GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kakek Ini Lawan Buaya yang Menggigitnya di Sungai

Korban hendak merendamkan kakinya ke dalam air sungai tiba-tiba kakinya langsung diterkam oleh buaya, dan secara refleks korban langsung memukul mulut buaya.
Jumat, 1 Oktober 2021 - 07:58 WIB
Syahran (55) Tunjukkan Luka Gigitan Buaya di Kakinya
Sumber :
  • Didi Syachwani

Kotawaringin Timur,  Kalimantan Tengah - Teror serangan buaya terhadap manusia kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Kali ini yang menjadi korban adalah seorang kakek bernama Syahran (55), warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai Sapihan Malang RT 23 RW 07, Kelurahan Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan.

"Kejadiannya sore tadi sekitar jam 4, saat itu ipar saya baru saja pulang dari kebunnya dan berniat membersihkan diri di Sungai Sapihan. Panjang buayanya sekitar 1,5 meter," terang Ruspandi, yang merupakan adik ipar korban, Kamis (30/09).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun baru saja korban hendak merendamkan kakinya ke dalam air sungai tiba-tiba kakinya langsung diterkam oleh buaya, dan secara refleks korban langsung memukul mulut buaya dengan tangannya, hingga akhirnya gigitan buaya di kaki korban terlepas.

"Tapi buaya sempat juga melawan dengan menggigit pergelangan tangan ipar saya hingga luka namun akhirnya terlepas dan buayanya langsung kabur," terang Ruspandi lagi.

Akibat serangan buaya tersebut, korban mengalami luka robek kaki kiri sepanjang hampir 20 cm dan luka bekas gigitan buaya di pergelangan tangan kanan.

Menurut Ruspandi, beberapa waktu lalu warga memang sempat melihat beberapa ekor buaya di Sungai Sepihan, jumlahnya diperkirakan ada sekitar 4 ekor dan ukurannya ada yang kecil dan ada yang besar hingga ukuran 2,5 meter.

Selama ini memang tidak pernah ada warga di sana yang diserang buaya,  tapi kalau ternak warga sudah banyak yang hilang dimakan buaya-buaya tersebut.

Keberadaan buaya tersebut juga sudah dilaporkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, dan petugas BKSDA juga sudah berupaya menangkap buaya-buaya tersebut dengan memasang sejumlah alat jerat buaya di beberapa titik, tetapi upaya tersebut belum berhasil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sungai Sepihan itu berada di sekitar pemukiman kami, bahkan jaraknya cukup dekat dengan rumah-rumah warga. Terus terang semenjak adanya penampakan buaya di sini, kami menjadi resah dan takut," ungkapnya.

Ruspandi berharap, masalah ini bisa menjadi perhatian yang lebih serius dari BKSDA, dan dirinya bersama seluruh warga di kelurahan Basirih Hilir berharap agar buaya-buaya tersebut agar bisa secepatnya ditangkap.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral