News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Negara Tetangga yang Terdampak Kabut Asap akibat Karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga terus mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:13 WIB
BNPB Kerahkan Armada Helikopter untuk Water Bombing Karhutla di 6 Provinsi.
Sumber :
  • Dokumentasi BNPB

Jakarta, tvonenews.com- Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Indonesia menuai perhatian banyak negara. Telebih dua negara tetangga ini, karena terdampak langsung atas peristiwa tersebut.

Karhutla di Indonesia terjadi di beberapa wilayah yang paling banyak yaitu Kalimantan. Hingga saat ini masih diupayakan dalam proses pemadaman secara maksimal oleh petugas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir dari antara, menurut data Sipongi Kemenhut saat ini, beberapa desa di Kabupaten Barito Selatan menjadi pusat tertinggi titik api atau hotspot selama periode 1 Agustus – 8 Oktober 2026 adalah Desa Madara sebanyak 1.567 titik, Sungai Jaya 1.256 titik, Kalahien 1.038 titik, Marawan Lama 744 titik dan Kelurahan Mangkatip 344 titik.

Ilustrasi: Kota Pekanbaru yang masih dalam kondisi kabut asap akibat karhutla.
Ilustrasi: Kota Pekanbaru yang masih dalam kondisi kabut asap akibat karhutla.
Sumber :
  • Antara

Sehingga menciptakan kabut asap pekat, yang menyelimuti wilayah setempat. Warga pun diimbau untuk mengenakan masker.

Dari data tersebut, sumber api dinilai kini memang berasal dari wilayah Barsel, lalu asapnya menyebar ke daerah lain yang titik panasnya sedikit atau tidak ada sama sekali,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Agus Yulius.

Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama lintas lembaga tengah mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dengan operasi darat dan udara di sejumlah wilayah prioritas.

Atas kondisi indonesia masih diterpa karhutla, diketahui ada dua negara yang terdampak yaitu Malaysia dan Singapura. Kedua negara ini masih melihat perkembangan kondisinya.

Malaysia disebutkan merencanakan untuk meliburkan sekolah pada Jumat (9/10), akibat meningkatnya tingkat kabut asap, menurut Menteri Pendidikan Malaysia Fadhlina Sidek.

Diketahui sejumlah sekolah yang diliburkan akibat kabut asap yaitu bagian Johor, Melaka, Negeri Sembilan, dan Selangor. Kemudian di wilayah federal Kuala Lumpur dan Putrajaya, serta Distrik Rompin di Pahang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara di Singapura, sebelumnya mengabarkan kalau Badan Pengatur Olahraga Otomotif Dunia (FIA) menulis pernyataan resmi pada Kamis (8/10), mengenai pembatasan aktivitas luar ruangan termasuk hiburan yang mempunyai kemungkinan tidak dapat dilangsungkan jika kondisi asap yang menyelimuti Singapura semakin memburuk.

Namun seiring berjalannya waktu, pihak terkait mengatakan Grand Prix Singapura di Marina Bay Street Circuit tetap berjalan sesuai agenda meski terancam efek kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

10 Ucapan Selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, Cocok Dijadikan Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan selamat HUT Provinsi Jawa Timur ke-81, cocok caption dan dibagikan ke media sosial.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Selengkapnya

Viral