GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Peserta Aksi 411 Gelar Salat Ashar Berjamaah di Depan Patung Kuda Wihaha

Ribuan massa peserta aksi demonstrasi 411 melaksanakan salat Ashar berjamaah di kawasan antara Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat.
Jumat, 4 November 2022 - 20:31 WIB
Peserta aksi 411 menggelar Salat Ashar Berjamaah di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022), pukul 15:30 WIB.
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOne

Jakarta - Ribuan massa peserta aksi demonstrasi 411 melaksanakan salat Ashar berjamaah di kawasan antara Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (4/11/2022).

Usai pawai dengan menyerukan long march 'mundur, mundur, mundur Jokowi, mundur Jokowi sekarang juga" dan lantunan sholawat, peserta aksi berhenti di titik kumpul depan Patung Kuda Wihaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pantauan tim tvonenews.com di lapangan, sesampainya di depan Patung Kuda Wihaha para peserta aksi 411 melantunkan ayat suci Al-Quran.

Dengan satu sumber suara komando yang kemudian diikuti oleh peserta lainnya. Ayat suci Al-Quran terus dikumandangkan menjelang adzan Ashar.

Lalu satu per satu peserta aksi mengambil wudhu dari air kemasan, lantaran air mancur di Patung Kuda Wihaha tampak kering alias tidak diaktifkan.

Lalu salah satu komando mengumandangkan adzan Ashar, dan para peserta menunaikan ibadah salat Ashar. Baik jamaah pria maupun jamaah wanita.

Usai menunaikan salat Ashar, peserta aksi 411 kembali melanjutkan aktivitas mereka. 

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan massa aksi demonstrasi bertajuk 'Aksi 411' tampak meramaikan Jalan Merdeka Selatan, seluruhnya kompak menyerukan long march sembari melantunkan sholawat.

Peserta aksi dominan menggunakan seragam busana muslim berwana putih serta penutup kepala kopiah dan sorban berwarna senada.

Para aksi massa menyerukan long march dari Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Patung Kuda Wihaha.

Nantinya seluruh aksi massa berkumpul di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022).

 Refly Harun Sambangi Demonstrasi Aksi 411

Ahli Hukum Tata Negara dan Pengamat Politik Indonesia Refly Harun sambangi aksi massa 411 yang menuntut Presiden Joko Widodo turun dari jabatannya.

Kehadirannya dalam aksi demonstrasi ini hanya sebatas memenuhi hak konstitusional sebagai warga negara, dan secara teoritis hal ini tidak dilarang.

Refly berpesan tidak ada yang salah dalam menyampaikan aspirasi, terlebih meminta orang nomor satu di Indonesia itu menanggalkan jabatannya, namun harus menerapkan sifat demonstrasi yang tertib dan aman.

"Yang paling penting demonya tertib dan aman, tidak anarkis. Mudah-mudahan tidak ada provokasi dari pihak yang berkepentingan. Kalau demo itu berjalan dengan damai, aman, dan tertib seperti ini maka tidak ada alasan untuk dibubarkan atau direpresi," ujarnya, di kawasan Patung Kuda Wihaha, Jakarta Pusat, Jumat (4/11/2022).

Lebih lanjut, alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) Fakultas Hukum ini menuturkan bahwa sejak Jokowi menjabat sebagai presiden, kini tidak diperbolehkan lagi melakukan demonstrasi di depan istana.

Namun saat ditanya tanggapannya terkait tuntutan para peserta Aksi 411 yang menilai Jokowi tidak lagi pantas sebagai presiden, Refly menjelaskan dengan meminta masyarakat melihat 'tidak pantas itu diukur berdasarkan apa?'.

"Nah tidak pantas itu diukur dari mana? Tentu ada ukuran-ukurannya. Saya baca rilis mereka, ya misalnya mereka mempermasalahkan soal ijazah, karena kalau soal ijazah itu memang terbukti (palsu). Itu sebenarnya sangat beralasan untuk memberhentikan presiden karena kalau misalnya ijazah itu palsu, presiden sudah melakukan tindak pidana berat. Ini cara berpikir orang yang mendukung mundur, jadi saya menjelaskan dari sisi hukum," jelasnya.

Sehingga mantan Ketua BEM UGM ini menegaskan bahwa aspirasi itu bersifat relatif, namun yang terpenting cara menyampaikan aspirasi itu tidak boleh direpresi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Karena ciri negara demokrasi itu ya boleh berunjuk rasa. Kalau di negara maju seperti Amerika Serikat misalnya, orang demo sepanjang hari pun boleh dan tidak dilarang di depan gedung putih itu banyak yang demo, apalagi kita cuma sekali-sekali doang," pungkasnya.

Sebagai informasi, Refly ungkap ada tiga cara bagaimana presiden dapat berhenti berdasarkan Hak Konstitusi Pasal 8 Ayat 1. Pertama, makar; kedua, berhenti; dan ketiga, diberhentikan atau memberhentikan diri dengan inisiatif sendiri.(agr/muu)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Marcus Rashford usai Diberi Kesempatan Jadi Starter untuk Timnas Inggris

Thomas Tuchel Bicara Jujur soal Marcus Rashford usai Diberi Kesempatan Jadi Starter untuk Timnas Inggris

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, berbicara jujur soal Marcus Rashford. Sang penyerang Barcelona diberi kesempatan sebagai starter dalam duel kontra Uruguay.
Cara Mudah Cegah Campak pada Anak, Nomor 3 Gratis Disediakan Pemerintah

Cara Mudah Cegah Campak pada Anak, Nomor 3 Gratis Disediakan Pemerintah

Kabar meninggalnya dokter AMW karena campak menuai perhatian publik. Begini cara cegahnya
Jutaan Warga AS Tuntut Presiden Mundur, Robert De Niro Ikut Demo "No Kings" Sebut Trump Ancaman Demokrasi

Jutaan Warga AS Tuntut Presiden Mundur, Robert De Niro Ikut Demo "No Kings" Sebut Trump Ancaman Demokrasi

Aktor Robert De Niro turun ke jalan dalam aksi demo "No Kings" yang menutut Presiden Donald Trump mundur dari jabatannya, sebut sang presiden ancaman demokrasi.
Jamin Perizinan Usaha Lebih Mudah, Pemerintah Sesuaikan KBLI 2025 dengan Klaim Lebih Akurat dan Transparan

Jamin Perizinan Usaha Lebih Mudah, Pemerintah Sesuaikan KBLI 2025 dengan Klaim Lebih Akurat dan Transparan

Pemerintah menegaskan bahwa Persyaratan Dasar (PD), Perizinan Berusaha (PB), dan Perizinan Berusaha Untuk Menunjang Kegiatan Usaha (PB UMKU) yang telah terbit, terverifikasi, atau disetujui sebelum penerapan KBLI 2025 tetap dinyatakan berlaku.
Alasan Mauro Zijlstra Resmi Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra Bulgaria hingga Diganti Jens Raven

Alasan Mauro Zijlstra Resmi Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia Jelang Laga Kontra Bulgaria hingga Diganti Jens Raven

Mauro Zijlstra resmi dicoret dari skuad Timnas Indonesia menjelang duel kontra Bulgaria. Pelatih John Herdman memanggil Jens Raven sebagai gantinya.
Tiru Gaya Dedi Mulyadi, Kreator Ini sampai Ditegur Dua Kali hingga Berujung Permintaan Maaf

Tiru Gaya Dedi Mulyadi, Kreator Ini sampai Ditegur Dua Kali hingga Berujung Permintaan Maaf

Konten kreator peniru gaya Dedi Mulyadi ditegur dua kali hingga minta maaf. Ini kronologi lengkap dan pesan KDM soal dampak peniruan di publik.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Terpopuler: Pelatih Bulgaria Sentil Level Timnas Indonesia, Bukan Beckham Putra atau Mauro Zijlstra Pemain Kunci di FIFA Series

Kabar panas seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam daftar berita terpopuler. Mulai dari sindiran hingga pujian. Ini rangkumannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT