News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Sebut Gas Air Mata Tak Sebabkan Kematian: Kena Mata Perih, Tapi Bisa Langsung Sembuh

Polri bongkar efek gas air mata yang diderita korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jatim. Irjen Dedi Prasetyo mengatakan efek gas air mata tak sebabkan kematian.
Senin, 10 Oktober 2022 - 18:51 WIB
Fakta-fakta penggunaan gas air mata di tragedi Kanjuruhan yang dilarang FIFA.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/pras

Jakarta - Polri membongkar efek gas air mata yang diderita para korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan efek gas air mata tidak menyebabkan kematian kepada seseorang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"(Jika gas air mata, terkena mata, red) terjadi perih, tetapi pada beberapa waktu bisa langsung sembuh dan tidak mengakibatkan kerusakan yang fatal," kata Irjen Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022).

Irjen Dedi menjelaskan berdasarkan keterangan ahli, gas air mata berdampak pada iritasi mata, kulit, dan pernapasan.

Menurutnya, iritasi pada pernapasan pun tidak mengakibatkan luka fatal alias menyebabkan kematian.

"Kalau terjadi iritasi pada pernapasan pun sampai saat ini belum ada jurnal ilmiah yang menyebutkan ada fatalitas gas air mata yang mengakibatkan orang meninggal dunia," jelasnya.

Dia mengatakan berdasarkan keterangan ahli, gas air mata dampaknya hanya mengakibarkan iritasi mata, kulit, dan pernapasan.

Meski demikian, dia menuturkan jika ada penelitian baru terkait dampak fatal gas air mata, pihaknya akan mempertimbangkan soal penyidikan kasus tersebut.

"Apabila ada jurnal ilmiah baru, temuan yang baru, tentu akan menjadi acuan juga bagi tim investigasi bentukan bapak Kapolri yang masih terus bekerja," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 131 korban jiwa meninggal seusai pertandingan antara Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Gas Air Mata Kadaluwarsa Ditembakan

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo mengungkap hasil penyidikan terkait adanya gas air mata kedaluwarsa atau expired yang ditembakan personel polisi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Menurut dia, selongsong gas air mata yang kedaluwarsa itu ditemukan di lapangan ketika kerusuhan terjadi setelah pertandingan Arema FC Vs Persebaya.

"Ada beberapa, ya, yang ditemukan kedaluwarsa pada 2021. Ada beberapa, ya," kata Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/10/2022).

Irjen Dedi menjelaskan pihaknya belum dapat merinci berapa jumlah gas air mata kedaluwarsa tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut terkait temuan tersebut.

"Saya belum tahu jumlahnya tapi masih didalami Labfor (laboratorium forensik), tapi ada beberapa," tegasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Harga iPhone 16 Series April 2026, Sudah Turun

Update Harga iPhone 16 Series April 2026, Sudah Turun

Update harga iPhone 16 Series April 2026 di Indonesia. Mulai dari iPhone 16, Pro, hingga Pro Max, lengkap dengan harga baru dan bekas terbaru. Simak di sini!
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia Tuduh 3 Pemain Timnas Indonesia Palsukan Dokumen: Mereka Akan Dihukum

Media Malaysia menuding tiga pemain Timnas Indonesia memalsukan dokumen dan terancam hukuman. Simak fakta sebenarnya di balik kasus yang kini diselidiki KNVB.
Ramalan Asmara Weton 5 April 2026: Jomblo Siap-siap Dimabuk Asmara dan Bertemu Jodoh!

Ramalan Asmara Weton 5 April 2026: Jomblo Siap-siap Dimabuk Asmara dan Bertemu Jodoh!

Pada 5 April 2026, semesta tampaknya sedang menebarkan jaring-jaring cinta yang sangat kuat. Inilah lima weton diprediksi paling hoki dalam urusan asmara besok.
Tragis! Tiga Pemotor Tewas di Tempat dalam Kecelakaan Maut di Bantul, Ini Kronologi Lengkapnya

Tragis! Tiga Pemotor Tewas di Tempat dalam Kecelakaan Maut di Bantul, Ini Kronologi Lengkapnya

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut tiga nyawa sekaligus terjadi di Jalan Yogya-Wates, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Sabtu (4/4/2026) dini hari tadi.
5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Apes dan Rentan Pengeluaran Tak Terduga pada 5 April 2026

5 Weton yang Diprediksi akan Ketiban Apes dan Rentan Pengeluaran Tak Terduga pada 5 April 2026

Lima weton ini diprediksi akan menghadapi ujian kesabaran, mulai dari konflik kecil hingga potensi kerugian finansial yang datang tiba-tiba pada 5 April 2026.

Trending

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Media Prancis Sebut Skuad Garuda Solid tapi Kurang Inisiatif, hingga Vietnam Yakin Timnas Indonesia Kandidat Juara Piala AFF

Kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di final FIFA Series memicu beragam reaksi dari media internasional. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Aksi Sigap Dedi Mulyadi Saat Diajak Melanie Subono Bahas Nasib Gajah Sumatera di Bandung Zoo Tuai Pujian

Respons cepat Dedi Mulyadi saat diajak Melanie Subono bahas nasib gajah Sumatera di Bandung Zoo menuai pujian. Fokus pada perbaikan kesejahteraan satwa.
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Selengkapnya

Viral