berujung Peras Korban Rp1,3 Miliar

Reaksi Waketum MUI soal Imam Mahdi Gadungan di Bangkalan Modus Top Up Nyawa, Berujung Peras Korban Rp1,3 Miliar

Waketum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menyoroti kasus dugaan penipuan dilakukan oleh pria inisial FF asal Bangkalan mengaku sebagai Imam Mahdi.
Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Hasil, Klasemen, dan Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia U-15 2026: Garuda Muda Raih Hasil Minor

Timnas Indonesia U-15 gagal menang dalam dua pertandingan yang mereka mainkan pada Piala Dunia U-15 2026. Ini memutus catatan positif setelah kemenangan 7-1 atas Fiji.
Update Cedera Jay Idzes: Timnas Indonesia Siap-siap Hadapi Kemungkinan Terburuk Jelang FIFA Matchday November

Update Cedera Jay Idzes: Timnas Indonesia Siap-siap Hadapi Kemungkinan Terburuk Jelang FIFA Matchday November

Kabar terbaru cedera Jay Idzes jelang FIFA Matchday November 2026. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya perlu menyiapkan rencana alternatif lain.
Islam Makhachev Absen, Carlos Prates vs Michael Morales Perebutkan Gelar Interim UFC 336

Islam Makhachev Absen, Carlos Prates vs Michael Morales Perebutkan Gelar Interim UFC 336

Absennya Islam Makhachev dari ajang UFC 336 membuat perebutan gelar interim kelas welter beralih kepada duel Carlos Prates melawan Michael Morales. Keduanya.
Indonesia Borong 3 Gelar di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Richie hingga Rian/Daniel Bersinar

Indonesia Borong 3 Gelar di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026, Richie hingga Rian/Daniel Bersinar

Indonesia menutup Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 dengan menjadi juara umum, usai berhasil memborong tiga gelar juara, dari nomor tunggal putra, ganda putra dan ganda putri di ajang BWF World Tour Super 100 tersebut.
Kalah Tipis 1-2 dari Persib, Pelatih Garudayaksa FC Sesali Kartu Merah Timnya: Sangat Merugikan Kami

Kalah Tipis 1-2 dari Persib, Pelatih Garudayaksa FC Sesali Kartu Merah Timnya: Sangat Merugikan Kami

Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, sebut kartu merah yang diterima timnya menjadi hal yang sangat merugikan saat menghadapi Persib Bandung di Super League.
Kapolri Bakar Semangat Jajaran untuk Sikat Bandar Narkoba, Habiburokhman: Sikat Habis Sampai Bandar Besarnya

Kapolri Bakar Semangat Jajaran untuk Sikat Bandar Narkoba, Habiburokhman: Sikat Habis Sampai Bandar Besarnya

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba. 
Selengkapnya

Viral