GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Insentif Hanya 300 Ribu, Vaksinator Covid-19: Tidak Manusiawi

Uang insentif yang dibayarkan kepada suster, perawat, dan dokter yang masuk tim vaksinator hanya dibayar Rp300.000,- belum dipotong pajak 20%.
Rabu, 1 September 2021 - 14:16 WIB
Nakes di Mamasa, Sulbar, Saat Memvaksin Masyarakat
Sumber :
  • Rasman Abdul Rahman

Mamasa, Sulawesi Barat – Insentif vaksinator tenaga kesehatan (nakes) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat yang hanya sebesar Rp300 ribu belum dipotong pajak 20% menuai kritik dari sejumlah kalangan termasuk para vaksinator yang sehari-hari melakukan vaksinasi kepada masyarakat. Selain jumlahnya yang sangat kecil dan dianggap tidak manusiawi, pembayaran insentif yang dilakukan per enam bulan juga dianggap terlalu lam. 

Salah seorang tenaga vaksinator yang enggan disebut namanya mengaku cukup terkejut mendengar informasi insentif  vaksinator yang hanya Rp300 ribu. Sebab sebelumnya honor vaksinator yang diajukan oleh Dinas Kesehatan Mamasa sebesar Rp1 juta ditambah dengan uang makan. Namun kenyataannya mereka hanya berikan insentif yang jika dihitung per hari hanya Rp10.000,- padahal mereka harus kerja lembur bahkan terkadang masuk ke pelosok untuk melakukan vaksinasi kepada warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ya info yang teman-teman dengan anggaran vaksinator sebesar 5 miliar rupiah, namun yang dibayarkan kepada suster, perawat, dan dokter yang masuk tim vaksinator hanya dibayar Rp300.000,- belum dipotong pajak 20% jadi yang kita terima sisa Rp270.000 dan tidak ada uang makan,” kata sumber tersebut kepada tvOnenews.

Para nakes berencana mengklarifikasi hal ini kepada pihak terkait.

“Rencananya teman-teman mau menghadap untuk mempertanyakan hal tersebut karena akan dibayarkan juga per enam bulan, ya kasarnya tidak cukuplah buat makan dan beli bensin,” ungkap salah seorang vaksinator.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa dr. Hajai mengaku dana vaksinasi sudah disalurkan ke tiap-tiap puskesmas sejak bulan Januari hingga Juni 2021.

“Dana vaksinasi Covid-19 telah disalurkan ke tiap-tiap puskesmas dan informasinya sudah dibayarkan kepada tim vaksinator,” tutur Kadis Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bupati Mamasa Ramlan Badawi yang ditemui Rabu (1/9) saat meninjau vaksinasi salah satu puskesmas mengaku, dana insentif vaksinasi Covid-19 untuk tenaga medis di Kabupaten Mamasa telah dibayarkan. Menurutnya bila ada nakes yang menolak, hal tersebut merupakan hak orang tersebut. Dia menambahkan, kemampuan daerah untuk honor vaksinator memang hanya sebesar Rp300 ribu per bulan dan tidak mungkin ditambah lagi. 

“Insentif vaksin setahu saya sudah dilimpahkan ke bagian keuangan dan dinas kesehatan dan laporan ke saya sudah dibayarkan, terkait ada yang menolak itu urusannya, yang jelas itulah kemampuan pemerintah daerah. Kalau ada yang mau pertanyakan langsung silahkan melalui mekanisme yang ada karena jelas itulah kemampuan daerah,” tutup Ramlan Badawi. (Rasman Abdul Rahman/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.
Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Soroti Maraknya Judol dan Lemahnya Pengawasan WNA, DPR Khawatir Judi Online Rusak Siswa SD

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun menyoroti maraknya praktik judi online (Judol) yang kini telah menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral