News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Kembali Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 14 Miliar di Palembang

Satreskrim Polrestabes Palembang kembali mengggalkan penyeludupan benih lobster senilai Rp. 14 Milliar di Jl Sriwijaya Raya Simpang Pintu Tol Keramasan, Kecamatan Kertapati Kota Palembang.
Sabtu, 11 September 2021 - 13:08 WIB
Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster
Sumber :
  • Tim tvOne

Palembang - Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polrestabes Palembang kembali mengggalkan penyeludupan benih lobster senilai Rp. 14 Milliar di Jl Sriwijaya Raya Simpang Pintu Tol Keramasan, Kecamatan Kertapati Kota Palembang, Jum'at (10/9/2021) sekitar pukul 00.30 WIB.

Penangkapan ini berawal dari informasi dari masyarakat adanya masuk mobil jenis Kijang Innova bernopol BG 1628 AN yang sudah dimodivikasi menggangkut bibit udang jenis Mutiara dan Pasir. Turut diamankan sopir dari mobil tersbut, Aziz Septiansyah (42) warga Lampung, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kecurigaan petugas pun terbukti dengan menemukan 18 box sterofoam berisikan benih lobster, yang merugikan negara sekitar Rp 14 Miliar.

"Benar, kita mengamankan penyeludupan baby lobster berupa 83.200 ekor benih lobster jenis pasir dan 8.256 ekor benih lobster jenis mutiara," ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi usai dibincangi ruangan, Jum'at (10/9).

Dijelaskan, bibit lobster yang dibawa tersangka berasal dari Pelabuhan ratu menuju Jambi.

"Alhamdullilah penyelidikan anggota kita selama dua pekan terakhir membuahkan hasil, dengan mengungkap penyelundupan benih udang ini," jelas Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra.

Atas ulahnya tersangka dijerat pasal 92 Jo pasal 26 ayat (1) UU RI No 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 2004 tentang perikanan dengan terancam hukuman delapan tahun penjara, sesuai UU Karantina.

Sementara itu, Tersangka Aziz Septiansyah telah mangkui perbuatannya.

"Saya sudah empat kali mengantarkan pesanan dengan upah Rp. 1 Juta," kata Aziz Septiansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikatakannya, tugasnya membawa benih lobster dengan menggunakan mobil rental yang telah dipesan oleh teman. Pesanan ini saya bawa dari pelabuhan ratu menuju Jambi. Sesampai Jambi sudah ada orang yang menyambutnya, disaat itulah upah saya dikirim melalui rekening.

"Kita tidak tahu kalau bakal beresiko besar seperti ini, Sejauh ini saya tidak pernah berfikir akan seperti ini. Saya hanya mengharapkan upah untuk makan keluarga," tutupnya. (pebri/ade).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Paceklik Mengancam, Pemerintah Banjiri Pasar dengan 1 Juta Ton Beras SPHP

Pemerintah menyiapkan langkah agresif untuk meredam kenaikan harga pangan yang terjadi saat Indonesia memasuki musim paceklik di tengah kemarau yang lebih kering.
Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Belum Tentu Digelar di SUGBK, Izin Kepolisian Belum Terbit

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persib Bandung masih belum pasti digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Sebab, kepolisian tak kunjung menerbitkan izin.
FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Jatim Klarifikasi Pendaratan Darurat Pesawat PK-S360 di Blora, Jawa Tengah

FASI Daerah Jawa Timur mengeluarkan klarifikasi terkait insiden pendaratan darurat pesawat sayap bermotor dengan registrasi PK-S360 di Desa Ngawen, Kabupaten Blora.
Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Oknum Guru SMAN 1 Pamanukan Panggil Dirinya Sendiri "Ayah" Jadi Sorotan, Anggota DPRD Jabar: Antara Guru dan Siswa Harus Selalu Jaga Jarak

Viral diberitakan kasus dugaan pelecehan oknum guru kepada muridnya di SMAN 1 Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Kasus ini menjadi sorotan banyak pihak.
Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Untuk Menopang Bencana 2026, BNPB Usulkan Penambahan Anggaran Sebesar Rp5,67 Triliun

Guna menopang percepatan penanganan bencana serta rehabilitasi fisik di berbagai daerah sepanjang tahun 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengusulkan penambahan Dana Siap Pakai (DSP) senilai Rp5,67 triliun kepada Kementerian Keuangan.
Detik-detik Aksi Protes Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Berujung Ricuh 

Detik-detik Aksi Protes Ratusan Siswa SMAN 1 Pamanukan Subang Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Berujung Ricuh 

Ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan melakukan aksi protes atas dugaan pelecehan oknum guru terhadap seorang siswi. Oknum diketahui menjabat Wakil Kepala Sekolah

Trending

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Isi Surat Terakhir Fajar Sahrudin untuk Sang Kakak sebelum Jasadnya Ditemukan di GBK: Jangan Utak-atik Rekeningku

Fajar Sahrudin mendokumentasikan aktivitasnya membuat kado perpisahan. Ia juga menulis tangan beberapa surat, dimana salah satunya ditujukkan untuk sang kakak.
Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Anak Eks Komandan Banser Jakarta Diduga Dikeroyok di Kalibata, Kasus Naik ke Tahap Penyidikan

Seorang mahasiswa berinisial AHP (20) yang merupakan anak dari mantan Komandan Banser DKI Jakarta periode 2016–2020, diduga menjadi korban pengeroyokan di kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/8/2026) dini hari.
ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

ISI Chat Tak Wajar Guru SMAN 1 Pamanukan Subang kepada Murid, Panggil Dirinya "Ayah"

AT diamankan pihak kepolisian setelah ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan menggelar aksi unjuk rasa dan meminta klarifikasi guru tersebut pada hari Senin kemarin.
Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Kejagung Bungkam, Empat Nama Pejabat Kejaksaan Masuk dalam BAP Konglomerat Tan Kian

Menanggapi hal itu Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna mengatakan bahwa pihaknya tak mengetahui hal tersebut.
Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

Oknum Guru Cabul SMAN 1 Pamanukan Subang Diamankan Polisi Usai Diamuk Ratusan Siswa

AT diamankan polisi usai aksi ratusan siswa SMAN 1 Pamanukan Subang menggeruduk kantornya hingga sempat terjadi kejar-kejaran saat dirinya hendak melarikan diri
4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

4 Zodiak yang Diprediksi Kariernya Makin Cemerlang Besok 9 September 2026, Gemini Dapat Peluang Tak Terduga

Karier 4 zodiak ini diprediksi makin cemerlang besok, 9 September 2026. Ada yang mulai dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga panen hasil kerja keras!
Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Deretan Kasus Bunuh Diri di GBK yang Viral di Media Sosial, Nomor 3 Masih Jadi Misteri

Kasus bunuh diri di Kawasan GBK lagi menjadi sorotan publik di media sosial. Sebab ada satu kasus viral mencuat dan mengingatkan satu nama yang dulu terjadi.
Selengkapnya

Viral