News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BSKDN Kemendagri Raih Peringkat Kedua PEKPPP Mandiri 2026

BSKDN Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih peringkat kedua dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026 di lingkungan Kemendagri.
Selasa, 15 September 2026 - 22:40 WIB
BSKDN Kemendagri meraih peringkat kedua dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026 di lingkungan Kemendagri.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meraih peringkat kedua dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Tahun 2026 di lingkungan Kemendagri. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen BSKDN dalam menjaga kualitas kinerja, tata kelola, serta pelayanan di lingkungan organisasi.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BSKDN untuk terus memperkuat tata kelola organisasi yang akuntabel, efektif, dan berorientasi hasil. Pelaksanaan PEKPPP Mandiri menjadi salah satu sarana untuk melihat capaian unit kerja dalam menjalankan tugas dan fungsi sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi BSKDN, penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Hasil PEKPPP dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk melihat berbagai aspek yang sudah berjalan baik maupun bagian yang masih memerlukan pembenahan.

“Capaian ini tentu patut kita syukuri, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana hasil penilaian ini bisa menjadi bahan bagi kita untuk terus berbenah," ungkap Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo di Sasana Bhakti Praja Gedung C Lantai 3  Jakarta pada Selasa, 15 September 2026. 

Sementara itu, penguatan budaya kerja berbasis kinerja menjadi salah satu hal yang perlu terus dijaga. Kinerja yang terukur dan akuntabel diperlukan agar setiap pelaksanaan tugas dapat memberikan hasil yang jelas serta mendukung pencapaian tujuan organisasi.

Di sisi lain, kolaborasi lintas unit juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kinerja. Berbagai tugas pemerintahan membutuhkan koordinasi dan pendekatan yang terintegrasi sehingga sinergi antarunit perlu terus diperkuat.

Sejalan dengan itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia juga turut menjadi perhatian dalam menjaga capaian tersebut. Aparatur yang profesional, adaptif, dan berintegritas menjadi fondasi penting bagi terciptanya tata kelola pemerintahan yang berkualitas dan pelayanan yang semakin responsif.

"Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran BSKDN untuk mempertahankan capaian sekaligus meningkatkan kualitas kinerja pada masa mendatang. Penghargaan ini juga semestinya menjadi pengingat bahwa evaluasi bukan sekadar tentang peringkat, melainkan bagian dari proses pembelajaran dan perbaikan yang dilakukan secara terus-menerus," pungkasnya.(chm)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Nusron Wahid Tak Ikut Ditangkap Meski Empat Anak Buah Kepercayaanya Terjaring OTT KPK

Diketahui, KPK sendiri telah mengamankan 19 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor.....
Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Maudy Ayunda Dikritik soal Mindfulness, Omongan Dave Hendrik dari Beberapa Bulan Lalu Kembali Diungkit

Konten mindfulness Maudy Ayunda menuai kritik karena dinilai kurang peka terhadap krisis sosial. Di tengah polemik, komentar lama Dave Hendrik kembali viral
Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Pekrembangan Teknologi AI Mengubah Cara Berkarya, Bukan Menggantikan Kreativitas Manusia: Dari Ide hingga Layar Lebar

Perkembangan AI membuka cara baru bagi kreator untuk mengeksplorasi ide, visual, dan produksi karya. Namun, keputusan kreatif tetap berada di tangan manusia

Trending

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kronologi Kasus Korupsi Pengurusan HGB Summarecon yang Menjerat Anak Buah Nusron Wahid

Kantah Bogor kemudian mengundang ahli waris untuk mediasi. Ahli waris lalu mengajukan blokir atas SHGB Summarecon. Di sisi lain, ahli waris melakukan pencabutan gugatan
Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Selain HGB Summarecon, KPK Duga Ada Korupsi Lain di Kementerian ATR/BPN

Hal itu diungkap langsung oleh Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Selasa (15/9/2026)....
Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
Selengkapnya

Viral