GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Asosiasi Petani Sawit Pertanyakan Kebijakan Mentan dan Menteri LHK

Asosiasi petani sawit di Riau, Sumatera Barat menilai bahwa Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men- LHK) Siti Nurbaya perlu untuk  dievaluasi.
Selasa, 27 Desember 2022 - 18:41 WIB
ilustrasi perkebunan kelapa sawit
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Asosiasi petani sawit di Riau, Sumatera Barat menilai bahwa Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Men- LHK) Siti Nurbaya perlu untuk  dievaluasi.

Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Sawitku Masa Depanku (SAMADE) menilai bahwa kedua kementerian tersebut gagal dalam menerjemahkan program prioritas Presiden Jokowi yakni Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Bahkan, SAMADE menilai bahwa Mentan dan Men-LHK  justru terkesan menghalangi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Gara-gara keduanya tidak bisa menerjemahkan program prioritas itu, petani kelapa sawit menjadi sangat dirugikan," kata Ketua Umum DPP SAMADE, Aziz, Selasa (27/12/2022).

Aziz menjelaskan, bahwa sebelumnya Kementerian Pertanian telah mengeluarkan data bahwa potensi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) mencapai 2,78 juta hektar.

"Dari 2020, sudah juga dibuat kesepahaman percepatan PSR dengan target 180 ribu hektar per tahun," papar dia.

Namun, Aziz menilai bahwa hingga November 2022 kini capaian peremajaan sawit rakyat tersebut masih jauh dari rencana awal. 

"Tapi dari 2016 sampai November 2022 lalu, kebun sawit rakyat yang baru berhasil diremajakan, masih hanya 257.862 hektar. Lahan ini milik 112.925 pekebun,” ungkapnya.

Menurut dia, rendahnya capaian PSR ini disebabkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang sering mengklaim kebun kelapa sawit rakyat menjadi kawasan hutan.

"Tidak lepas dari klaim kawasan hutan yang dilakukan oleh KLHK terhadap kebun-kebun kelapa sawit rakyat yang sesungguhnya sudah mereka kelola lebih dari 25 tahun," terangnya.

Padahal, lanjut Aziz menjelaskan, untuk mendapatkan dana hibah dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) diperlukan salah satu syarat untuk lolos.

"Usulan itu adalah kebun petani tidak berada di dalam kawasan hutan. Nah kemudian, di saat kita pengajuan bantuan dana inilah ketahuan kalau ternyata lahan kebun petani berada di dalam kawasan hutan," terang dia.

"Ini kan aneh, lahan yang sudah dikuasai lebih dari 25 tahun, tiba-tiba diklaim berada di kawasan hutan. Yang paling aneh lagi, lahan petani yang sudah punya sertifikat tanah, juga diklaim dalam kawasan hutan,” lanjutnya.

Sehingga, kata dia, umitnya persyaratan PSR yang dibuat oleh Kementan, menambah daftar panjang persoalan yang dihadapi petani.

Jadi, menurut Aziz SAMADE, semestinya Kementan mempertanyakan apa dasar KLHK mengatakan lahan petani itu berada di dalam kawasan hutan. Lalu jawaban KLHK itu kemudian disampaikan kepada petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan mestinya, Kementan menyodorkan UUCK sebagai solusi baru agar petani bisa meremajakan kebunnya. Tapi itu tidak dilakukan. Padahal itu teramat mudah dilakukan disaat Mentan maupun Men-LHK berasal dari ‘rumah’ yang sama,” tandasnya. (rpi/ebs)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

PBB-P2 Tahun 2026 Bisa Gratis, Pemprov DKI Jakarta Ingatkan Warga Validasi NIK

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan kebijakan insentif perpajakan bagi masyarakat melalui pembebasan pokok Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 sebesar 100 persen untuk Tahun Pajak 2026.
Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Megawati Hangestri jadi rebutan pelatih klub-klub liga voli putri Korea Selatan seperti Red Sparks dan Hillstate, agen pemain Chris Kim ungkapkan alasannya.
Warga Malut Siap-siap, Gubernur Sherly Tjoanda Makin Serius Tangani 3 Masalah Ini

Warga Malut Siap-siap, Gubernur Sherly Tjoanda Makin Serius Tangani 3 Masalah Ini

Gubernur Sherly Tjoanda menyatakan keseriusannya dalam menangani 3 masalah ini di Maluku Utara. Ketiga aspek ini sangat penting untuk pembangunan daerah Malut.
Reaksi KDM usai Didesak Hadirkan Mantan Istri dan Anak Aman Yani di Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Reaksi KDM usai Didesak Hadirkan Mantan Istri dan Anak Aman Yani di Kasus Pembunuhan Satu Keluarga Indramayu

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) akan mengundang mantan istri & anak Aman Yani guna sikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Lensa Berbicara: Massa AWG Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Aktivis Palestina

Lensa Berbicara: Massa AWG Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Aktivis Palestina

Massa dari Aqsa Working Group (AWG) menggelar Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Dalam aksi tersebut, peserta membawa poster bertema dugaan penculikan aktivis oleh zionis sebagai bentuk solidaritas terhadap para aktivis kemanusiaan dan jurnalis yang disebut mengalami kekerasan dalam misi Global Sumud Flotilla.
4 Pemain yang Tampil Bagus Sepanjang Musim tapi Tak Dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia, Dominasi dari Persib Bandung

4 Pemain yang Tampil Bagus Sepanjang Musim tapi Tak Dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia, Dominasi dari Persib Bandung

Meski tampil impresif sepanjang musim di Super League, namun deretan pemain ini justru tak masuk skuad John Herdman untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday.

Trending

Reaksi Tegas GRIB Jaya Usai Hercules Dilaporkan Ilma Sani ke Polda Metro: Sangat Mengada-ada

Reaksi Tegas GRIB Jaya Usai Hercules Dilaporkan Ilma Sani ke Polda Metro: Sangat Mengada-ada

Baru-baru ini pentolan Ormas GRIB Jaya, Rosario de Marshall atau Hercules dilaporkan anak penulis Ahmad Bahar Ilma Sani Fitriana, ke Polda Metro Jaya pada Jumat
Heboh Model Jadi Korban Begal Hingga Alami Luka Bacok, Ini Pengakuan Mengejutkan Ansy Jan De Vries

Heboh Model Jadi Korban Begal Hingga Alami Luka Bacok, Ini Pengakuan Mengejutkan Ansy Jan De Vries

Jagat Maya sempat dihebohkan dengan adanya kabar viral terkait pernyataan Model atau MUA Ansy Jan De Vries yang mengaku menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Heboh Model Ansy Jan De Vries Kena Begal, Polisi Buru Pemilik Akun Medsos yang Sebar Informasi

Heboh Model Ansy Jan De Vries Kena Begal, Polisi Buru Pemilik Akun Medsos yang Sebar Informasi

Polisi masih mendalami informasi bohong soal viralnya model atau MUA Ansy Jan De Vries yang mengaku menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Lensa Berbicara: Massa AWG Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Aktivis Palestina

Lensa Berbicara: Massa AWG Gelar Aksi Solidaritas, Kecam Dugaan Kekerasan terhadap Aktivis Palestina

Massa dari Aqsa Working Group (AWG) menggelar Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Jumat (22/5/2026). Dalam aksi tersebut, peserta membawa poster bertema dugaan penculikan aktivis oleh zionis sebagai bentuk solidaritas terhadap para aktivis kemanusiaan dan jurnalis yang disebut mengalami kekerasan dalam misi Global Sumud Flotilla.
Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Alasan Pelatih Klub-klub V-League Saling Sikut untuk Dapatkan Megawati Hangestri Dibongkar Agen Voli Korea

Megawati Hangestri jadi rebutan pelatih klub-klub liga voli putri Korea Selatan seperti Red Sparks dan Hillstate, agen pemain Chris Kim ungkapkan alasannya.
4 Pemain yang Tampil Bagus Sepanjang Musim tapi Tak Dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia, Dominasi dari Persib Bandung

4 Pemain yang Tampil Bagus Sepanjang Musim tapi Tak Dipilih John Herdman ke Timnas Indonesia, Dominasi dari Persib Bandung

Meski tampil impresif sepanjang musim di Super League, namun deretan pemain ini justru tak masuk skuad John Herdman untuk Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday.
TNI Turun Tangan Ikut Berantas Pelaku Begal di Jakarta, Libatkan Batalyon Tempur

TNI Turun Tangan Ikut Berantas Pelaku Begal di Jakarta, Libatkan Batalyon Tempur

Tentara Nasional Indonesia (TNI) turun tangan ikut memberantas pelaku begal yang tengah marak terjadi di Jakarta dan wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Selengkapnya

Viral