News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awal Mula Kasus Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak oleh Suami Siri Terungkap, Ternyata Gara-gara Hal Ini

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap pembunuhan sadis itu menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, berinisial AGF (4).
Senin, 26 Oktober 2026 - 15:18 WIB
Rekaman CCTV hotel di Madiun menangkap gambar ibu dan anak serta suami siri sebelum pembunuhan
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan sadis di wilayah Madiun, Jawa Timur berhasil diungkap polisi.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur mengungkap pembunuhan sadis itu menimpa Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, berinisial AGF (4). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelaku bernama Dwi Bagus Martono yang merupakan suami siri korban diduga berupaya menghilangkan jejak perbuatannya dengan memutilasi, membakar hingga menggiling jasad kedua korban.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jatim Roy Suhombing mengungkapkan, pembunuhan tersebut diduga terjadi di sebuah kamar hotel di wilayah Madiun. 

Dwi Bagus Martono (40) terduga pelaku mutilasi istri siri dan anak
Dwi Bagus Martono (40) terduga pelaku mutilasi istri siri dan anak
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban Dini diduga menjadi korban pertama, sebelum pelaku menghabisi nyawa anaknya.

Setelah melakukan pembunuhan, pelaku diduga berusaha menghancurkan jasad kedua korban agar tidak meninggalkan jejak. Potongan tubuh korban kemudian dibakar dan diduga direncanakan untuk dibuang ke laut.

"Setelah kejadian, pelaku berusaha menghilangkan jejak. Setelah membunuh korban kemudian membakar lalu menggiling korban dengan penggilingan daging kemudian dibakar di pekarangan rumah pelaku untuk dibuang di laut," ujar Roy Suhombing, pada Senin (26/10/2026).

Roy menambahkan, penyidik masih berupaya mencari bagian tubuh korban yang belum ditemukan. 

Sementara itu, tersangka yang sebelumnya diamankan telah dalam perjalanan menuju Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur menjelaskan, tindakan pelaku dalam menghancurkan jasad korban membuat proses pencarian barang bukti menjadi lebih sulit.

Menurut Jumhur, modus tersebut mengingatkannya pada kasus mutilasi yang dikenal sebagai kasus koper merah. 

Namun, dalam perkara ini, pelaku diduga melakukan serangkaian tindakan untuk menghancurkan jasad korban, mulai dari pembakaran hingga penggilingan.

"Gerakannya sama seperti kasus koper merah. Tapi ini lebih kejam. Jasadnya dibakar, dimutilasi, lalu digiling," kata Jumhur.

Penyidik kini terus mengembangkan penyelidikan untuk menemukan sisa-sisa jasad korban. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

"Karena dihancurkan, digiling seperti itu, kita kesulitan menemukan jasad korban. Kita sudah amankan barang bukti dan masih melakukan pengembangan mencari sisa-sisa di sekitar TKP," ujarnya.

Berawal dari Rekaman CCTV

Kasus pembunuhan sadis terhadap ibu dan anak oleh suami siri di Surabaya
Kasus pembunuhan sadis terhadap ibu dan anak oleh suami siri di Surabaya
Sumber :
  • Threads @faroh.faa

Jumhur mengungkapkan, salah satu petunjuk penting dalam pengungkapan kasus ini berasal dari rekaman kamera pengawas atau CCTV di sebuah hotel di wilayah Madiun. 

Rekaman tersebut memperlihatkan terduga pelaku membawa tas berukuran besar setelah pertemuan terakhir dengan korban.

"Kita urut pertemuan terakhir ada di salah satu hotel di wilayah Madiun. Kita dapat CCTV-nya. Target ini bawa tas besar," kata Jumhur.

Tersangka sebelumnya juga diduga berpura-pura menjadi pelapor orang hilang di Polres Madiun Kota. 

Polisi kini masih mendalami rangkaian peristiwa, motif, serta upaya pelaku menghilangkan barang bukti dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak tersebut.

Penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pencarian bagian tubuh korban untuk mengungkap perkara ini secara menyeluruh. (sha/muu)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengemudi Mobil Listrik Mewah Pemicu Kecelakaan Beruntun, Diduga Anak Tokoh Pengusaha di Medan

Pengemudi Mobil Listrik Mewah Pemicu Kecelakaan Beruntun, Diduga Anak Tokoh Pengusaha di Medan

Diduga ugal-ugalan, sebuah mobil listrik Denza BK 1906 BYN yang dikemudikan oleh seorang pria bernama Britto RP Napitupulu, mengakibatkan kecelakaan beruntun di
Titisan Iswadi Idris Unjuk Gigi: Aldendra Sang Calon Jenderal Lini Tengah Timnas Indonesia yang Bersinar di Piala Soeratin 2026 Bareng ASIOP

Titisan Iswadi Idris Unjuk Gigi: Aldendra Sang Calon Jenderal Lini Tengah Timnas Indonesia yang Bersinar di Piala Soeratin 2026 Bareng ASIOP

Timnas Indonesia memiliki salah satu aset masa depan yang bisa bersinar. Sosok tersebut adalah Aldendra Diputra yang tampil gemilang di Piala Soeratin 2026.
tvOne x Cube dan Pertasindo Dorong Penguatan Industri Kesehatan melalui Transformasi 5M Menjadi 6M

tvOne x Cube dan Pertasindo Dorong Penguatan Industri Kesehatan melalui Transformasi 5M Menjadi 6M

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah dengan adanya program Hidup Sehat, yang secara konsisten hadir sejak 2017 sebagai program informasi dan edukasi kesehatan. 
AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

AFC Rilis Jadwal Baru Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Garuda Langsung Hadapi Jepang Sore Hari

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) merilis jadwal Piala Asia 2027 yang berlangsung di Arab Saudi. Timnas Indonesia memulai perjuangan dengan menghadapi Jepang.
Pemotor Tewas Usai Hantam Pembatas Underpass Pondok Indah, Alami Luka Parah di Kepala

Pemotor Tewas Usai Hantam Pembatas Underpass Pondok Indah, Alami Luka Parah di Kepala

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Kharisma Arbita Bangsa mengatakan, peristiwa ini terjadi sekira pukul 08.10 WIB.
Viral Pelanggan Pergoki Tikus di Atas Meja Restoran Terkenal Sedang Curi Makanan, Netizen: The Real Ratatouille

Viral Pelanggan Pergoki Tikus di Atas Meja Restoran Terkenal Sedang Curi Makanan, Netizen: The Real Ratatouille

Berdasarkan informasi yang beredar di Threads, kejadian itu diduga terjadi di salah satu gerai restoran keluarga yang terkenal di Indonesia, yaitu Solaria.

Trending

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Jawa Barat Juara Umum Kejurnas Tinju Amatir 2026, AHY Singgung Mental Juara

Kontingen Jawa Barat membawa pulang Piala Menko Infrastruktur usai menjadi juara umum di Kejurnas Tinju Amatir 2026, yang digelar di Pluit Village Mall, Jakarta Utara, Minggu malam (25/10/2026).
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Berikut Titik Lokasi yang Rawan Razia

Operasi Patuh 2026 resmi digelar mulai hari ini, Senin, 26 Oktober 2026 hingga Minggu, 8 November 2026, ini titik lokasi yang rawan razia selama penindakan.
Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Bobotoh Tewas Bersimbah Darah Usai Nonton Laga Persib vs Garudayaksa di Bogor, Polisi Turun Tangan

Seorang remaja berinisial ARK (16), suporter Persib Bandung atau Bobotoh, meninggal dunia setelah menonton pertandingan Persib Bandung melawan Garudayaksa FC.
‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

‎Shin Tae-yong Tak Mau Persija Terpeleset Lawan Persik, Singgung Satu Hal yang Bakal Jadi Kunci Kemenangan

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengaku telah menyiapkan taktik khusus untuk menghadapi Persik Kediri pada pekan ketujuh Super League 2026/2027.
Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 Tahun Tewas Seusai Nonton Persib vs Garudayaksa FC, Ditemukan di Kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor

Kronologi Bobotoh 16 tahun tewas seusai nonton Persib vs Garudayaksa FC, ditemukan di kawasan Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Atlet Selam asal Jepara Meninggal Dunia saat Berlaga pada Porprov Jawa Tengah XVII, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII diwarnai duka. Syabilla Rizkia Putri Raharja (22), atlet selam asal Jepara, meninggal dunia setelah mengalami insiden saat berlomba di nomor selam laut sejauh 3 kilometer di Pantai Awann Costa, Minggu (25/10/2026). 
11 Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh 2026, Segini Denda dan Cara Bayar Tilang Online

11 Pelanggaran yang Disasar Operasi Patuh 2026, Segini Denda dan Cara Bayar Tilang Online

Operasi Patuh 2026 berlangsung 26 Oktober hingga 8 November. Simak daftar 11 pelanggaran, denda maksimal, dan cara bayar tilang online.
Selengkapnya

Viral