News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengamat Menilai Prabowo dan Anies Sama-Sama Lemah di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Pakar politik Hanta Yuda AR menilai Anies Baswedan dan Prabowo Subianto memiliki kesamaan, yakni sulit meraih suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Ini katanya.
Senin, 31 Oktober 2022 - 01:59 WIB
Prabowo Subianto
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

Jakarta - Pakar politik menilai Anies Baswedan dan Prabowo Subianto memiliki kesamaan, yakni sulit meraih suara di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Hal itu disampaikan pakar politik sekaligus Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR dalam program Kabar Petang TvOne, Minggu (30/10/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melansir YouTube TVOne, Hanta Yuda mengatakan jika Prabowo Subianto dan Anies Baswedan memiliki kesulitan meraih suara di Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

"Prabowo memiliki basis di Banten, DKI dan Jabar, itu sama dengan Anies, dia butuh (suara) di Jateng, bagaimana memenangkan Jawa Timur. Itu variabel yang penting untuk dipertimbangkan. Meski Cak Imin dan PKB basisnya dari sana (Jatim) belum memberikan jawaban itu," tuturnya.

Meski berkoalisi dengan PKB hingga saat ini Prabowo belum juga mengumumkan Muhaimin Iskandar sebagai cawapres yang akan mendampinginya di Pilpres 2024 nanti.

"Kalau Pak Prabowo sudah yakin dengan Cak Imin sebagai cawapresnya saya kira tidak ada kendala untuk diumumkan. Justru saya bacaannya masih terlalu jauh untuk menyimpulkan bahwa capres ini akan berpasangan dengan cawapres," katanya.

Menurutnya bisa jadi sama seperti Pemilu 2029 lalu, bakal ada nama-nama cawapres di luar yang beredar saat ini. 

Hanta menilai saat ini cawapres memiliki fungsi yang lebih determinan, hal ini dibutuhkan untuk mendukung kontributif secara elektoral. 

"Pertemuan dengan PKB ini lebih pada untuk memantapkan, untuk mencari dukungan partainya, karena ada persyaratan regulasi. Gerindra tanpa PKB, Pak Prabowo tak bisa maju. Pak Prabowo ingin serius menggandeng PKB sebagai mitra koalisi, komitmen bersama, belum untuk Cak Imin sebagai cawapres," ungkapnya.

Lebih lanjut Hanta Yuda menyebut jika Prabowo masih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar menjelang kontestasi politik di 2024 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi PR bagi Prabowo karena Prabowo sudah bertarung dua kali kalah, dia membutuhkan seorang cawapres yang kontributif secara elektoral," katanya.

"Kedua. kalau kita survei dengan sungguh-sungguh, ada sebagian besar pemilih muda, pemilih milenial, pemilih pemula yang bergeser dari Prabowo ke Anies Baswedan. Ini juga PR bagi Prabowo," pungkasnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rentetan Kasus Pemerasan Sudewo, KPK Periksa Plt Bupati dan Sekda Kabupaten Pati

Rentetan Kasus Pemerasan Sudewo, KPK Periksa Plt Bupati dan Sekda Kabupaten Pati

Penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait pemerasan pengisian jabatan di Kabupaten Pati yang menyeret nama Bupati nonaktif Sudewo terus bergulir.
Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: Standar Naturalisasi Timnas Indonesia Naik, MU Juara, hingga Curhatan Bruno Moreira

Top 3 Bola 4 Februari 2026: John Herdman tetapkan standar ketat naturalisasi Timnas Indonesia, peluang juara Manchester United, dan Persebaya disorot.
PSN Food Estate di Merauke Berimbas Pemrcepatan Pembangunan Infrastruktur dan Lapangan Kerja Baru

PSN Food Estate di Merauke Berimbas Pemrcepatan Pembangunan Infrastruktur dan Lapangan Kerja Baru

Proyek food estate yang berlangsung di Merauke, Papua Selatan dinilai memiliki peran strategis dalam memeperkuat ketahanan pangan nasional termasuk motor pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Berdaya Secara Ekonomi, Perempuan di Sukabumi Dilatih Produk UMKM Hingga Pemanfaatan AI

Kaum perempuan terkhusus ibu rumah tanggan di Kampung Sundawenang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus digodok untuk dapat mandiri secara ekonomi.
Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Open To Work di LinkedIn Berujung Kontroversi, Prilly Latuconsina Ngaku Menyesal: Aku Bukan Niat Tidak Empati

Aktris Prilly Latuconsina muncul klarifikasi dan minta maaf usai fitur #OpenToWork profil LinkedIn bekerja sebagai sales mengandung tidak empati ke pencaker.

Trending

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Penuh Emosi! Timnas Futsal Indonesia Tantang Jepang di Semifinal, Misi Balas Kekalahan 4 Tahun Lalu

Dua pemain Timnas Futsal Indonesia, Ahmad Habiebie dan Syauqi Saud, menyambut antusias laga semifinal Piala Asia Futsal 2026 yang akan mempertemukan skuad Garuda dengan Jepang.
Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Gebrakan Mensos Gus Ipul usai Tragedi Pilu Siswa SD Gantung Diri di NTT, Buntut Tak Dibelikan Buku dan Pena

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) prihatin siswa SD, YBS (10) tewas bunuh diri di Ngada, NTT. Ia janji pendampingan diperkuat agar tidak terulang lagi.
Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Mati di Blora, Ini Penjelasan Hukum Menyakiti Hewan dalam Islam

Viral seorang pria pensiunan ASN tentang kucing hingga mati di Blora, berikut penjelasan Ustaz Abdul Somad tentang hukum menyakiti hewan dalam Islam.
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Dittipideksus Bareskrim Polri Tetapkan Pasutri Pemegang Saham PT MPAM Jadi Tersangka, Modus Beli Saham Murah Jual Mahal

Dittipideksus Bareskrim Polri Tetapkan Pasutri Pemegang Saham PT MPAM Jadi Tersangka, Modus Beli Saham Murah Jual Mahal

Pasangan suami istri (Pasutri) dan satu orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri dalam kasus tindak pidana pasar modal dengan modus beli saham murah dan menjual dengan harga mahal untuk mengambil keuntungan, di PT Minna Padi Asset Manajemen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT