Tangis Pilu Istri Sah Pecah saat Peluk Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Dwi Bagus sampai Bersujud
- TikTok Rumpi Gosip
tvOnenews.com - Suasana haru mewarnai proses rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun, Jawa Timur.
Di tengah penyidikan perkara yang menggemparkan masyarakat tersebut, istri sah Dwi Bagus Martono tak kuasa menahan tangis ketika bertemu dan memeluk suaminya yang kini menjadi tersangka.
Momen emosional itu berlangsung di kediaman mereka di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026). Bagus yang berada dalam pengawalan petugas tampak berhadapan dengan istrinya sebelum keduanya berpelukan.
- TikTok Rumpi Gosip
Pertemuan tersebut semakin menyita perhatian setelah Bagus terlihat bersimpuh di hadapan sang istri untuk meminta maaf.
Momen itu terjadi setelah rangkaian rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berusia empat tahun selesai dilakukan.
Pertemuan tersebut berlangsung sebelum tersangka dibawa kembali oleh penyidik. Istri sahnya terlihat menyampaikan sesuatu secara emosional kepada Bagus, tetapi isi percakapan keduanya tidak diketahui secara pasti.
Tangis Istri Sah Jadi Sorotan di Tengah Kasus Pembunuhan
Momen pelukan tersebut turut menjadi perbincangan di media sosial setelah videonya beredar luas, termasuk melalui unggahan akun TikTok Rumpi Gosip.
Dalam unggahan itu, istri sah Bagus terlihat memeluk suaminya sambil menangis. Peristiwa tersebut memancing beragam reaksi warganet, yang menyoroti posisi sang istri di tengah terungkapnya kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini dan anaknya.
Sebagian warganet mengungkapkan simpati kepada istri sah tersangka.
Mereka menilai perempuan tersebut juga menghadapi pukulan emosional setelah suaminya terseret kasus kriminal sekaligus terungkapnya pernikahan siri dengan korban.
"Justru korban sebenarnya ya istrinya ini, karena dia paling sakit dibohongi, diselingkuhi," tulis seorang warganet.
"Korban sesungguhnya istri sah nya, udah diselingkuhin, nikah diam-diam eh tau-tau disalahin keluarga istri siri, gak habis pikir," tulis netizen lain.
Kasus Pembunuhan Dini Hardiyanti dan Anaknya di Madiun
- Instagram @sonson_wiradinata
Di balik momen emosional itu, polisi masih mendalami kasus dugaan pembunuhan terhadap Dini Hardiyanti dan anaknya, AGF, yang berusia empat tahun.
Dini dan anaknya sebelumnya dilaporkan hilang sejak 20 September 2026. Keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut kepada polisi pada 5 Oktober 2026 setelah berupaya mencari keberadaan keduanya.
Penyelidikan selanjutnya mengarah kepada Dwi Bagus Martono, pria berusia 40 tahun yang diketahui merupakan suami siri Dini. Ia ditangkap di Kabupaten Jombang pada 25 Oktober 2026 dan ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Berdasarkan keterangan kepolisian, penyidik menduga Dini dibunuh di sebuah kamar hotel di Kota Madiun. Setelah itu, anaknya juga diduga menjadi korban pembunuhan di lokasi berbeda.
Kasus tersebut semakin menyita perhatian karena tersangka diduga berupaya menghilangkan jejak dengan membakar jenazah kedua korban, menggunakan mesin pencacah, lalu kembali membakar sisa-sisanya. Polisi juga mendalami dugaan pembuangan sisa jenazah ke Sungai Madiun.
Untuk menguji keterangan tersangka dan mencocokkannya dengan temuan penyidik, rekonstruksi dilakukan di tiga lokasi, yakni Hotel Mataram Baru, rumah orang tua tersangka di kawasan Jalan Doho, serta kediaman tersangka di Jalan Kunir.
Dalam proses tersebut, tersangka memperagakan sejumlah adegan yang berkaitan dengan rangkaian peristiwa yang sedang diselidiki. Penyidik masih mengumpulkan bukti dan mendalami kronologi secara menyeluruh. (asl)
Load more