3 Bulan Menganggur, Ratusan Karyawan Mengadu ke Balai Kota Jakarta
- Istimewa
Venny menegaskan karyawan datang untuk menyampaikan aspirasi dan meminta penyelesaian, bukan melakukan tindakan kekerasan.
Dia juga meminta apabila terdapat persoalan kepemilikan atau sengketa, penyelesaiannya dilakukan melalui mekanisme hukum – pengadilan , bukan dengan cara menduduki dan menutup secara paksa sehingga kami tidak dapat bekerja.
“Kami melakukan aksi damai, kami tidak menyalahkan siapa pun, kami minta tolong. Minta tolong,” ujarnya.
Selain kepada Pemprov DKI, karyawan juga meminta kepolisian ikut turun tangan. Mereka berharap aparat dapat membantu mencari penyelesaian atas persoalan yang berdampak terhadap para pekerja tersebut.
“Tolong, kami butuh bantuan. Pak Polisi, tolong bantu mereka. Pak Polisi, tolong tegakkan keadilan. Kami tidak minta yang lain. Kalau ada masalah lain, silakan selesaikan melalui jalur hukum. Kami melakukan aksi damai, kami butuh menyuarakan karyawan ini agar dapat bekerja kembali. Bagaimana nasib mereka?” kata Venny.
Venny menyampaikan harapan agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dapat membantu membuka kembali tempat usaha tersebut sehingga para pekerja bisa kembali mencari nafkah.
“Ya harapannya Pak Gubernur bisa membantu membuka tembok itu dan tempat usaha kami dapat beroperasional kembali.
Venny menilai persoalan yang terjadi seharusnya dapat ditangani oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.
Penutupan Club de Arjuna di Jakarta Barat tidak hanya berdampak pada keberlangsungan usaha, tetapi juga membuat para karyawan kehilangan penghasilan selama berbulan-bulan.
Salah seorang karyawan Club de Arjuna bernama Salsa, mengaku sudah tiga tahun bekerja di tempat tersebut. Namun, sejak tempat kerjanya ditutup, ia tidak lagi memiliki pekerjaan selama tiga bulan terakhir.
“Tempat kami ditutup, Pak. Tolong bantu saya biar bisa dibuka segera, Pak,” kata Salsa saat mengikuti aksi damai.
Selama tidak bekerja, Salsa mengatakan dirinya sama sekali tidak mendapatkan penghasilan. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan keluarga.
“Udah 3 bulan, Pak, saya gak kerja, Pak,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai penghasilan selama tempat kerjanya tutup, Salsa menjawab, “Gak ada sama sekali penghasilan, saya gak kerja. Saya juga butuh nafkah buat keluarga saya, Pak.”
Load more