News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cari Solusi Atasi Beban TPA, Wali Kota Tangerang Lirik Teknologi Mesin Pengubah Sampah Jadi Kompos dalam Delapan Jam

Wali Kota Tangerang, Sachrudin Lirik Teknologi Mesin Pengubah Sampah Jadi Kompos dalam Delapan Jam guna atasi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:07 WIB
Wali Kota Tangerang Sachrudin Lirik Teknologi Mesin Pengubah Sampah Jadi Kompos dalam Delapan Jam.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - PT Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) bersama PT Enviro Mas Sejahtera resmi mengembangkan mesin pengolah sampah organik berkecepatan tinggi bernama SOMYA. 

Inovasi rapid digester yang menggabungkan keahlian manufaktur dan teknologi lingkungan ini menandai langkah strategis Perseroan dalam memperluas diversifikasi usaha ke segmen non-otomotif, sekaligus membidik potensi pasar pengelolaan limbah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teknologi ini juga menarik perhatian Wali Kota Tangerang Sachrudin yang meninjau langsung keandalan SOMYA untuk melihat potensinya dalam mendukung tata kelola sampah perkotaan. 

Kehadiran mesin ini dirancang untuk menuntaskan problem limbah organik rumah tangga langsung dari hulu agar tidak menumpuk di tempat pembuangan akhir. 

Tanpa penanganan yang tepat, limbah organik rumah tangga yang porsinya mencapai sekitar 70 persen berisiko menimbulkan pencemaran tanah dan air, polusi bau, serta menghasilkan gas metana yang memperparah efek rumah kaca.

SOMYA menawarkan keunggulan mampu mengubah material organik menjadi pupuk kompos dalam kurun waktu delapan jam, sekaligus menyusutkan volume sampah sampai 95 persen dengan mereduksi kadar airnya. 

"Somya memberikan solusi dengan menyelesaikan pengolahan limbah organik di hulu (rumah tangga), mengolah dan merubah sampah organik menjadi kompos. Somya dapat mengolah sampah organik dengan cepat menjadi kompos dengan waktu 8 jam, dan menyusutkan sampah organik sampai dengan 95% (dengan menghilangkan kandungan air sampah organik)," tulis keterangan resmi PART, dikutip Kamis (15/10).

Melalui komersialisasi mesin ini, PART berpeluang memperoleh sumber pendapatan baru di luar lini bisnis komponen otomotif roda dua dan roda empat, sembari mengoptimalkan kapabilitas industri manufaktur dalam negeri untuk menjawab persoalan lingkungan. (dpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

UMKM Juga Punya Peluang Pasok Kebutuhan Pemerintah, LKPP Perkenalkan Peluangnya

UMKM Juga Punya Peluang Pasok Kebutuhan Pemerintah, LKPP Perkenalkan Peluangnya

LKPP mempertemukan 16 kementerian/lembaga dengan pelaku usaha melalui Business Matching 2026. Simak peluang UMKM memasok kebutuhan pemerintah dengan potensi
Karhutla Kerap Berulang, Presiden Prabowo Diminta Kaji Status Bencana Nasional

Karhutla Kerap Berulang, Presiden Prabowo Diminta Kaji Status Bencana Nasional

Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (PP HIMA Persis) meminta Presiden Prabowo Subianto agar mengkaji secara mendalam opsi penetapan status bencana nasional untuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Nicolo Zaniolo Bantah Ingin Gabung AC Milan, Tegaskan Sejak Awal Hanya Mau Bertahan di Udinese

Nicolo Zaniolo Bantah Ingin Gabung AC Milan, Tegaskan Sejak Awal Hanya Mau Bertahan di Udinese

Nicolo Zaniolo buka suara soal rumor kepindahannya ke AC Milan pada musim panas lalu. Ia menegaskan sejak awal ingin bertahan di Udinese.
Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan Dahsyat Guncang Ciputat: Dua Tewas dan 11 Orang Terluka, Polisi Pastikan Bukan Aksi Bom

Ledakan dahsyat terjadi di ruko kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (14/10).
8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

Chery Indonesia juga membuka kesempatan bagi pemilik Omoda 5 yang ingin memastikan kondisi kendaraannya.
Megawati Hangestri Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang, Kang Sung-hyung Ungkap Fakta Mencengangkan soal Megatron

Megawati Hangestri Gagal Bawa Hyundai Hillstate Menang, Kang Sung-hyung Ungkap Fakta Mencengangkan soal Megatron

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, sempat mengungkapkan kondisi Megawati Hangestri yang belum pulih 100 persen setelah menjalani operasi usus buntu.

Trending

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dibanderol Rp21 Jutaan, Berapa Kali Gaji UMR Jakarta 2026 untuk Membelinya?

iPhone 18 Pro dan Pro Max Dibanderol Rp21 Jutaan, Berapa Kali Gaji UMR Jakarta 2026 untuk Membelinya?

Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max diperkirakan mulai Rp21,5 juta. Simak perbandingan dengan UMP Jakarta 2026, spesifikasi kamera, baterai, dan chip A20 Pro
iPhone 18 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max: Selisih Harga Jauh, Upgrade-nya Benar-Benar Worth It?

iPhone 18 Pro Max vs iPhone 17 Pro Max: Selisih Harga Jauh, Upgrade-nya Benar-Benar Worth It?

iPhone 18 Pro Max membawa chip A20 Pro, kamera variable aperture, dan baterai lebih awet. Simak perbandingannya dengan iPhone 17 Pro Max sebelum membeli.
Usai Sarang Narkoba Dihancurkan, Tiga Orang Jadi Korban Penembakan OTK di Kampung Ambon, Lapak Ikut Dibakar Misterius

Usai Sarang Narkoba Dihancurkan, Tiga Orang Jadi Korban Penembakan OTK di Kampung Ambon, Lapak Ikut Dibakar Misterius

Aksi kekerasan mencekam mengguncang kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu (14/10) sore. 
Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Kata-kata Pelatih Viettel FC usai Takluk dari Persib Bandung, Bongkar Biang Kerok Kekalahan

Pelatih The Cong-Viettel FC, Velizar Popov, mengungkapkan penyebab timnya takluk 0-1 dari Persib Bandung pada laga kedua Grup E ACL 2 2026/2027. Ia menyoroti.
8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

8.878 Unit Chery Omoda 5 Kena Recall, Begini Respons Chery Indonesia

Chery Indonesia juga membuka kesempatan bagi pemilik Omoda 5 yang ingin memastikan kondisi kendaraannya.
Ekspor Nikel Melonjak dari USD3,3 Miliar Jadi USD40 Miliar, Menko Bahlil Bidik USD45 Miliar pada 2026

Ekspor Nikel Melonjak dari USD3,3 Miliar Jadi USD40 Miliar, Menko Bahlil Bidik USD45 Miliar pada 2026

Pemerintah membidik perolehan ekspor nikel nasional mampu menyentuh angka sedikitnya USD45 miliar pada 2026. 
Layanan Air Minum Terdampak Banjir Kota Padang, Kemen PU Percepat Penanganan Infrastuktur

Layanan Air Minum Terdampak Banjir Kota Padang, Kemen PU Percepat Penanganan Infrastuktur

Banjir yang melanda Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada pekan lalu turut berdampak terhadap Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Selengkapnya

Viral