Perfumer Prancis Soroti Peluang Pertumbuhan Industri Wewangian Indonesia
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Industri wewangian atau fragrance di Indonesia dinilai memiliki peluang pertumbuhan seiring meningkatnya minat pelaku usaha terhadap inovasi dan pengembangan produk. Keterbukaan pasar terhadap tren baru menjadi salah satu faktor yang menarik perhatian perfumer asal Prancis, Pauline Ginisty.
Pauline menyampaikan pandangan tersebut saat menghadiri acara “Inside the Brain of a Perfumer” di The Summit Club, WTC Sudirman, Jakarta, pada 9 September 2026.
Menurut Pauline, perkembangan industri fragrance di Indonesia didukung oleh tingginya ketertarikan pelaku usaha terhadap inovasi. Kondisi tersebut membuka peluang bagi pengembangan produk yang menyesuaikan karakter pasar domestik.
“Industri fragrance di Indonesia saat ini berada di posisi yang sangat bagus dengan pertumbuhan yang menjanjikan. Saya melihat pelaku industri di sini memiliki ketertarikan yang tinggi dan sangat terbuka terhadap inovasi,” ujar Pauline.
Dia menilai karakter pasar Indonesia yang beragam dan dinamis menjadi aspek penting dalam memahami arah perkembangan industri wewangian. Peluang tersebut juga berkaitan dengan kemampuan pelaku usaha dalam mengantisipasi perubahan tren dan preferensi konsumen.
Pauline mengatakan dirinya tertarik untuk mengeksplorasi berbagai peluang yang muncul di pasar Indonesia, terutama dalam pengembangan produk dan inovasi aroma.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses penciptaan fragrance, mulai dari penyusunan konsep aroma hingga penerjemahan karakter pasar ke dalam produk.
Materi yang dibahas meliputi hubungan aroma dengan emosi konsumen, karakter wewangian mewah dan populer, serta pengaruh perbedaan wilayah terhadap preferensi aroma. Kegiatan juga dilengkapi dengan demonstrasi aroma untuk mengenalkan karakter berbagai fragrance secara langsung.
Brand Experience Manager Chemarome, Dinda, mengatakan pemahaman mengenai proses penciptaan wewangian diperlukan agar pelaku industri dapat melihat fragrance tidak hanya sebagai produk dengan aroma tertentu, tetapi juga sebagai bagian dari pengalaman personal konsumen.
“Kami ingin membawa proses di balik perfumery lebih dekat kepada industri di Indonesia. Bukan hanya tentang aroma yang disukai atau tidak disukai, tetapi tentang bagaimana sebuah fragrance dibangun melalui kreativitas, pemahaman terhadap market, dan expertise seorang perfumer,” kata Dinda.
Load more