GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dubes Ukraina Sebut dari 150 Hari Serangan Rusia, Hanya Ada Satu Hari Tanpa Korban

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin mengatakan, banyak korban akibat invasi Rusia ke negaranya.
Senin, 18 Juli 2022 - 20:59 WIB
Dubes Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin saat di UII Yogyakarta (18/7/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung selama hampir 150 hari atau lima bulan. Pertempuran geo-politik tersebut telah mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa hingga benda.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin mengatakan, invasi Rusia ke negaranya telah membuat banyak korban berjatuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang sudah 150 hari perang berlangsung. Situasi terkini sebenarnya sudah bisa kita simak di media massa tetapi secara umum bahwa ratusan anak-anak terbunuh, dan kemudian 10 ribu warga sipil Ukraina meninggal dunia. Kemudian ratusan ribu warga Ukraina terluka, dan jutaan orang yang ada di Ukraina mengungsi ke negara lain karena rumah dan kawasan mereka sudah rusak," kata Vasyl usai menjadi pembicara dalam Ambassadorial Lecture 'The Ukrainian Question in Global Politic' di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Senin (18/7/2022).

Seperti diketahui, Rusia pertama kali menggempur Ukraina pada 24 Februari 2022. Sejak saat itu, sebagian wilayah Ukraina bak kota mati karena ditinggal mengungsi para penduduk.

Dalam menggempur negaranya, lanjut Vasyl, Rusia menggunakan ribuan senjata rudal. Jumlah ini bahkan lebih banyak berkali-kali lipat dibanding saat Rusia menyerang kota Aleppo, Suriah.

"Pada saat Rusia menyerang Aleppo di Suriah yang dipakai adalah 150 rudal. Namun dalam lima bulan serangan Rusia ke Ukraina, mereka menggunakan lebih dari 4.000 rudal. Itu sudah berkali-kali lipat dibanding apa yang telah dilakukan Rusia terhadap Aleppo," ungkapnya.

Selain dampak korban manusia, invasi Rusia ke Ukraina juga telah membuat kerusakan cukup parah di beberapa wilayah. Vasyl menyebut, kerusakan yang terjadi di Ukraina saat ini lebih parah dibanding kerusakan di Jerman saat Perang Dunia Kedua.

"Pada saat Perang Dunia Kedua, di Jerman kerusakan yang terjadi bahkan tidak ada separuh yang terjadi saat ini. Pada saat itu perang terjadi selama lima tahun dan saat ini baru terjadi lima bulan dan lebih dari dua kali lipat dampak kerusakannya," beber Vasyl.

Sementara jumlah kerugian materiil yang ditimbulkan akibat perang tersebut menurut Vasyl diperkirakan mencapai ratusan miliar dolar.

Lebih lanjut Vasyl menjelaskan, setiap hari ada warga Ukraina yang menjadi korban dari keganasan Rusia. Kebanyakan dari mereka adalah warga sipil yang meregang nyawa.

Akan tetapi selama lima bulan berperang, ada satu hari di mana tidak jatuh korban dari pihak Ukraina.

"Hanya ada satu hari di mana tidak jatuh korban tewas, yakni saat Presiden Jokowi mengunjungi Ukraina," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo sendiri memang sempat mengunjungi Ukraina pada Rabu, 29 Juni 2022. Saat itu Jokowi bertemu langsung Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Kyiv.

Setelah dari Ukraina, Jokowi giliran ke Rusia untuk menemui Presiden Vladimir Putin pada Kamis, 30 Juni 2022. Kedatangan Jokowi ke Ukraina dan Rusia untuk membawa misi perdamaian agar perang di kedua negara tersebut bisa dihentikan secepatnya. (Apo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

700 Personel Polisi Amankan Kirab Budaya

Sebanyak 700 personel polisi disiapkan untuk mengamankan kegiatan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda yang akan digelar di Kota Bandung pada Sabtu (16/5) malam.
Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes Terancam Jadi 'Camat', Ajax Berniat Cari Kiper Top Eropa Musim Depan

Maarten Paes cadangan mati (camat) di Ajax setelah Jordi Cruijff dikabarkan mencari sosok kiper baru, dengan Ter Stegen hingga Mark Flekken masuk radar klub.
Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Kongres XV HIMPSI 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) resmi terpilih menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kongres XV Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) yang akan digelar pada 16–18 Oktober 2026.
Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Wargi Jabar Harus Tahu, Maksud di Balik Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih oleh KDM

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) akan memimpin langsung puncak perhelatan akbar bertajuk Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda Mahkota Binokasih. Parade budaya -
Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi Berusia 18 Hari Ditemukan Menangis di Pinggir Jalan Kota Madiun

Bayi itu merupakan anak pertama pasangan B-S (36) dan N-A (35) warga Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha Perlahan Mulai Membaik, Fabio Quartararo Berharap Bisa Raih Hasil Positif di MotoGP Catalunya 2026

Performa Yamaha kini mulai menunjukkan sinyal positif jelang MotoGP Catalunya 2026 setelah akhir pekan kompetitif di Le Mans.

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral