GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Tindak Lanjuti Rekomendasi dari Komnas HAM

Polri menerima dan menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Nasional Hak dan Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kasus pembunuhan Brigadir Yosua atau Brigadir J.
Kamis, 1 September 2022 - 17:20 WIB
Kepala Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto
Sumber :
  • tvOne

Jakarta - Polri menerima dan menindaklanjuti rekomendasi dari Komisi Nasional Hak dan Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat. 

"Hari ini tadi sudah disampaikan oleh ketua Komnas HAM rekomendasi kepada kami, Polri, terutama Bareskrim selaku penyidik, dan tentu Polri akan menindaklanjuti apa apa yang direkomendasikan," ujar Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Agung Budi Maryoto dalam Konferensi Pers yang digelar di gedung Komnas HAM, Kamis (1/9/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Irwasum Komjen Agung Budi Maryoto Irwasum yang juga menjadi Ketua Timsus Polri itu mengatakan pihaknya akan menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua secara transparan termasuk kepada Komnas HAM. 

"Kita sampaikan, termasuk juga kami dampingi ke TKP, terakhir juga rekonstruksi beliau-beliau (Komnas HAM) hadir, untuk meyakinkan bahwa apa yang dilakukan penyidik timsus adalah secara transparan, objektif, dan akuntabel," kata Agung.

Sementara, enam personel polisi yang diduga terlibat dalam obstruction of justice atau upaya penghalangan proses hukum perkara Brigadir J mulai menjalani sidang kode etik.

"Terhadap keenam tersangka obstruction of justice ini Divisi Propam segera melaksanakan sidang kode etik. Bahkan, hari ini sudah mulai pada Kompol CP," kata Komjen Agung.

Diketahui, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan rekomendasi dan meminta Inspektorat Khusus Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memeriksa dugaan pelanggaran etik setiap polisi yang terlibat dalam upaya obstruction of justice dan menjatuhi sanksi terkait kematian Brigadir J.

"Hal itu sesuai dengan Peraturan Kepolisian Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Kode Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata Komisioner Komnas HAM RI Beka Ulung Hapsara di Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Ia menyebutkan, berdasarkan informasi yang dikantongi Komnas HAM terdapat sekitar 95 hingga 97 polisi yang sedang dalam pemeriksaan terkait kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.

"Saya kira ini sejalan dengan apa yang direkomendasikan oleh Komnas HAM," kata Beka.

Terkait sanksi tersebut, Komnas HAM memandang ada tiga klaster. Pertama sanksi pidana dan pemecatan semua anggota polisi yang terbukti bertanggung jawab memerintahkan atas kewenangan-nya membuat skenario, mengkonsolidasikan personel kepolisian serta merusak dan menghilangkan barang bukti.

Kedua, sanksi etik berat. Kepada semua anggota polisi yang terbukti berkontribusi dan mengetahui terjadinya obstruction of justice terkait kematian Brigadir J.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir ialah sanksi ringan atau kepribadian kepada semua anggota polisi yang menjalankan perintah atasan tanpa mengetahui substansi peristiwa obstruction of justice.

Beka berpandangan mungkin ada anggota polisi yang hanya disuruh, namun tidak tahu skenario atau kejadian yang sebenarnya. Namun, personel itu juga harus diperiksa. "Tujuannya untuk melihat dan membuktikan derajat kesalahannya," ujarnya. (put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tanggapan Menohok Hasto Soal Wacana Koalisi Permanen Usulan Golkar: Bagi PDIP yang Penting Kerja ke Bawah

Tanggapan Menohok Hasto Soal Wacana Koalisi Permanen Usulan Golkar: Bagi PDIP yang Penting Kerja ke Bawah

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto menanggapi soal wacana pembentukan koalisi permanen yang diusulkan Partai Golkar.
Bikin Jalanan Macet, Warga Usul Festival Ikan Bandeng Digelar di Lapangan

Bikin Jalanan Macet, Warga Usul Festival Ikan Bandeng Digelar di Lapangan

Acara Festival Ikan Bandeng yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah memasuk hari terakhir pada Minggu (15/2/2026).
Gibran Tinjau Pembangunan Tol Semarang-Demak yang Juga Berfungsi sebagai Giant Sea Wall

Gibran Tinjau Pembangunan Tol Semarang-Demak yang Juga Berfungsi sebagai Giant Sea Wall

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (15/2/2026).
Baru Juga Gabung Ajax Amsterdam, Sifat Asli Maarten Paes Malah Dibongkar Orang Terdekatnya di Timnas Indonesia

Baru Juga Gabung Ajax Amsterdam, Sifat Asli Maarten Paes Malah Dibongkar Orang Terdekatnya di Timnas Indonesia

Orang terdekat bongkar sifat asli Maarten Paes di luar lapangan. Ternyata begini sifat kiper Timnas Indonesia itu.
Tak Ingin Mangkrak, Menpora Erick Thohir Siapkan Skema Baru Perawatan Fasilitas Atlet Disabilitas

Tak Ingin Mangkrak, Menpora Erick Thohir Siapkan Skema Baru Perawatan Fasilitas Atlet Disabilitas

Menpora Erick Thohir menegaskan pentingnya skema pembiayaan yang inovatif demi menjaga kualitas Paralympic Training Center Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah
Tak Tahan Melihat Perselisihan Sule-Teddy Pardiyana, Nathalie Holscher Sindir Teddy yang Minta Warisan: Harga Diri Lu Kemana?

Tak Tahan Melihat Perselisihan Sule-Teddy Pardiyana, Nathalie Holscher Sindir Teddy yang Minta Warisan: Harga Diri Lu Kemana?

Teddy Pardiyana telah menggugat terhadap Sule atas penetapan hak waris mendiang Lina Jubaedah di Pengadilan. Melihat tingkahnya, Nathalie Holscher ikut geram

Trending

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

John Herdman Blak-blakan Ungkap Sebercak Kutukan saat Menjabat Pelatih Timnas Indonesia, Apa Itu?

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara blak-blakan mengakui bahwa menjadi juru taktik skuad Garuda ibarat pisau bermata dua.
Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Luciano Spalletti dan Bos Juventus Ngamuk kepada Wasit usai Inter Milan Diuntungkan Lewat Kartu Merah Pierre Kalulu

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, direktur Giorgio Chiellini, dan CEO Damien Comolli meluapkan amarah kepada wasit Federico La Penna yang mengartu merah Pierre Kalulu.
Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk Wasit Liga Italia Diminta Mundur usai Kontroversi di Laga Inter Milan Kontra Juventus, La Penna Dituntut Sanksi Berat

Penunjuk wasit Liga Italia diminta mundur seiring dengan kontroversi di laga Inter Milan melawan Juventus. Hal itu disampaikan Giorgio Chiellini dan jurnalis Alfredo Pedulla.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Maarten Paes Akhirnya Tersedia, Kevin Diks Hilang

Para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di mancanegara kembali berkiprah pada Sabtu (14/2/2026) malam kemarin WIB hingga dini hari tadi WIB. Maarten Paes akhirnya tersedia untuk Ajax Amsterdam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT