News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Empat Anggota Polsek Kajang di Bulukumba Diduga Aniaya Tahanan hingga Tewas, Begini Nasibnya

Kuasa hukum korban, Nidlamu Harby Elghama mengatakan, empat anggota yang dilaporkan yaitu Kanit Reskrim Polsek Kajang, Aipda BA, Briptu AA, Aipda AS atau A, dan Bripka IE.
Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:45 WIB
Ilustrasi Polri.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Empat anggota Polsek Kajang dilaporkan ke Divisi Propam Mabes Polri terkait dugaan penganiayaan berujung meninggal dunia, terhadap pria berinisial A (25) yang tengah ditahan di Rutan Polsek Kajang karena diduga mencuri sebuah handphone.

Kuasa hukum korban, Nidlamu Harby Elghama mengatakan, empat anggota yang dilaporkan yaitu Kanit Reskrim Polsek Kajang, Aipda BA, Briptu AA, Aipda AS atau A, dan Bripka IE. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Nidlamu menerangkan, korban diduga meninggal dunia sekitar pukul 20.00 WIB, setelah mengalami penganiayaan berat.

"Almarhum, wafat di rutan Polsek Kajang. Kita duga kuat terjadi penganiayaan berat. Jangka masa waktu meninggal sekitar kurang lebih 11 jam. Dia berada di Polsek Kajang sejak jam 09.00 dan mati wafatnya itu jam 20.00," kata Nidlamu, di Mabes Polri, pada Selasa (27/10/2026).

Akibat peristiwa penganiayaan yang berujung meninggal dunia ini, korban mengalami sejumlah luka di bagian perut, leher, hingga dubur.

Dalam kesempatan yang sama, saudara korban, Kaharuddin menjelaskan bahwa korban saat itu bekerja sebagai nelayan bersandar di Kabupaten Bulukumba. 

Setelahnya korban membeli sebuah handphone yang ternyata barang tersebut merupakan hasil curian.

"Korban mendapatkan atau membeli sebuah handphone yang di mana handphone itu tidak diketahuinya itu adalah handphone curian," jelas Kaharuddin.

Kemudian, korban membawa handphone tersebut ke konter untuk membuka sandi karena ponsel masih dalam keadaan terkunci. Namun, pemilik konter menghubungi seseorang yang diduga pemilik handphone tersebut. 

“Seseorang yang ditelepon oleh pemilik konter ini segera membawa korban ke Polsek Kajang. Dari sekitar pukul 13.00 WIB ke pukul 20.00 WIB, di situlah korban mendapatkan penganiayaan berat oleh sejumlah oknum polisi yang bertugas di Polsek Kajang,” terang Kaharuddin.

Kemudian Kaharuddin menjelaskan, dalam peristiwa ini, korban juga sempat diminta uang negosiasi sebanyak Rp10 juta untuk perdamaian. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pihak keluarga juga mendapat intimidasi untuk mencabut laporan dan menempuh jalur damai atau negosiasi. Keluarga juga diiming-imingi sejumlah uang.

"Sudah ada. Kami sudah ada bukti elektronik, baik itu berupa percakapan WhatsApp, maupun dengan video suara yang dikirim lewat WhatsApp," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Beckham Putra Ungkap Momen Mengejutkan saat Pertama Kali Dipanggil Timnas Indonesia

Beckham Putra Ungkap Momen Mengejutkan saat Pertama Kali Dipanggil Timnas Indonesia

Winger Persib Bandung, Beckham Putra, mengaku terkejut saat pertama kali mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior pada era kepelatihan Patrick Kluivert.
Viral Seorang Ibu Cuci Pampers Bekas untuk Dipakai Lagi, Sudah Dihujat Netizen tapi Tetap Tak Peduli

Viral Seorang Ibu Cuci Pampers Bekas untuk Dipakai Lagi, Sudah Dihujat Netizen tapi Tetap Tak Peduli

Mencuci pamper bekas dilakukannya agar bisa ia digunakan ulang. Alhasil, ia dapat menekan anggaran dan tidak perlu membeli pamper baru secara terus-menerus. 
BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 Segera Hadir di Indonesia, Bawa Teknologi Baterai Baru yang Bikin Penasaran

BYD Atto 2 bakal hadir di Indonesia dengan spesifikasi berbeda dari sejumlah pasar lain. Salah satu teknologi yang disorot adalah Blade Battery generasi kedua.
Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Fakta Mengejutkan! Pelaku Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Ternyata Memiliki IQ di Atas Rata-rata

Hasil pemeriksaan psikologis terhadap Dwi Bagus Martono yang menunjukkan adanya kecenderungan kepribadian superior serta tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Awas WhatsApp Dibajak dari Jarak Jauh! Kenali 5 Tandanya Sebelum Pesan Pribadi dan Rekening Jadi Sasaran

Kenali 5 ciri WhatsApp disadap atau dibajak dari jarak jauh, mulai dari kode OTP asing hingga pesan terkirim sendiri, serta cara memulihkannya
Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok Bisa AI Membutuhkan Banyak Air? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Kok bisa AI membutuhkan banyak air? Guru Besar FMIPA UI menjelaskan alasan data center memakai air untuk pendinginan dan cara menghematnya.

Trending

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Ngeri! Viral Ikan Asin Diduga Disemprot Cairan Pembasmi Serangga, Ini 5 Risiko Kesehatan jika Dikonsumsi

Video yang memperlihatkan ikan asin diduga disemprot menggunakan cairan pembasmi serangga (Baygon) saat dijemur viral di media sosial. Ini bahaya insektisida.
Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Selengkapnya

Viral