News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Penjelasan Kapolri Soal Dugaan Penyiksaan Atas Kasus Kematian Brigadir J

Terkait adanya isu penyiksaan dalam kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan.
Rabu, 24 Agustus 2022 - 14:39 WIB
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputro

Jakarta - Terkait adanya isu penyiksaan dalam kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan.

Listyo Sigit memastikan tidak ada penyiksaan terhadap Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, selain penembakan yang mengakibatkan kematian. Hal itu disampaikan Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 24 Agustus 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Jenderal Listyo Sigit, berdasarkan hasil ekshumasi ulang yang dilakukan Persatuan Dokter Forensik Indonesia (PDFI), luka yang ditemukan pada jenazah Brigadir J merupakan akibat tembakan senjata. Tak ada penganiayaan seperti rumor yang beredar

Kapolri juga menjelaskan, proses autopsi ulang dan ekshumasi terhadap jenazah Brigadir J merupakan permintaan keluarga korban.

Kemudian permohonan itu diproses oleh Mabes Polri dan langsung menunjuk tim dokter forensik independen dari PDFI pada 27 Juli lalu. PDFI, terang Kapolri, terdiri dari delapan dokter yakni Prof. Dr Agus dari Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ahmad dari Unair, Prof. Dr Dedi dari Universitas Riau, Ketua Umum PDFI dokter Ade Firmansyah dan beberapa dokter dari rumah sakit. Dalam proses autopsi ulang tersebut, kedelapan dokter forensik ini bekerja di bawah pengawasan Komnas HAM dan Kompolnas. Hasil autopsi ulang kemudian diumumkan pada Senin, 22 Agustus 2022.

"Yang intinya pada saat rilis tidak ada luka-luka selain luka-luka yang berasal dari senajata api," kata Listyo Sigit.

Menurut Kapolri, hasil autopsi ulang juga memperkuat hasil autopsi pertama yang dilakukan tim forensik Polri. Sekaligus menepis informasi liar yang berkembang di publik terkait adanya penyiksaan terhadap jenazah Brigadir J.

"Ini tentunya juga menjawab terkait adanya spekulasi liar pada saat itu terkait dengan adanya penyiksaan di jalan dan sebagainya. Dan tentunya apa yang disampaikan oleh Persatuan Dokter Forensik ini memperkuat hasil autopsi pertama yang telah dilakukan oleh kedokteran forensik Polri," kata Jenderal Listyo Sigit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meragukan indepensi tim forensik yang ditunjuk Polri.

Hal itu terkait sikap dokter forensik yang tidak memberikan hasil autopsi kepadanya. Padahal, ia sendiri yang mengajukan ekshumasi ulang. Menurut Kamaruddin, sebagai pihak yang mengajukan ekshumasi, seharusnya dia yang pertama menerima hasil, bukan dirilis ke media.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

John Herdman Tak Perlu Pusing Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Bung Ropan Sarankan Pemain Ini

Bung Ropan menyebut banyak stok pemain berkualitas yang bisa dipanggil John Herdman jika Jay Idzes tidak bisa ikut membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.
Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Cak Imin Soroti WFH ASN untuk Kurangi BBM, Wanti-Wanti soal Produktivitas

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar merespons kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya hal ini bisa memberi dampak positif.
Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Menang Telak, Saswco Mojang Tetap Catatkan Evaluasi di Liga Putri U-18

Sascwo Mojang menang dengan skor 7-0 dari Putri Sukabumi di Cimahi, Sabtu (11/4/2026).
Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini

Pemain keturunan Indonesia ungkap pahitnya di Persis Solo, tak digaji berbulan-bulan hingga pemain kehilangan motivasi. Kini pilih akhiri karier profesional.
Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Lawatan ke Rusia, Prabowo Dijadwalkan Bertemu Vladimir Putin di Tengah Ancaman Stabilitas Energi Dunia

Presiden RI, Prabowo Subianto terjadwal bakal melakukan kunjungan ke Rusia dalam waktu dekat.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Terpopuler Trend: Dedi Mulyadi Mendadak Minta Maaf, Warga Jabar Serbu Medsos Samsat, hingga Bung Ropan Curigai PSSI

Dedi Mulyadi minta maaf ke warga Jabar, Samsat diserbu warganet usai tak sesuai kebijakan, hingga Bung Ropan curigai PSSI incar striker keturunan ini.
Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Akui Thailand Favorit Juara Piala AFF Futsal 2026, Hector Souto Tegaskan Timnas Indonesia Siap Mati-matian di Final

Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengakui keunggulan Thailand jelang final Piala AFF Futsal 2026. Ia bahkan sebut lawannya sebagai favorit kuat.
Selengkapnya

Viral