News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Khayat: Ganjar Pranowo Calon Pemimpin Penerus Perjuangan Jokowi

Dewan Pembina Sahabat Ganjar, KH. Khayatul Makki atau akrab disapa Gus Khayat menganggap Ganjar Pranowo adalah sosok yang memimiliki visi misi serupa dengan Presiden Indonesia saat ini Joko Widodo dalam membangun Bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung pada Rabu (8/2/2023).
Rabu, 8 Februari 2023 - 16:37 WIB
KH. Khayatul Makki
Sumber :
  • IST

Jakarta - Dewan Pembina Sahabat Ganjar, KH. Khayatul Makki atau akrab disapa Gus Khayat menganggap Ganjar Pranowo adalah sosok yang memimiliki visi misi serupa dengan Presiden Indonesia saat ini Joko Widodo dalam membangun Bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan langsung pada Rabu (8/2/2023).

Gus Khayat mengungkapkan, sebagai relawan yang pertama tentunya harus memiliki unsur keikhlasan untuk suatu harapan dalam mensosialisasikan Ganjar Pranowo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Relawan itu yang pertama harus memiliki unsur ikhlas, dalam keikhlasan pastinya memiliki suatu harapan. Inilah alasannya kita memilih Pak Ganjar untuk menjadi Presiden Indonesia," buka Gus Khayat.

Dirinya juga menjelaskan dibalik pembentukan relawan Sahabat Ganjar untuk mengusung dan menghantarkan Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia selanjutnya.

"Saat ini Presiden Indonesia kan Pak Joko Widodo, maka dari itu kita harus memilih pemimpin yang bisa melanjutkan perjuangan dari Pak Jokowi," jelas Gus Khayat.

Gus Khayat bersama Sahabat Ganjar ingin sekali Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia. Karena, visi dan misi beliau sama dengan Presiden Joko Widodo.

"Alasan kita memilih Pak Ganjar karena memiliki visi misi yang sama dengan Pak Jokowi untuk keberlangsungan pembangunan menuju Indonesia emas pada 2050," ungkap Gus Khayat.

Gus Khayat juga menjelaskan, banyak sekali persiapan yang harus dilakukan sebelum menjadi relawan Ganjar Pranowo. Salah satunya adalah pembentukan mental.

"Yang harus dipersiapkan itu tidak harus dengan harta, tapi mental kita, harapan kita. Semua itu tidak ada nilainya ketimbang sebuah materi," ungkap Gus Khayat.

Tentunya, Gus Khayat sudah melakukan profiling terlebih dahulu sebelum menentukan figur mana yang ingin didukung. Jika tokohnya sudah cocok, maka relawan bergerak untuk mensosialisasikan beliau.

"Sebelum menjadi relawan salah satu tokoh, kita harus profiling terlebih dahulu. Salah satunya adalah alasan kita memilih Pak Ganjar," ungkap Gus Khayat.

"Kita sudah profiling Pak Ganjar orang yang baik dan kita jalan sebagai relawan. Maka dari itu, kita langsung bergerak sebagai relawan. Menjadi relawan itu harus sudah lebih tau terlebih dahulu perihal profile yang ingin didukung," tambah Gus Khayat.

Untuk menjadi relawan Ganjar Pranowo, Gus Khayat menjelaskan tidak perlu melakukan kontak langsung dengan sang tokoh. Pemilik Pondok Pesantren Alif Baa ini memberikan analogi seperti kopi dan gula.

"Relawan seperti gula didalam kopi, ketika kopi tidak ditambah gula kurang terasa nikmat dan jika ditambah gula menjadi nikmat. Artinya, jika enak yang terasa adalah kopinya. Relawan seperti gula, semakin kita sosialisasikan beliau, maka Pak Ganjar akan semakin dikenal masyarakat," jelas Gus Khayat.

Gus Khayat mengapresiasi segala bentuk inovasi Ganjar Pranowo selama memimpin Provinsi Jawa Tengah.

"Saya sebagai Pembina Sahabat Ganjar belum pernah bertemu beliau, tapi saya tau perjuangan beliau dalam membangun Jawa Tengah seperti apa. Beliau memimpin Jawa Tengah dengan sangat luar biasa," ucap Gus Khayat.

Gus Khayat memiliki harapan besar kepada Ganjar Pranowo apabila menjadi Presiden Indonesia untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

"Apabila beliau memimpin Indonesia, pastinya negara kita akan jauh lebih baik. Harapan kami sebagai relawan apabila Pak Ganjar menjadi Presiden Indonesia adalah tetap menyatukan Republik Indonesia sebagai negara kesatuan," jelas Gus Khayat.

Gus Khayat juga menegaskan, sikap sebagai relawan adalah murni untuk mendukung Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia. Karena Gus Khayat yakin, bersama Ganjar Indonesia menjadi negara yang makmur, aman dan sejahtera.

"Indonesia bersama Ganjar Pranowo menjadi negara yang benar-benar makmur, aman dan sejahtera. Kita juga tidak mengharapkan sebagai komisaris, menteri tidak ada. Tapi kami dari pesantren, kami hanya ingin lanjutkan pesantren dan lanjutkan eksistensi pondok pesantren di Indonesia," ungkap Gus Khayat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gus Khayat juga mengajak kepada seluruh DPC, DPW Sahabat Ganjar se-Indonesia untuk semakin bersemangat bergerak mensosialisasikan Ganjar Pranowo.

"Kita sebagai relawan Sahabat Ganjar semakin bersemangat dalam kita bergerak. Kita harus lebih meningkatkan eksistensi untuk mengantarkan Ganjar Pranowo menuju Presiden Indonesia tahun 2024," pungkas Gus Khayat. (ebs)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gokil! Pinkan Mambo Ngamen di Jalan Sambil Live TikTok, Penghasilan Tembus Rp50 Juta Sehari: Orang Kaya Mah Bebas!

Gokil! Pinkan Mambo Ngamen di Jalan Sambil Live TikTok, Penghasilan Tembus Rp50 Juta Sehari: Orang Kaya Mah Bebas!

Gokil! Dari terlilit utang jadi raup puluhan juta, Aksi ‘Ngamen Digital’ Pinkan Mambo bikin heboh TikTok. Fenomena ini tak lepas dari perjalanan hidup Pinkan yang sempat
Hasil Final Four Proliga 2026: Service Ace Megawati Hangestri Bawa Jakarta Pertamina Enduro Raih Kemenangan Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026: Service Ace Megawati Hangestri Bawa Jakarta Pertamina Enduro Raih Kemenangan Pertama

Hasil Final Four Proliga 2026 pertandingan penutup hari ketiga seri Surabaya yang mempertemukan Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo Polwan, Sabtu (4/4/2026).
Buntut Tragedi Lawan Bosnia, Eks Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Diproyeksikan Jadi Penyelamat Wajah Sepak Bola Italia

Buntut Tragedi Lawan Bosnia, Eks Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi Diproyeksikan Jadi Penyelamat Wajah Sepak Bola Italia

Nama Simone Inzaghi ramai dibicarakan dalam bursa pelatih baru Timnas Italia setelah Gennaro Gattuso mundur dari jabatannya. Eks pelatih Inter Milan itu masuk.
KSAD Ungkap Duka Mendalam terkait 3 Prajurit Gugur di Lebanon, TNI Tunggu Kejelasan Insiden Mematikan

KSAD Ungkap Duka Mendalam terkait 3 Prajurit Gugur di Lebanon, TNI Tunggu Kejelasan Insiden Mematikan

KSAD mengungkapkan informasi terkait korban luka masih bersifat awal dan belum terkonfirmasi secara detail. Namun, ada indikasi soala personel yang tengah menjalani perawatan.
Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Main di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman Sudah Harus Coret 2 Pemain Penting Skuad Garuda

Ketum PSSI Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Main di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman Sudah Harus Coret 2 Pemain Penting Skuad Garuda

FIFA Matchday belum dimulai, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman sudah harus mencoret dua pemain skuad Garuda karena mendapat sanksi berat FIFA. Siapa saja?
Curhat Thoriq Alkatiri Wasit Berlisensi FIFA Nimbrung di Kolom Komentar Dedi Mulyadi, Resah Banyak Calo Pajak Kendaraan

Curhat Thoriq Alkatiri Wasit Berlisensi FIFA Nimbrung di Kolom Komentar Dedi Mulyadi, Resah Banyak Calo Pajak Kendaraan

Di kolom komentar unggahan Instagram Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM), wasit FIFA, Thoriq Alkatiri mengaku belum bayar pajak kendaraan bermotor akibat calo.

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Baru Juga Balik usai Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Disebut Media Italia Langsung Jadi Starter Sassuolo Nanti Malam

Media Italia langsung memprediksi Jay Idzes akan kembali menjadi starter Sassuolo di pertandingan malam ini melawan Cagliari. Padahal baru selesai bela Timnas.
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral