News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kronologi dan Awal Konflik Penyebab 2 Wanita di Manipur India Diarak Bugil dan Diperkosa Massal

Dua orang wanita diarak dalam kondisi bugil lalu diduga diperkosa massal di wilayah Manipur, India. Penyebabnya diduga konflik antaretnis Kuki dan Meitei.
Sabtu, 22 Juli 2023 - 13:39 WIB
Tangkapan Layar Saat Dua Wanita India Diarak Kemudian Diperkosa Massal di Manipur
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dua orang wanita diarak dalam kondisi bugil lalu diduga diperkosa massal di wilayah Manipur, India.

Dilansir dari AP News pada Sabtu (22/7/2023), dalam video viral yang tersebar di media sosial menunjukkan dua wanita India itu sedang diarak dalam keadaan bugil dengan dikerumuni massa di jalanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan dalam video viral itu tampak para laki-laki melecehkan kedua wanita tersebut.

Kedua wanita itu juga dilaporkan dilecehkan secara massal oleh banyak pria dan diperkosa beramai-ramai.

tvonenews

Awal Mula Konflik

Diduga penyebab awal kejadian ini adalah konflik yang pecah antaretnis antara etnis Meitei dengan etnis Kuki di wilayah Manipur pada Mei lalu. 

Etnis Meitei sebagian besar beragama Hindu dan tinggal di dalam serta sekitar wilayah Imphal dengan etnis Kuki yang sebagian besar beragama Kristen yang tinggal di area perbukitan setempat.

Diduga awal konflik adalah saat Etnis Kuki memprotes tuntutan Etnis Meitei yang meminta kuota untuk pekerjaan publik dan penerimaan perguruan tinggi sebagai bentuk tindakan afirmatif. 

Hal ini diduga telah membangkitkan kembali kekhawatiran lama di kalangan etnis Kuki bahwa etnis Meitei nantinya mendapat izin atas tanah di daerah yang saat ini disediakan untuk mereka dan etnis minoritas lainnya.


Wanita India Serang Rumah Terduga Pelaku Pelecehan Dua Wanita di Manipur (Reuters)

Kronologi

Video aksi keji warga Manipur terhadap dua wanita itu dilaporkan direkam pada awal Mei lalu. Namun baru menjadi viral di media sosial pada Rabu (19/7/2023) waktu setempat.

Dalam video yang beredar, tampak massa mengamuk dan membakar rumah-rumah yang ada.

Kejadian itu menyebabkan lebih dari 130 orang tewas sejak Mei lalu.

Polisi mengatakan penyerangan terhadap kedua wanita itu terjadi pada Kamis (4/5/2023), sehari setelah kekerasan dimulai di Manipur. 

Menurut laporan kepolisian, kedua wanita itu adalah anggota dari sebuah keluarga yang diserang oleh massa yang juga membunuh dua anggota laki-laki di keluarga tersebut.

Sedangkan Pemimpin Suku Adat mengatakan bahwa para korban berasal dari etnis Kuki-Zo.

Sementara pria yang menyerang kedua wanita tersebut adalah etnis Meitei yang sebelumnya membakar desa mereka.

Wanita tersebut mengatakan bahwa para pelaku memaksa keduanya melepas pakaian dan menyuruh berjalan ke tanah lapang dengan kondisi telanjang. 

Kepala Menteri Manipur Biren Singh pihaknya telah mengamankan para pelaku. Namun ia tak menyebutkan berapa jumlah orang yang ditangkap.

“Penyelidikan menyeluruh saat ini sedang dilakukan dan kami akan memastikan tindakan tegas diambil terhadap semua pelaku, termasuk mempertimbangkan kemungkinan hukuman mati. Ketahuilah, sama sekali tidak ada tempat untuk tindakan keji seperti itu di masyarakat kita,” kata Singh.


Perdana Menteri India Narendra Modi (AP News)

Tanggapan Pemerintah India

Perdana Menteri India Narendra Modi pada Kamis (20/7/2023) mengatakan bahwa serangan terhadap dua wanita yang diarak bugil oleh massa di Manipur tidak dapat dimaafkan.

“Yang bersalah tidak akan terhindar. Apa yang telah terjadi pada anak perempuan Manipur tidak akan pernah bisa dimaafkan,” kata Modi kepada wartawan.

Modi mendesak kepala pemerintahan negara bagian untuk memastikan keselamatan perempuan.

Ia juga mengatakan bahwa insiden itu memalukan bagi negara manapun.

“Hati saya dipenuhi dengan rasa sakit dan kemarahan,” kata Modi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Menteri Pengembangan Perempuan dan Anak India Smriti Irani menyebut insiden itu terkutuk dan benar-benar tidak manusiawi. 

"Tidak ada upaya yang akan dilakukan untuk membawa pelaku ke pengadilan," tandas Smriti. (aptn/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Komisi IV DPR RI Minta Dirjen PSDKP Jelaskan Secara Terbuka Soal Penyegelan 1.000-an Ton Udang di Jatim

Penyegelan lebih dari 1.000 ton udang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Dirjen PSDKP) di sejumlah wilayah Jawa Timur menuai sorotan.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September Malam: Tambah Satu Emas, Indonesia Melesat Lima Peringkat

Update Klasemen Medali Asian Games 2026, 26 September Malam: Tambah Satu Emas, Indonesia Melesat Lima Peringkat

Update klasemen medali Asian Games 2026 Sabtu 26 September malam setelah seluruh cabang olahraga hari ini menyelesaikan pertandingannya.
Bursa Transfer Liverpool: Masih Cari Winger Baru, The Reds Pantau Serius Kevin Schade dari Brentford

Bursa Transfer Liverpool: Masih Cari Winger Baru, The Reds Pantau Serius Kevin Schade dari Brentford

Liverpool mulai memantau winger Brentford, Kevin Schade. Pemain Timnas Jerman itu kini memasuki fase penting dalam kariernya di level klub.
Thomas Tuchel Beri Peringatan Keras, Cole Palmer dan Kobbie Mainoo Terancam Kehilangan Tempat di Timnas Inggris

Thomas Tuchel Beri Peringatan Keras, Cole Palmer dan Kobbie Mainoo Terancam Kehilangan Tempat di Timnas Inggris

Thomas Tuchel memperingatkan Cole Palmer dan Kobbie Mainoo soal ketatnya persaingan Timnas Inggris setelah keduanya kembali absen pada jeda internasional.
Usai Gagal Dievakuasi Hiu Bintang Raksasa yang Terdampar di Aceh Akhirnya Mati

Usai Gagal Dievakuasi Hiu Bintang Raksasa yang Terdampar di Aceh Akhirnya Mati

Seekor hiu bintang raksasa dengan perkiraan bobot tiga ton yang terdampar di pesisir Gampong Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya, gagal
Haaland Mendadak Dicoret dari Konferensi Pers Norwegia Usai Man City Divonis Bersalah 114 Dakwaan

Haaland Mendadak Dicoret dari Konferensi Pers Norwegia Usai Man City Divonis Bersalah 114 Dakwaan

Erling Haaland mendadak dicoret dari konferensi pers Timnas Norwegia setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral