News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gantikan Purbaya, FSP RTMM-SPSI Titip Pesan Penting kepada Menkeu Suahasil Nazara

Serikat tersebut menyampaikan sejumlah harapan terkait arah kebijakan fiskal, keberlanjutan industri, hingga perlindungan tenaga kerja pada Menkeu baru, Suahasil Nazara.
Minggu, 20 September 2026 - 21:29 WIB
Foto Menkeu Baru Suahasil dan Menkeu Lama Purbaya
Sumber :
  • Dok kemenkeu.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Pergantian Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara turut mendapat perhatian dari Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI). 

Serikat tersebut menyampaikan sejumlah harapan terkait arah kebijakan fiskal, keberlanjutan industri, hingga perlindungan tenaga kerja pada Menkeu baru, Suahasil Nazara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suahasil Nazara resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya yang sebelumnya menduduki posisi tersebut selama sekitar satu tahun. Serah terima jabatan kemudian dilakukan di Kementerian Keuangan pada Selasa (15/9/2026).

Dalam pernyataannya, FSP RTMM-SPSI terlebih dahulu memberikan apresiasi terhadap sejumlah kebijakan yang telah dijalankan Purbaya selama menjadi Menteri Keuangan. Federasi berharap kebijakan yang dinilai berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi dan keberlangsungan dunia usaha dapat tetap memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Kami mengapresiasi apa yang telah dilakukan Pak Purbaya selama menjalankan amanah sebagai Menteri Keuangan. Kami berharap kebijakan-kebijakan yang sudah berjalan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan keberlanjutan industri, termasuk penyerapan tenaga kerja,” tulis FSP RTMM-SPSI dalam pernyataannya.

Kini, perhatian federasi tersebut beralih kepada Suahasil yang mendapatkan mandat untuk memimpin Kementerian Keuangan dan menjaga kesehatan serta kredibilitas keuangan negara. Kementerian Keuangan menyebut Suahasil berkomitmen menjaga stabilitas APBN sekaligus memastikan anggaran negara tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.

FSP RTMM-SPSI berharap arah kebijakan fiskal nantinya tidak hanya mempertimbangkan penerimaan negara, tetapi juga dampaknya terhadap dunia industri dan pekerja. Hal tersebut terutama disoroti untuk sektor rokok, tembakau, makanan, dan minuman yang memiliki rantai pasok serta tenaga kerja di berbagai daerah.

“Kami berharap Pak Suahasil dapat memastikan kebijakan fiskal ke depan yang tidak hanya berorientasi pada penerimaan negara, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan industri dan kepastian kerja,” tulis FSP RTMM-SPSI dalam pernyataannya.

Federasi juga meminta adanya kepastian dalam penerapan kebijakan perpajakan, cukai, maupun pungutan yang berpengaruh terhadap sektor industri. Menurut mereka, stabilitas kebijakan dibutuhkan agar pelaku usaha dapat menyusun rencana produksi sekaligus mempertahankan lapangan pekerjaan.

“Kami juga berharap pemerintah dapat mengedepankan prinsip kepastian usaha dan kepastian kerja dalam merumuskan kebijakan fiskal, khususnya kebijakan pajak, cukai, maupun pungutan yang memiliki dampak terhadap sektor industri,” tulis FSP RTMM-SPSI.

FSP RTMM-SPSI menilai penguatan penerimaan negara dan perlindungan pekerja dapat berjalan beriringan apabila industri mampu tumbuh secara berkelanjutan. “Penguatan penerimaan negara dan perlindungan tenaga kerja bukan merupakan dua kepentingan yang harus dipertentangkan. Jika industri dapat tumbuh secara berkelanjutan, lapangan kerja terjaga, dan daya beli masyarakat tetap kuat, maka aktivitas ekonomi dan basis penerimaan negara juga dapat berkembang,” tulis FSP RTMM-SPSI.

Di sisi lain, Suahasil menyatakan dirinya akan melanjutkan pekerjaan yang sedang berjalan di Kementerian Keuangan sembari menjaga kondisi keuangan negara.

FSP RTMM-SPSI berharap kebijakan fiskal ke depan dapat menjaga keseimbangan antara kesehatan APBN, keberlangsungan industri, kepastian usaha, serta perlindungan tenaga kerja. Aspirasi tersebut menjadi perhatian federasi di tengah transisi kepemimpinan Kementerian Keuangan.
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Polisi Siapkan Pengamanan 3 Lapis Sidang Roy Suryo yang Dihadiri Jokowi Hari Ini, Brimob dan Intelijen Dikerahkan

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dijadwalkan hadir sebagai saksi dalam perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma.
Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Ada Rekayasa Lalu Lintas Imbas Sidang Dugaan Ijazah Jokowi di PN Jakarta Timur, Pengendara Sebaiknya Hindari Jalan Ini

Calon pengendara sebaiknya hindari jalur ini imbas rekayasa lalu lintas sidang dugaan ijazah palsu Presiden RI ke-7 Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Pakar Hukum Bongkar Tiga Syarat Mutlak Penyadapan agar Tidak Dianggap Ilegal

Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting oleh tiga tersangka, yakni LSP, ASN, dan EH terus menuai sorotan. 
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Shin Tae-yong Dikonfirmasi Alami Influenza Tipe A, Tetap Pantau Persija Meski Dirawat di Rumah Sakit

Alasan Shin Tae-yong tak dampingi Persija Jakarta saat away ke PSMS Medan adalah karena sang pelatih terkena Influenza tipe A dan sepekan dirawat di rumah sakit

Trending

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Temui Presiden Prabowo di Istana, Mualem Bahas Nasib Dana Otsus hingga Bendera Aceh

Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11).
Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Kata Suami Korban Soal Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Indramayu: Tetangga yang Sering Diberi Pekerjaan

Menurut keterangan dari suami korban, terduga pelaku pembunuhan disertai perampokan di Indramayu adalah tetangga yang sering diberikan pekerjaan oleh Komariyah.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Deretan Pemenang AMI Awards 2026: dari Idgitaf, Tulus, Cakra Khan hingga Burgerkill

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 mengumumkan berbagai musik hingga grup musik yang meraih penghargaan dari 67 kategori termasuk 4 kategori tambahan.
Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Jokowi Hadir Sebagai Saksi, PN Jaktim Terapkan Aturan Ketat untuk Pengunjung Sidang

Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerapkan aturan ketat pada sidang agenda pembuktian kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, yang digelar hari ini, Kamis (5/11). 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Geger! Orang Tua Ajak Anak Berusia 3 Tahun Naik Bukit Jalur Ekstrim Tanpa Pengaman, Warganet Geram

Viral di media sosial seorang anak balita berusia 3 tahun di Tenggarong diajak oleh orang tuanya mendaki Bukit Biru yang jalurnya dikenal terjal tanpa pengaman.
Selengkapnya

Viral