News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Said Didu: Harga Saham Bayan Tak Bisa Dibandingkan Langsung dengan Pasar Reguler

Perbedaan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai dasar penetapan harga dalam transaksi pengalihan saham tersebut.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:29 WIB
Ilustrasi Saham
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai perbedaan harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dalam transaksi negosiasi dan perdagangan reguler perlu dipahami berdasarkan mekanisme masing-masing pasar. Menurutnya, selisih harga kedua transaksi tersebut tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa pembelian saham oleh pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dilakukan dengan harga murah.

Pernyataan itu disampaikan Said Didu menyusul transaksi pembelian saham Bayan oleh PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Haji Isam, senilai Rp26,09 triliun. Dalam transaksi tersebut, Jhonlin Baratama membeli sekitar 10,08 miliar lembar saham dengan harga Rp2.588 per lembar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga itu jauh di bawah harga saham BYAN di pasar reguler yang ketika itu berada di kisaran Rp12.000 per lembar. Perbedaan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai dasar penetapan harga dalam transaksi pengalihan saham tersebut.

Said Didu menjelaskan, perdagangan melalui pasar negosiasi memiliki mekanisme yang berbeda dari transaksi reguler di bursa. Oleh sebab itu, menurutnya, kedua harga tersebut tidak dapat dibandingkan secara langsung tanpa mempertimbangkan karakteristik transaksinya.

“Ini kan orang enggak paham bahwa itu pasar yang berbeda. Kalau negosiasi memang begitu,” kata Said Didu, Rabu (28/10/2026).

Ia juga menilai kewajaran harga pembelian saham Bayan perlu dilihat dari aspek lain, termasuk nilai buku perusahaan dan potensi ekonomi aset yang dimiliki. Menurutnya, harga transaksi tersebut justru mencapai sekitar dua kali nilai buku perusahaan.

“Setelah terbuka kemarin bahwa sebenarnya Haji Isam sudah beli lebih mahal dua kali book value,” ujarnya.

Nilai buku atau book value menggambarkan nilai bersih aset perusahaan setelah dikurangi kewajibannya. Sementara itu, nilai ekonomis perusahaan tambang juga dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk cadangan batu bara dan prospek usaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas dasar itu, Said Didu berpandangan bahwa perbandingan harga saham di pasar reguler saja belum cukup untuk menentukan apakah transaksi tersebut menguntungkan pembeli.

“Kenapa Haji Isam dapat harga saham murah? Ya, tanyalah kenapa dia mau jual murah. Dan pertanyaannya, apakah betul murah?” kata Said.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

100 Hari Kerja, Kepala BGN Paparkan "Transformasi MBG 2.0" hingga Ajak Publik Terlibat

100 Hari Kerja, Kepala BGN Paparkan "Transformasi MBG 2.0" hingga Ajak Publik Terlibat

Kepala BGN Sudaryono memaparkan “Transformasi MBG 2.0” di 100 hari kerjanya. Dia memastikan permasalahan yang ditemukan di era sebelumnya dibenahi di MBG 2.0 ini.
Timnas Indonesia U-15 Jadi Tim Terbaik ASEAN di Fase Kompetisi Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA, Malaysia Langsung Tergelincir

Timnas Indonesia U-15 Jadi Tim Terbaik ASEAN di Fase Kompetisi Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA, Malaysia Langsung Tergelincir

Pada fase kompetisi, setiap tim termasuk tim perwakilan ASEAN di dalam fase grup bergabung dengan tier sesuai dengan posisi akhir klasemen fase grup Piala Dunia dan Festival U-15 2026.
Ole Romeny Cedera, Rafael Struick Bicara soal Kans Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Ole Romeny Cedera, Rafael Struick Bicara soal Kans Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, berbicara soal kembali ke skuad Garuda. John Herdman pun berpotensi tidak bisa mengandalkan Ole Romeny untuk bulan depan.
Kepala BGN Tidak Tutup Mata soal Adanya Permasalahan MBG di Era Sebelumnya, Singgung soal Yayasan Calo

Kepala BGN Tidak Tutup Mata soal Adanya Permasalahan MBG di Era Sebelumnya, Singgung soal Yayasan Calo

Kepala BGN Sudaryono mengatakan pihaknya tidak menutup mata soal adanya permasalahan MBG di era sebelumnya. Di 100 hari ini, Sudaryono meyakini istilah trust is good but control is better.
Tak Perlu Lagi Ribet Urus Izin, Bahlil Siapkan Terobosan Besar untuk Industri Migas RI

Tak Perlu Lagi Ribet Urus Izin, Bahlil Siapkan Terobosan Besar untuk Industri Migas RI

Pemerintah menyiapkan perubahan besar dalam tata kelola sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) melalui RUU Migas. Kini, tak perlu lagi ribet urus izin.
Kabakom: Ekonomi Tumbuh dan Gaji Buruh Naik dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Kabakom: Ekonomi Tumbuh dan Gaji Buruh Naik dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Menurut Kabakom, capaian dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka terlihat dalam pertumbuhan ekonomi beserta kenaikan gaji buruh.

Trending

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Jadwal Timnas Indonesia U-15 di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA: Tampil di Perempat Final Tier C, Berpeluang Lawan Prancis

Usai dua hasil positif di babak 32 dan 16 besar Tier C, Timnas Indonesia U-15 akan tampil di babak perempat final untuk memperebutkan peringkat 65-72 dunia di babak semifinal Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN: Lebih dari 2.000 Dapur MBG Ditutup Karena Tidak Memenuhi Syarat Higienis dan Sanitasi

Kepala BGN Sudaryono mengatakan lebih dari 2.000 dapur MBG ditutup karena tidak memenuhi syarat higienis dan sanitasi. Menurut dia, dapur yang memiliki sertifikat terkait higienis dan sanitasi saja belum tentu layak apalagi dapur yang tidak punya.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Dibuang ke Hutan dengan Luka Bakar 50 Persen, Begini Kondisi Memilukan ART Banten yang Disiksa Majikan di Malaysia

Nasib tragis menimpa perempuan inisial SR (22), seorang asisten rumah tangga (ART) asal Banten yang menjadi korban penyiksaan keji oleh majikannya di Malaysia. 
Selengkapnya

Viral