Tak Harus Kuliah ke Luar Negeri, Begini Cara Pendidikan Tinggi Indonesia Membawa Standar Global ke Dalam Negeri
- Gambar ilustrasi AI / Gemini
Data ini menunjukkan bahwa kerja sama lintas negara dapat menciptakan jalur pendidikan internasional tanpa selalu mengikuti pola konvensional.
Bagi Indonesia, pendekatan tersebut relevan karena kebutuhan dunia kerja juga semakin lintas batas. Lulusan tidak hanya berhadapan dengan perusahaan nasional, tetapi dapat bekerja dengan tim global, melayani pasar internasional, atau membangun bisnis yang sejak awal beroperasi lintas negara.
Kolaborasi Kampus Menjadi Jembatan Menuju Pengalaman Internasional
Melansir dari laman resmi, memasuki usia 25 tahun, BINUS International memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi berstandar global bagi generasi muda Indonesia. Sejak berdiri pada 2001, membawa pendekatan pendidikan internasional melalui pembelajaran berstandar global, kerja sama dengan mitra luar negeri, serta berbagai kesempatan untuk memperoleh pengalaman internasional.
“Kehadiran universitas global dan semakin luasnya kolaborasi lintas negara menunjukkan bahwa Indonesia semakin menjadi bagian penting dari ekosistem pendidikan tinggi dunia. Bagi perguruan tinggi Indonesia, perkembangan ini juga menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing global," ujar Vice President BINUS Higher Education & Professional Services, George Wijaya Hadipoespito, M.Sc., MBA.
Salah satu pendekatan yang digunakan adalah membangun kemitraan dengan universitas internasional, sejumlah mitranya masuk dalam jajaran Top 100 QS World University Rankings 2027, di antaranya UNSW Sydney, University of Birmingham, Boston University, dan University of Nottingham. Dalam pemeringkatan QS 2027, UNSW Sydney berada di peringkat ke-19, Boston University di posisi ke-94, dan University of Nottingham di posisi ke-97.
Namun, peringkat universitas sebaiknya tidak menjadi satu-satunya ukuran kualitas pengalaman internasional. Bagi mahasiswa, aspek seperti kesesuaian program studi, kualitas pembelajaran, kesempatan pertukaran, jejaring profesional, dan pengalaman lintas budaya juga perlu diperhatikan.
“Bagi kami, pendidikan internasional bukan sekadar label. Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa mendapatkan global exposure, membangun international network, serta memiliki kompetensi untuk belajar, bekerja, dan berkolaborasi dalam lingkungan global, namun tetap mampu memberikan kontribusi bagi Indonesia,” ujar Direktur Kampus BINUS @Senayan, Dr. Drs. Andreas Chang, M.B.A..
Double Degree hingga Jejaring Alumni Jadi Bagian dari Pengalaman Global
Load more