China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan
- REUTERS/Ana Beltran/File Photo
tvOnenews.com - China akhirnya menerima permintaan maaf Kylian Mbappe terkait video yang memperlihatkan dirinya tertawa saat melihat gambar gabungan wajahnya dengan Mao Zedong.
Meski demikian, otoritas China menegaskan akan terus memantau perilaku bintang Real Madrid tersebut setelah kontroversi itu memicu kemarahan publik.
Video tersebut muncul hanya beberapa jam sebelum upacara penghargaan Ballon d'Or. Dalam rekaman itu, Mbappe terlihat tertawa ketika diperlihatkan gambar dirinya yang digabungkan dengan sosok Mao Zedong, mantan pemimpin China yang dikenal luas sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah negara tersebut.
- REUTERS/Bruna Casas
Konten itu kemudian memicu reaksi keras di China. Pasalnya, Mao Zedong masih dipandang sebagai figur bersejarah yang dihormati oleh sebagian besar masyarakat di negara tersebut. Penggambaran yang dianggap tidak pantas terhadap sosok Mao pun menjadi persoalan sensitif.
Dampak kontroversi tersebut meluas hingga berpotensi memengaruhi hubungan bisnis sepak bola Spanyol dengan pasar China. La Liga dan Mbappe dilaporkan harus menyampaikan permintaan maaf setelah muncul ancaman penghentian kerja sama.
Sejumlah perusahaan China juga dikabarkan menghentikan sponsor yang berkaitan dengan Mbappe dan La Liga.
Real Madrid pun ikut terseret dalam polemik tersebut. Besarnya kepentingan komersial di pasar China membuat klub ibu kota Spanyol itu harus memperhatikan dampak kontroversi yang melibatkan salah satu pemain andalannya.
Pada 28 Oktober, China Media Group (CMG), lembaga penyiaran milik negara yang menayangkan pertandingan La Liga, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima permintaan maaf Mbappe. Namun, penerimaan tersebut tidak berarti persoalan dianggap selesai.
"Para pejabat CMG telah mengkonfirmasi masalah mengenai permintaan maaf publik yang dibuat oleh pemain Real Madrid, Kylian Mbappé, atas pernyataan tidak pantasnya mengenai Tiongkok. Kami telah menerima permintaan maafnya. Namun, kami akan memantau perilakunya di masa mendatang dengan lebih cermat. Kami berharap La Liga, Real Madrid, dan Mbappé sendiri akan mengambil pelajaran dari insiden ini, meminta maaf dengan tulus, dan dengan tegas memperbaiki kesalahan mereka."
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa China masih menaruh perhatian terhadap dampak insiden tersebut. Meski permintaan maaf Mbappe telah diterima, CMG menegaskan bahwa sikap dan perilaku sang pemain ke depannya tetap akan menjadi perhatian.
Load more