News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketika AI Bisa Mengerjakan Semua Tugas, tetapi Bisakah Menggantikan Kemampuan Berpikir Kritis?

Penggunaan AI mempermudah tugas kuliah, tetapi ketergantungan pada jawaban instan berisiko mengurangi kemampuan berpikir kritis. Bagaimana kampus mengatasinya?
Jumat, 6 November 2026 - 23:02 WIB
Ilustrasi Ketika AI Bisa Mengerjakan Semua Tugas, tetapi Bisakah Menggantikan Kemampuan Berpikir Kritis
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Temuan ini memperlihatkan bahwa persoalannya bukan sekadar penggunaan AI, melainkan bagaimana teknologi tersebut dimanfaatkan dalam proses belajar. AI dapat meningkatkan produktivitas, tetapi ketergantungan terhadap jawaban instan berpotensi mengurangi kesempatan seseorang melatih keterampilannya sendiri.

Penelitian lain dari Microsoft Research dan Carnegie Mellon University yang dipublikasikan dalam konferensi CHI 2025 juga mengangkat persoalan kemampuan berpikir kritis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Survei terhadap 319 pekerja profesional dengan 936 contoh pengalaman penggunaan AI menemukan bahwa tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap hasil AI berkaitan dengan lebih rendahnya upaya berpikir kritis.

Riset tersebut menunjukkan bahwa pengguna tetap perlu memeriksa informasi, mengintegrasikan jawaban, dan mengevaluasi hasil yang diberikan teknologi. 

Dengan kata lain, kemampuan berpikir kritis tidak hilang karena kehadiran AI, tetapi dapat kurang digunakan ketika seseorang terlalu mudah mempercayai hasilnya.

Mengapa Metode Penilaian di Kampus Perlu Berubah?

Tantangan penggunaan AI juga mulai terlihat dalam dunia pendidikan tinggi. OECD melalui laporan PISA 2025 menyoroti bahwa penggunaan chatbot AI untuk membantu tugas sekolah memiliki hubungan yang kompleks dengan capaian akademik.

Siswa yang tidak menggunakan chatbot untuk mengerjakan tugas tertentu cenderung memperoleh hasil sains lebih baik dibandingkan pengguna AI untuk keperluan tersebut di banyak negara. Namun, siswa yang menggunakan AI untuk membantu proses belajar secara rutin menunjukkan capaian yang relatif serupa dengan mereka yang tidak menggunakannya.

OECD juga menemukan bahwa siswa yang mendapatkan kesempatan belajar mengevaluasi kualitas informasi dari AI di sekolah cenderung memiliki capaian sains sedikit lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan pentingnya literasi AI, bukan sekadar memberikan akses terhadap teknologi.

Karena itu, metode penilaian yang hanya mengandalkan hasil akhir mulai perlu dievaluasi. Dosen dapat mengembangkan tugas berbasis studi kasus nyata, meminta mahasiswa menjelaskan proses penyelesaian, melakukan presentasi, hingga menguji pemahaman melalui diskusi langsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan tersebut bukan bertujuan melarang penggunaan AI, melainkan memastikan mahasiswa tetap terlibat dalam proses pembelajaran. Mahasiswa perlu mampu menjelaskan alasan di balik jawaban, memeriksa kebenaran informasi, dan mempertanggungjawabkan hasil analisisnya.

AI-Resistant Assessment, Cara Baru Mengukur Kemampuan Mahasiswa

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Sepasang kekasih berinisial ED dan AM ditangkap dan menjadi tersangka akibat dugaan perbuatan asusila berujung tabrak lari polisi PJR di Tol Serang-Panimbang.
Dua Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Pidie, DPD RI Minta Polemik Bendera Aceh Segera Diselesaikan

Dua Orang Tewas dalam Insiden Penembakan di Pidie, DPD RI Minta Polemik Bendera Aceh Segera Diselesaikan

Terkait adanya korban jiwa akibat tembakan senjata api, Haji Uma mendesak agar otoritas militer memeriksa petugas dan SOP yang digunakan dalam membubarkan massa
Hobi Gaming Bisa Jadi Profesi? Ini 5 Cara Mengubah Skill Bermain Game Jadi Sumber Penghasilan

Hobi Gaming Bisa Jadi Profesi? Ini 5 Cara Mengubah Skill Bermain Game Jadi Sumber Penghasilan

Hobi gaming bisa menjadi profesi melalui konten kreator, esports, hingga streaming. Simak 5 cara memanfaatkan teknologi untuk membangun karier di industri game
Info Orang Hilang: Berawal dari Laporan Guru Sekolah, Nazmi Rayan Hanif Hilang Kontak Hampir 2 Bulan

Info Orang Hilang: Berawal dari Laporan Guru Sekolah, Nazmi Rayan Hanif Hilang Kontak Hampir 2 Bulan

Melalui platform Threads dengan akun bernama @hefnita, ia meminta bantuan kepada netizen lain, karena anaknya belum kembali ke rumah dan terputus kontak sejak hampir 2 bulan lalu.
Lama Hilang, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Berdarah Australia Ini Akhirnya Comeback: Rindu Momen Ini

Lama Hilang, Aset Masa Depan Timnas Indonesia Berdarah Australia Ini Akhirnya Comeback: Rindu Momen Ini

Setelah absen lama, pemain muda Timnas Indonesia Luke Keet kembali merasakan atmosfer pertandingan. Winger berdarah Australia itu debut bersama Bhayangkara FC.
Pemerintah Minta Otoritas Kabupaten Tuntaskan Penegasan Batas Desa

Pemerintah Minta Otoritas Kabupaten Tuntaskan Penegasan Batas Desa

Bernhard menekankan pentingnya penguatan administrasi dan kewenangan desa menjadi fondasi penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan. 

Trending

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Berawal Diduga Berbuat Tak Senonoh Berujung Tabrak Polisi di Tol Serang, Sepasang Kekasih Kini Jadi Tersangka

Sepasang kekasih berinisial ED dan AM ditangkap dan menjadi tersangka akibat dugaan perbuatan asusila berujung tabrak lari polisi PJR di Tol Serang-Panimbang.
Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Viral Bullying di SD Labschool Cibubur oleh Anak 6 Tahun, Korbannya Disebut Capai 16 Orang

Dalam narasinya, @multhia67 mengungkapkan kekecewaannya karena menilai SD Labschool Cibubur mengambil keputusan yang dianggap kurang tepat dalam kasus ini.
Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Viral Pengakuan Pelari Perempuan Diduga Dilecehkan saat Sport Massage di GBK, Ini Kronologinya

Kasus dugaan pelecehan seksual saat sport massage di kawasan GBK viral di Threads. Korban mengaku diraba terapis tanpa persetujuan, Hamda DF akhirnya buka
Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Warga Binjai Ini Mencari Keadilan atas Saldo Senilai Rp 2,3 Miliar yang Raib di Maybank

Seorang nasabah Maybank, Mulyadi (54) warga Binjai, terus mencari keadilan atas dugaan saldo sebesar Rp2.349.000.000, di dalam rekening Maybank miliknya yang ti
Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pernyataan Resmi SD Labschool Cibubur soal Dugaan Bullying oleh Anak 6 Tahun yang Korbannya Capai 16 Orang

Pihak manajemen SD Labschool Cibubur menegaskan, bahwa setiap proses penanganan dan pembinaan dilaksanakan dengan cara objektif, proporsional, dan profesional.
Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Ganda tvOne Pertahankan Tradisi Medali di Kejuaraan Bulu Tangkis Antarmedia

Purwanto-Salamun memastikan medali perunggu setelah mengalahkan pasangan Eka-Jiyanto dalam dua gim langsung dengan skor 21-9 dan 21-15.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Selengkapnya

Viral