News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasatgas PRR Tito Karnavian: Huntap Tapanuli Tengah Harus Segera Dibangun Masif

Proses pengerjaan hunian tetap (huntap) yang diperuntukkan bagi para korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, kini tengah digenjot secara masif. 
Kamis, 10 September 2026 - 19:40 WIB
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian saat meninjau progres pembangunan huntap di Tapanuli Tengah, Kamis (10/9).
Sumber :
  • Kemendagri

Jakarta, tvOnenews.com - Proses pengerjaan hunian tetap (huntap) yang diperuntukkan bagi para korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara, kini tengah digenjot secara masif. 

Langkah percepatan ini dilakukan bersamaan dengan penyiapan berbagai infrastruktur penunjang di dalam kawasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah memastikan ketersediaan akses jalan, aliran listrik, air bersih, serta prasarana lainnya agar rumah-rumah tersebut bisa segera ditinggali oleh masyarakat.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan bahwa langkah cepat ini sangat krusial. 

Ia menegaskan, percepatan pembangunan bertujuan agar masyarakat yang rumahnya hancur atau rusak parah akibat musibah tersebut bisa secepatnya mendapatkan kepastian tempat tinggal yang layak.

“Kita ingin agar warga-warga yang terdampak, yang rumahnya hilang, rusak berat, itu segera mereka dibangunkan huntapnya. Supaya mereka ada ketenangan, ya, bahwa pemerintah itu hadir. Kira-kira gitu. Jadi kami akan terus jalan ini,” ujar Tito saat meninjau progres pembangunan huntap di Tapanuli Tengah, Kamis (10/9).

Pembangunan huntap di Tapanuli Tengah dilaksanakan melalui beberapa skema. 

Skema in situ dilakukan dengan membangun kembali rumah di lokasi semula yang dinyatakan aman, sedangkan skema ex situ dilaksanakan di lokasi baru yang lebih aman. 

Adapun huntap komunal dibangun secara terpusat dalam satu kawasan yang dilengkapi prasarana pendukung.

Huntap melalui skema in situ dan ex situ ditangani Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sementara pembangunan huntap komunal dilaksanakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). 

Tito meminta pembangunan yang ditangani BNPB segera bergerak dari tahap percontohan menuju pelaksanaan secara masif sesuai program.

“Saya ingin agar dikerjakan masif. Saya dengar tiga yang dibangun contoh. Baru contoh. Bagus contohnya, tapi jangan sampai tahun ini enggak dikerjakan. Yang sesuai programnya dikerjakan,” katanya.

Percepatan tersebut diperlukan agar masyarakat tidak menunggu terlalu lama untuk memperoleh hunian yang aman dan layak. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program yang telah disiapkan harus segera memasuki tahap pembangunan dan dituntaskan sesuai target pelaksanaan tahun 2026.

Selain pembangunan oleh BNPB dan Kementerian PKP, penyediaan huntap komunal di Tapanuli Tengah juga mendapat dukungan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Belum Reda Polemik Batam, Uan Juicy Luicy Kembali Disorot Gegara DM Lama Minta PAP ke Seorang Wanita: Langsung Ilfeel

Belum Reda Polemik Batam, Uan Juicy Luicy Kembali Disorot Gegara DM Lama Minta PAP ke Seorang Wanita: Langsung Ilfeel

Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar atau yang akrab disapa Uan, kembali menjadi perbincangan di media sosial. DM lama dengan seorang perempuan minta pap viral.
DPRD Surabaya Soroti Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa

DPRD Surabaya Soroti Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa

Persoalan kualitas air baku yang berdampak pada pasokan air Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya menjadi perhatian Komisi C DPRD Kota Surabaya.
5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, Diduga Dibawa Jaringan Penyelundupan Satwa

5 Bayi Orang Utan Ditemukan di India, Diduga Dibawa Jaringan Penyelundupan Satwa

Lima bayi orang utan ditemukan di hutan Odisha, India, jauh dari habitat alaminya. Petugas menyelidiki dugaan perdagangan satwa liar ilegal.
Resmi Berlabuh ke Persija, Ivan Mamut: Saya Akan Memberikan Lebih dari 100 Persen di Setiap Pertandingan!

Resmi Berlabuh ke Persija, Ivan Mamut: Saya Akan Memberikan Lebih dari 100 Persen di Setiap Pertandingan!

Persija resmi mengumumkan kedatangan striker asal Kroasia, Ivan Mamut, yang akan menjadi bagian dari skuad untuk dua musim ke depan. Mamut mengaku sudah
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 11 September 2026: Leo Ada Peluang Baru, Libra Jangan Pelit

Ramalan keuangan zodiak besok, 11 September 2026, untuk 12 zodiak lengkap. Cek peruntungan rezeki dan strategi finansialmu di sini!
Pemilik Kapal yang Ditumpangi Jurnalis Pastikan Life Jacket Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Pemilik Kapal yang Ditumpangi Jurnalis Pastikan Life Jacket Temuan TNI AL Bukan Miliknya

Pemilik kapal Arupadhatu 1 memastikan life jacket yang ditemukan TNI AL saat mencari jurnalis hilang bukan bagian dari perlengkapan kapalnya.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Selama Tujuh Jam, KPK Geledah Dua Kantor di Pemkab Muara Enim

Berdasarkan pantauan dan informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada dua titik lokasi yang dilakukan penggeledahan oleh tim penyidik KPK, yakni ruang Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Muara Enim dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muara Enim.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 September 2026: Sagitarius Panen Peluang Baru

Memasuki 11 September 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki prospek karier yang lebih menjanjikan. Siapa saja yang bakal bersinar di tempat kerja besok?
Selengkapnya

Viral