News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Kamis, 29 Oktober 2026 - 02:07 WIB
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah cara manusia mencari informasi, menyelesaikan tugas, hingga mempelajari hal baru. 

Bagi siswa, teknologi ini membuka peluang belajar yang lebih luas. Namun, kemudahan memperoleh jawaban dalam hitungan detik juga menghadirkan tantangan: bagaimana memastikan informasi yang diterima benar, memahami proses di balik jawaban, dan tidak sekadar bergantung pada mesin?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perubahan tersebut membuat pendidikan digital tidak cukup berhenti pada kemampuan mengoperasikan komputer atau menggunakan aplikasi. Siswa perlu belajar menyusun pertanyaan, membandingkan sumber, mengenali informasi keliru, serta memahami risiko ketika membagikan data pribadi. 

Keterampilan ini semakin penting ketika konten buatan AI, termasuk teks, gambar, dan video yang tampak meyakinkan, makin mudah ditemukan di internet.

Sejumlah negara mulai memasukkan kemampuan digital dan pemahaman AI ke dalam pembelajaran. Singapura, misalnya, mengembangkan program pengenalan AI bagi siswa, termasuk materi mengenai data, bias dalam keluaran AI, model bahasa besar, dan penggunaan AI generatif untuk menyelesaikan masalah. 

Finlandia juga menempatkan kompetensi digital sebagai bagian penting dalam pendidikan. Contoh tersebut menunjukkan bahwa tantangan sekolah bukan sekadar menyediakan perangkat, melainkan membantu siswa memahami dan menggunakan teknologi secara kritis.

Bisa Mengakses Internet Belum Berarti Mampu Menilai Informasi

Kemampuan mencari informasi secara daring perlu diikuti kemampuan mengevaluasi kredibilitasnya. Laporan OECD mengenai hasil PISA 2022 menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat menemukan informasi yang dibutuhkan di internet, tetapi hanya sekitar separuh yang merasa mudah menilai kualitas informasi tersebut. 

Di antara siswa dengan performa akademik rendah, sekitar 60 persen mengalami kesulitan menilai kualitas informasi daring.

Temuan ini memperlihatkan pentingnya literasi digital dalam proses belajar. Siswa perlu membiasakan diri memeriksa siapa penerbit informasi, kapan informasi diterbitkan, bukti apa yang mendukungnya, dan apakah sumber lain memberikan keterangan serupa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebiasaan tersebut juga berlaku ketika menggunakan AI generatif, yang dapat menghasilkan jawaban lancar tetapi belum tentu akurat.

Dalam praktik pembelajaran, guru dapat meminta siswa membandingkan jawaban AI dengan buku pelajaran, situs lembaga resmi, atau sumber ilmiah yang sesuai usia. Tujuannya bukan melarang penggunaan teknologi, melainkan membangun kebiasaan memverifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Timnas Indonesia Terancam Batal Away ke Timur Tengah, Erick Thohir Siapkan Opsi Ini

Situasi Timur Tengah yang belum stabil mengancam agenda FIFA Matchday November 2026. Erick Thohir membuka opsi negara dan lawan pengganti bagi Timnas Indonesia.
Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Skandal Beras SPHP di Jakarta Timur: Mentan Amran Memohon Polisi Sikat Habis Jaringan Mafia

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memohon kepada kepolisian untuk bongkar jaringan mafia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga tuntas. 
China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China Terima Permintaan Maaf Mbappe soal Mao Zedong, tetapi Tetap Beri Peringatan

China menerima permintaan maaf Kylian Mbappe terkait kontroversi video yang memperlihatkan dirinya tertawa melihat gambar gabungan wajahnya dengan Mao Zedong.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Ratusan Rumah di Jakarta Barat Dipasang Stiker “Rumah Memilah”, Warga Kini Punya Tanggung Jawab Baru

Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Kelurahan Kembangan Selatan tengah menggalakkan gerakan sadar lingkungan dengan cara yang unik. 
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Bakom RI: Pemerintah Hormati Aksi Demo Mahasiswa, Tegaskan Komitmen Terus Bekerja dan Berpihak Kepada Kepentingan Rakyat

Pemerintah RI secara resmi menanggapi aspirasi yang disampaikan mahasiswa melalui aksi demonstrasi dengan menegaskan bahwa kebebasan berpendapat adalah pilar penting dalam demokrasi. 
Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Selengkapnya

Viral